Masyarakat Perlu Siapkan Anggaran Lebih untuk Berzakat Fitrah

Senin, 25 Maret 2024 Jumadi Dibaca 1.407 kali Kegiatan Keagamaan
Masyarakat Perlu Siapkan Anggaran Lebih untuk Berzakat Fitrah
Batang - Menunaikan zakat fitrah merupakan kewajiban setiap muslim untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan, dengan beras sebagai makanan pokok. Melihat harga beras saat ini yang mencapai antara Rp16 ribu hingga Rp17 ribu per kilogramnya, maka masyarakat perlu menyiapkan anggaran lebih, untuk menunaikan kewajibannya.

Batang - Menunaikan zakat fitrah merupakan kewajiban setiap muslim untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan, dengan beras sebagai makanan pokok. Melihat harga beras saat ini yang mencapai antara Rp16 ribu hingga Rp17 ribu per kilogramnya, maka masyarakat perlu menyiapkan anggaran lebih, untuk menunaikan kewajibannya.

Kasi Bimbingan Masyarakat Islam Kantor Kemenag Batang Munif menyampaikan, jika sesuai aturan besaran zakat fitrah yang harus dikeluarkan sebanyak 2,5 kilogram. Namun ada pula yang membulatkannya menjadi 2,7 kilogram.

“Jadi jika menggunakan aturan 2,5 kilogram maka anggaran yang harus disiapkan sebesar Rp40 ribu, berbeda jika dibulatkan 2,7 kilogram maka menjadi Rp43 ribu,” katanya, saat ditemui di Kantor Kemenag Batang, Kabupaten Batang, Senin (25/3/2024).

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Keuangan dan Pelaporan, Baznas Batang Slamet Siswadi menerangkan, apabila mengacu pada edaran Baznas Pusat, maka anggaran yang harus disiapkan masyarakat untuk berzakat fitrah antara Rp40 ribu hingga Rp45 ribu.

“Tapi kami mengambil standar minimal, dengan komposisi 2,7 kilogram,” tuturnya.

Masyarakat tidak perlu cemas, karena takarannya masih menggunakan beras kualitas medium, yakni Rp17 ribu per kilogramnya. Sehingga harganya tidak terlalu tinggi.

“Untuk tahun lalu anggaran zakat fitrah yang harus dikeluarkan antara Rp40 ribu sampai Rp45 ribu. Sedangkan tahun ini memang sedikit terjadi kenaikan yang disebabkan harga beras yang cukup tinggi, namun dinilai masih terjangkau,” terangnya.

Salah seorang pedagang beras, Triono mengakui tahun ini terjadi peningkatan nominal harga untuk membeli beras zakat fitrah dibanding tahun lalu.

“Jika tahun lalu warga cukup membeli Rp30 ribu, sekarang jadi Rp40 ribu. Ada kenaikan sebesar Rp10 ribu, karena faktor harga beras yang naik,” ungkapnya.

Permintaan beras untuk keperluan zakat fitrah, meningkat saat menjelang hari raya Idulfitri. Konsumennya mulai dari para pengusaha, hingga sejumlah pengurus musala maupun masjid setempat.

“Biasanya satu musala itu minta dikirim sampai 200 kantong dengan ukuran 2,7 kilogram,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Sri Rahayu)

Berita Lainnya

Lolos Verifikasi Faktual, 7 Koperasi Desa Merah Putih di Kecamatan Tulis Menanti Langkah Lanjutan Lolos Verifikasi Faktual, 7 Koperasi Desa Merah Putih di Kecamatan Tulis Menanti Langkah Lanjutan
Lolos Verifikasi Faktual, 7 Koperasi Desa Merah Putih di Kecamatan Tulis Menanti Langkah Lanjutan
Batang - Langkah pembentukan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, terus menunjukkan perkembangan positif. Sebanyak tujuh KDMP yang telah selesai dibangun kini resmi memasuki tahap pasca-verifikasi faktual (verfal) oleh tim gabungan tingkat kabupaten.
12 Okt 2026 Jumadi 511
Bupati Batang Tekankan PPPK Penuh Waktu Utamakan Pelayanan Publik Bupati Batang Tekankan PPPK Penuh Waktu Utamakan Pelayanan Publik
Bupati Batang Tekankan PPPK Penuh Waktu Utamakan Pelayanan Publik
Batang Pemerintah Kabupaten Batang menggelar orientasi bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Penuh Waktu, di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Senin (12102026).
12 Okt 2026 Jumadi 129
Intens Digelar, Cek Kesehatan jadi Upaya Kenali Kerawanan Penyakit Intens Digelar, Cek Kesehatan jadi Upaya Kenali Kerawanan Penyakit
Intens Digelar, Cek Kesehatan jadi Upaya Kenali Kerawanan Penyakit
Batang - Dinas Kesehatan Batang bekerja sama dengan PT. Bhimasena Power Indonesia (BPI) menggelar cek kesehatan gratis bagi warga Desa Ujungnegoro. Hal ini penting untuk mengetahui kondisi kesehatan warga setempat dari berbagai kerawanan penyakit yang muncul akibat pola hidup dan makan yang kurang baik.
12 Okt 2026 Jumadi 108
Menatap "Sister City": Ketika Persahabatan Anak Sekolah Dekatkan Batang dan Toyama Jepang Menatap "Sister City": Ketika Persahabatan Anak Sekolah Dekatkan Batang dan Toyama Jepang
Menatap "Sister City": Ketika Persahabatan Anak Sekolah Dekatkan Batang dan Toyama Jepang
Batang - Jarak ribuan kilometer antara Kabupaten Batang dan Kota Toyama, Jepang yang terpisahkan oleh samudera dan perbedaan budaya seolah menguap begitu saja saat wajah-wajah sebaya muncul di balik layar. Rasa canggung sempat menyergap. Bagaimanapun, menyapa teman baru dari belahan dunia lain bukan rutinitas harian anak sekolah dasar.
12 Okt 2026 Jumadi 116
Karnaval SCTV Perdana Digelar di Batang, Bupati Faiz Dorong Dapat Go Nasional Karnaval SCTV Perdana Digelar di Batang, Bupati Faiz Dorong Dapat Go Nasional
Karnaval SCTV Perdana Digelar di Batang, Bupati Faiz Dorong Dapat Go Nasional
Batang Karnaval SCTV untuk pertama kalinya digelar di Alun-Alun Kabupaten Batang selama dua hari, Sabtu hingga Minggu. Pemerintah Kabupaten  Batang berharap kegiatan tersebut mampu mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sekaligus memperkenalkan potensi daerah ke tingkat nasional.
11 Okt 2026 Jumadi 388
SDN Cepokokuning Batang Gelar MUGUS I, Perkuat Tata Kelola Organisasi Pramuka SDN Cepokokuning Batang Gelar MUGUS I, Perkuat Tata Kelola Organisasi Pramuka
SDN Cepokokuning Batang Gelar MUGUS I, Perkuat Tata Kelola Organisasi Pramuka
Batang Pangkalan SDN Cepokokuning, Kwartir Ranting (Kwarran) Batang, menggelar Musyawarah Gugus Depan (MUGUS) I di SDN Cepokokuning, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang, Minggu (11102026).
11 Okt 2026 Jumadi 291