Bupati Mantu, 39 Pasangan Pengantin di Batang Resmi Menikah

Senin, 26 Juni 2023 Jumadi Dibaca 1.266 kali Acara Pimpinan Daerah
Bupati Mantu, 39 Pasangan Pengantin di Batang Resmi Menikah
Batang - Dalam rangka sinkronisasi data kependudukan paska isbat nikah dan pernikahan baru, Sebanyak 39 pasangan pengantin mengikuti nikah massal gratis di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Senin (26/6/2023).

Batang - Dalam rangka sinkronisasi data kependudukan paska isbat nikah dan pernikahan baru, Sebanyak 39 pasangan pengantin mengikuti nikah massal gratis di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Senin (26/6/2023).

Pasangan pengantin berasal dari 11 Kecamatan yakni  Kecamatan Blado ada 6 pasangan, Kecamatan Bandar ada 3 pasangan, Kecamatan Reban ada 2 pasangan, Kecamatan Pecalungan ada 1 pasangan, Kecamatan Batang ada 5 pasangan, Kecamatan Warungasem ada 5 pasangan, Kecamatan Kandeman 1 Pasangan, Kecamatan Limpung 6 pasangan, Kecamatan Tersono ada 4 pasangan, Kecamatan Banyuputih 3 pasangan dan kecamatan Bawang  ada 3 pasangan.

Penjabat (Pj) Bupati Batang Lani Dwi Rejeki mengatakan, hari ini digelar isbat nikah dan pernikahan baru bagi para pasangan yang belum mempunyai dokumen kependudukan dan buku nikah.

“Dimana dulu mereka hanya menikah secara agama atau nikah siri saja dan saat ini kami resmikan dengan nikah secara negara. Hal terpenting lagi setelah menikah secara resmi bisa membangun keluarga yang lebih baik lagi, lebih manfaat dan lebih hebat,” jelasnya.

Adanya isbat nikah dan pernikahan baru bertujuan untuk para pasangan bisa nikah resmi secara agama, agar mempunyai kelengkapan dokumen kependudukan dan buku nikah.

“Dengan buku nikah, yang sudah mempunyai anak akan memiliki akta kelahiran dan memiliki banyak akses untuk mendapatkan kemudahan pendidikan, kesehatan gratis dan lainnya,” terangnya.

Ia juga mendoakan 39 pasangan baru yang mengikuti Bupati Mantu program nikah massal gratis dapat langgeng. Jangan sampai ada perceraian yang terjadi hingga maut memisahkan.

Sementara itu, Kepala Pengadilan Agama Batang Ikin menyampaikan, bahwa pasangan yang mengikuti isbat nikah dan pernikahan baru harus benar-benar masih sendiri tidak dibolehkan poligami secara terselubung atau masih dalam catatan menikah.

“Karena dalam pendaftaran ada 14 pasangan kami tolak, yang akhirnya dilakukan pernikahan baru oleh KUA Batang. Jadi anak-anak yang tidak diisbat nikah tadi akan dicari tahu asal usul anaknya untuk mempertegas supaya anaknya sah,” tegasnya.

Tapi jika rukun Islamnya semua dipenuhi persyaratannya, pasangan yang akan diisbat nikah itu akan sah anaknya.

“Adanya Bupati Mantu ini mudah-mudahan membantu pasangan yang menikah secara agama agar dapat bermanfaat dengan mendapatkan kelengkapan dokumen kependudukan dan buku nikah,” ungkapnya.

Perlu diketahui, lanjut dia, bahwa isbat nikah dan pernikahan baru dilakukan secara gratis tanpa biaya dan bahkan para pasangan hari ini yang resmi secara negara mendapatkan uang transport sebesar Rp500.000,00.

Ia berharap, kegiatan ini dapat membantu kami dalam mencatat seberapa banyak pernikahan siri di Kabupaten Batang. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya 1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
Batang - Ribuan pelajar mempersembahkan tarian khas Kabupaten Batang Tari Babalu dalam rangka memecahkan rekor 1.000 penari Babalu di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026). Tari Babalu mampu memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), dengan menghadirkan ribuan pelajar yang telah berlatih sejak lama, sekaligus bukti kecintaan terhadap budaya khas Kabupaten Batang.
10 Apr 2026 Jumadi 67
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 119
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 118
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 68
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
10 Apr 2026 Jumadi 31
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.
10 Apr 2026 Jumadi 36