Resmikan Aplikasi Srikandi, Pemkab Batang Wujudkan Efisiensi Kertas dan Mudahkan Sistem Kearsipan

Rabu, 08 November 2023 Jumadi Dibaca 1.047 kali Acara Pimpinan Daerah
Resmikan Aplikasi Srikandi, Pemkab Batang Wujudkan Efisiensi Kertas dan Mudahkan Sistem Kearsipan
Batang - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpuska) Batang meresmikan aplikasi Srikandi untuk mendukung pengelolaan arsip dan tata kelola Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Rabu (8/11/2023).

Batang - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpuska) Batang meresmikan aplikasi Srikandi untuk mendukung pengelolaan arsip dan tata kelola Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Rabu (8/11/2023).

Kepala Disperpuska Batang Suprapto mengatakan, aplikasi Srikandi suatu sistem terintegrasi kearsipan yang dibuat oleh Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) yang diajukan dipakai di seluruh kearsipan Kabupaten/Kota termasuk Kabupaten Batang.

“Tujuannya untuk mempermudah layanan publik serta mempermudah efisiensi kertas, karena diaplikasi ini tidak kertas yang dikirim tetapi bentuknya digital yang semuanya sudah dinamis,” jelasnya.

Hal ini sudah menjadi kewajiban dari Pemerintah Pusat memakai aplikasi, yang sekaligus menaikkan nilai digital kearsipan dan nilai pengawasan kearsipan akan meningkat jika memakai aplikasi Srikandi.

Tidak hanya itu, lanjut da, bisa meningkatkan juga nilai SPBE Pemkab Batang berdasarkan pada Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 tentang SPBE. Paling penting dengan aplikasi Srikandi bisa memudahkan pelayanan publik dengan bersurat ke semua Organisasi Perangkt Daerah (OPD) dan masyarakat bisa menghemat biaya kertas.

“Karena sebelum adanya aplikasi ini, surat menyurat manual jadi kalau ada kesalahan harus ganti kertas yang baru lagi berulang kali. Kedua surat menyuratnya harus dikantor tersebut untuk menandatangani surat yang dikirim,” ungkapnya.

Aplikasi Srikandi sudah ada fasilitas tanda tangan elektronik, sehingga ke depan tidak ada alasan pelayanan dalam surat menyurat ini, pimpinannya tidak ada.

Ia juga mengatakan, target tahun depan yang diminta Pj Bupati Batang kearsipan Kabupaten Batang harus peringkat 2, saya sangat optimis sekali karena sudah ada komitmen semua OPD di Kabupaten Batang.

“Tinggal nanti kami memperbaiki secara teknis setiap OPD yang mengalami kesulitan mengelola arsip. Mudah-mudahan tahun ini sudah dapat diimplementasikan agar bisa dievaluasi pada awal Januari 2024,” harapnya.

Sementara itu Pj Bupati Batang Lani Dwi Rejeki mengatakan, Sistem ini memiliki banyak manfaat karena sudah benar-benar tidak menggunakan kertas, mulai dari pembuatan surat kemudian paraf surat hingga tanda tangan dilakukan dengan sistem elektronik.

“Pemanfaatan aplikasi ini dapat meningkatkan indeks kearsipan di masing-masing instansi, dan mampu meningkatkan pemahaman kapasitas dan keterampilan ASN pada SPBE. Jadi aplikasi ini memang memberikan kemudahan dalam persuratan dan sebagainya,” ujar dia.

Ia berharap, dengan aplikasi Srikandi dalam surat menyurat bisa selesai dalam sehari, apalagi proses pemberkasan misalnya akan diketahui prosesnya sudah sampai dimana. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia
Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia
Batang - Pesta Rakyat Batang Bahagia dalam rangka Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang berlangsung meriah dengan penampilan NDX AKA di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026) malam.
10 Apr 2026 Jumadi 135
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 151
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 162
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 107
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
10 Apr 2026 Jumadi 69
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.
10 Apr 2026 Jumadi 90