Kapusziad AD Mabes Mayjen Suparjo Tinjau Kabupaten Batang

Senin, 03 Juli 2023 Jumadi Dibaca 1.561 kali Acara Pimpinan Daerah
Kapusziad AD Mabes Mayjen Suparjo Tinjau Kabupaten Batang
Batang - Kapusziad AD Mabes TNI Mayjen Suparjo melakukan kunjungan kerja ke Pemerintah Kabupaten Batang untuk melakukan audiensi pengenalan.

Batang - Kapusziad AD Mabes TNI Mayjen Suparjo melakukan kunjungan kerja ke Pemerintah Kabupaten Batang untuk melakukan audiensi pengenalan.

“Kami melakukan pertemuan kepada Penjabat (Pj) Bupati Batang Lani Dwi Rejeki untuk memperkenalkan diri sebagai Kapusziad AD Mabes TNI,” kata Kapusziad AD Mabes TNI Mayjen Suparjo usai audiensi di Ruang Abirawa Batang, Kabupaten Batang, Senin (3/7/2023).

Kabupaten Batang sebagai kota kelahiran pada masa kecil dan termasuk Pj Bupati Batang dulunya beliau senior di kelas waktu itu jadi ada ikatan alumni pendidikan yang sama.

Ia mengatakan, Kapusziad AD Mabes TNI bertugas sebagai konstruksinya tentara, kalau di Pemerintah itu Menteri PUPRnya TNI dari sabang sampai merauke wilayah kerjanya di bawah KODAM TNI.

“Kiprah kami berbakti dalam penuh kesetiaan dimasa perang maupun sekarang masa damai. Sekarang kami bertugas membantu gempa di bantul dengan membangun rumah tahan gempa,” jelasnya.

Disamping itu kami juga latihan di dalam negeri atau luar negeri untuk menjaga kesatuan NKRI ini. Tugas yang biasanya dilakukan ke Kabupaten Batang adalah pengamanan kunjungan Presiden Joko Widodo itu bersama Brimob mengamankan ruang VIP.

Tidak hanya itu, lanjut dia, kami kesini ingin melihat kondisi Koramil di Kabupaten Batang masih ada 2 kecamatan yang kondisinya kurang layak.

Untuk itu, sekalian melakukan peninjauan lokasi yang rencananya akan dilakukan pembangunan Koramil baru di Kecamatan Tulis dan Pecalungan.

“Kami juga mempunyai potensi diberdayakan bisa membantu masyarakat penanggulangan bencana, karena memang mempunyai fasilitas alat yang memadai,” tandasnya.

Sementara itu, Pj Bupati Batang Lani Dwi Rejeki mengatakan, hari ini Pemkab Batang menerima kunjungan Kapusziad AD Mabes TNI Mayjen Suparjo yang ternyata asli putra Kabupaten Batang.

“Hadirnya Mayjen Suparjo ke Kabupaten Batang untuk melakukan peninjauan lokasi yang rencananya akan dilakukan pembangunan Koramil baru di Kecamatan Tulis dan Pecalungan,” terangnya.

Kita sebagai masyarakat Kabupaten Batang harus berbangga, ternyata salah satu putra daerah bisa mencapai titik kesuksesan sebagai salah satu jendral di jajaran AD TNI.

“Hal ini sebagai motivasi semua supaya mempunyai cita-cita yang tinggi kalau fokus dan dikejar secara sungguh-sungguh pasti akan tercapai,” ujar dia.

Ia berharap, mudah-mudahan ada yang menjadi kembali putra daerah Kabupaten Batang yang mempunyai jabatan tinggi di TNI. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya 1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
Batang - Ribuan pelajar mempersembahkan tarian khas Kabupaten Batang Tari Babalu dalam rangka memecahkan rekor 1.000 penari Babalu di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026). Tari Babalu mampu memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), dengan menghadirkan ribuan pelajar yang telah berlatih sejak lama, sekaligus bukti kecintaan terhadap budaya khas Kabupaten Batang.
10 Apr 2026 Jumadi 68
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 120
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 123
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 70
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
10 Apr 2026 Jumadi 32
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.
10 Apr 2026 Jumadi 38