Masyarakat Perlu Siapkan Anggaran Lebih untuk Berzakat Fitrah

Senin, 25 Maret 2024 Jumadi Dibaca 1.390 kali Kegiatan Keagamaan
Masyarakat Perlu Siapkan Anggaran Lebih untuk Berzakat Fitrah
Batang - Menunaikan zakat fitrah merupakan kewajiban setiap muslim untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan, dengan beras sebagai makanan pokok. Melihat harga beras saat ini yang mencapai antara Rp16 ribu hingga Rp17 ribu per kilogramnya, maka masyarakat perlu menyiapkan anggaran lebih, untuk menunaikan kewajibannya.

Batang - Menunaikan zakat fitrah merupakan kewajiban setiap muslim untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan, dengan beras sebagai makanan pokok. Melihat harga beras saat ini yang mencapai antara Rp16 ribu hingga Rp17 ribu per kilogramnya, maka masyarakat perlu menyiapkan anggaran lebih, untuk menunaikan kewajibannya.

Kasi Bimbingan Masyarakat Islam Kantor Kemenag Batang Munif menyampaikan, jika sesuai aturan besaran zakat fitrah yang harus dikeluarkan sebanyak 2,5 kilogram. Namun ada pula yang membulatkannya menjadi 2,7 kilogram.

“Jadi jika menggunakan aturan 2,5 kilogram maka anggaran yang harus disiapkan sebesar Rp40 ribu, berbeda jika dibulatkan 2,7 kilogram maka menjadi Rp43 ribu,” katanya, saat ditemui di Kantor Kemenag Batang, Kabupaten Batang, Senin (25/3/2024).

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Keuangan dan Pelaporan, Baznas Batang Slamet Siswadi menerangkan, apabila mengacu pada edaran Baznas Pusat, maka anggaran yang harus disiapkan masyarakat untuk berzakat fitrah antara Rp40 ribu hingga Rp45 ribu.

“Tapi kami mengambil standar minimal, dengan komposisi 2,7 kilogram,” tuturnya.

Masyarakat tidak perlu cemas, karena takarannya masih menggunakan beras kualitas medium, yakni Rp17 ribu per kilogramnya. Sehingga harganya tidak terlalu tinggi.

“Untuk tahun lalu anggaran zakat fitrah yang harus dikeluarkan antara Rp40 ribu sampai Rp45 ribu. Sedangkan tahun ini memang sedikit terjadi kenaikan yang disebabkan harga beras yang cukup tinggi, namun dinilai masih terjangkau,” terangnya.

Salah seorang pedagang beras, Triono mengakui tahun ini terjadi peningkatan nominal harga untuk membeli beras zakat fitrah dibanding tahun lalu.

“Jika tahun lalu warga cukup membeli Rp30 ribu, sekarang jadi Rp40 ribu. Ada kenaikan sebesar Rp10 ribu, karena faktor harga beras yang naik,” ungkapnya.

Permintaan beras untuk keperluan zakat fitrah, meningkat saat menjelang hari raya Idulfitri. Konsumennya mulai dari para pengusaha, hingga sejumlah pengurus musala maupun masjid setempat.

“Biasanya satu musala itu minta dikirim sampai 200 kantong dengan ukuran 2,7 kilogram,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Sri Rahayu)

Berita Lainnya

BNN Batang Kemas Edukasi Antinarkoba Berbasis Jelajah Ruang BNN Batang Kemas Edukasi Antinarkoba Berbasis Jelajah Ruang
BNN Batang Kemas Edukasi Antinarkoba Berbasis Jelajah Ruang
Batang - Badan Narkotika Nasional BNN Kabupaten (BNNK) Batang terus berinovasi dalam menyosialisasikan bahaya penyalahgunaan narkoba, dengan mengemas kunjungan berbasis jelajah ruang. Kegiatan ini menjadi pengembangan BNN dalam mengedukasi pelajar yang dibalut dalam program Motivasi Edukasi Generasi Antinarkoba (MEGA), dengan memberikan kesempatan siswa melihat langsung contoh alat peraga berkaitan dengan bahaya narkoba maupun metode pencegahannya.
19 Jun 2026 Jumadi 25
5.000 Rumah di Kawasan Penyangga KITB Bakal Nikmati Air Bersih pada 2028 5.000 Rumah di Kawasan Penyangga KITB Bakal Nikmati Air Bersih pada 2028
5.000 Rumah di Kawasan Penyangga KITB Bakal Nikmati Air Bersih pada 2028
Batang - Perumda Air Minum Sendang Kamulyan Kabupaten Batang tengah bersiap mengambil peran besar dalam mendukung operasional Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB). Melalui usulan panjang yang akhirnya diakomodasi oleh pemerintah pusat, pasokan air bersih bagi masyarakat di wilayah penyangga kawasan industri tersebut kini mulai menemui titik terang.
19 Jun 2026 Jumadi 52
BKPSDM Batang Sebut Metode Non-Klasikal Batang Corpu Bisa Hemat Anggaran Hingga 4 Kali Lipat BKPSDM Batang Sebut Metode Non-Klasikal Batang Corpu Bisa Hemat Anggaran Hingga 4 Kali Lipat
BKPSDM Batang Sebut Metode Non-Klasikal Batang Corpu Bisa Hemat Anggaran Hingga 4 Kali Lipat
Batang - Penerapan metode non-klasikal dalam program Batang Corporate University (Batang Corpu) diklaim mampu memangkas anggaran pengembangan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Batang hingga empat kali lipat dibandingkan metode konvensional. Langkah ini diambil sebagai solusi atas terbatasnya anggaran daerah yang selama ini membuat mayoritas ASN belum mendapatkan hak pengembangan kompetensi mereka secara maksimal.
19 Jun 2026 Jumadi 44
Dolanan Anak, Solusi Media Pembelajaran yang nteraktif dan Menyenangkan Dolanan Anak, Solusi Media Pembelajaran yang nteraktif dan Menyenangkan
Dolanan Anak, Solusi Media Pembelajaran yang nteraktif dan Menyenangkan
Batang - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Batang, menggagas program inovatif berjudul KETAN BUDAYA (Kolaborasi Pelestarian Budaya) dengan mengangkat Dolanan Anak atau Permainan Tradisional sebagai kurikulum pembelajaran Sekolah Dasar (SD).
19 Jun 2026 Jumadi 22
Bupati Batang: Ruang Publik untuk Masyarakat, Bukan Tempat Berjualan Bupati Batang: Ruang Publik untuk Masyarakat, Bukan Tempat Berjualan
Bupati Batang: Ruang Publik untuk Masyarakat, Bukan Tempat Berjualan
Batang - Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menegaskan bahwa seluruh ruang terbuka publik, fasilitas umum (fasum), dan fasilitas sosial (fasos) di Kabupaten Batang tidak boleh digunakan sebagai lokasi berjualan maupun diperjualbelikan sebagai lapak usaha. Penegasan tersebut disampaikan usai melakukan inspeksi mendadak (sidak) pembangunan trotoar dan penataan kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Alun-Alun Bandar, Kabupaten Batang, Kamis (1862026).
18 Jun 2026 Jumadi 89
Langkah Batang Menuju Pasar Global, Ketika Produk Lokal Dilirik UKM IKM Nusantara Langkah Batang Menuju Pasar Global, Ketika Produk Lokal Dilirik UKM IKM Nusantara
Langkah Batang Menuju Pasar Global, Ketika Produk Lokal Dilirik UKM IKM Nusantara
Batang - Potensi ekonomi Kabupaten Batang tampaknya kian seksi di mata para pelaku usaha nasional. Deretan produk unggulan, pesona wisata yang apik, hingga grafik pertumbuhan ekonomi yang terus mendaki, sukses mencuri perhatian organisasi UKM IKM Nusantara. Mereka kini bersiap pasang badan untuk menjembatani produk-produk asli Batang agar bisa melenggang ke pasar yang jauh lebih luas.
18 Jun 2026 Jumadi 123