Lansia Mendominasi, Kemenag Dampingi Perekaman Biometric Calhaj

Jumat, 07 April 2023 Jumadi Dibaca 917 kali Kegiatan Keagamaan
Lansia Mendominasi, Kemenag Dampingi Perekaman Biometric Calhaj
Batang - Sejumlah Lansia mendapat pendampingan khusus dari petugas Kantor Kemenag Kabupaten Batang untuk melakukan perekaman Biometric untuk pembuatan visa online menggunakan aplikasi Bio Visa, sebelum keberangkatannya ke Tanah Suci. Meski hanya membutuhkan waktu yang cukup singkat, namun karena dalam prosesnya diwajibkan menggunakan ponsel android tipe khusus, menjadi penyebab utama calhaj mengalami kesulitan dalam perekaman Biometric.

Batang - Sejumlah Lansia mendapat pendampingan khusus dari petugas Kantor Kemenag Kabupaten Batang untuk melakukan perekaman Biometric untuk pembuatan visa online menggunakan aplikasi Bio Visa, sebelum keberangkatannya ke Tanah Suci. Meski hanya membutuhkan waktu yang cukup singkat, namun karena dalam prosesnya diwajibkan menggunakan ponsel android tipe khusus, menjadi penyebab utama calhaj mengalami kesulitan dalam perekaman Biometric.

Berbeda jika pembuatan visa secara manual, pemohon tidak perlu menggunakan ponsel android, namun membutuhkan waktunya yang cukup lama dan perlunya menyiapkan beberapa berkas persyaratan yang cukup banyak.

Staf Pelaksanaan Haji dan Umrah,  Kantor Kemenag Batang Pujianto mengatakan, prosesnya dilakukan di gedung PLHUT yang rata-rata membutuhkan waktu 5-10 menit, jika sinyal internet lancar. Syarat utama para Calon jamaah haji (Calhaj) harus sudah memiliki paspor.

“Pertama Calhaj harus mengunduh aplikasi Bio Visa lewat Playstore, memiliki email secara berkelompok maupun yang didaftarkan oleh Kemenag, lalu sesi pemotretan dan perekaman sidik jari dan wajah hingga scan paspor, agar semua data diri masuk ke dalam aplikasi,” terangnya, usai mendampingi calhaj melakukan perekaman Biometric, di gedung PLHUT Kantor Kemenag Kabupaten Batang, Kamis (6/4/2023).

Salah satu Calhaj, Cahyaningsih warga Kecepak, mengutarakan pembuatan visa melalui aplikasi memang lebih praktis, tidak perlu banyak membawa berkas, namun sangat tergantung pada kecanggihan ponsel android yang dimiliki dan kecepatan sinyal internet, untuk memudahkannya berangkat ke Tanah Suci dalam waktu dekat.

“Kalau beruntung ya bisa cepat, karena pas sinyalnya bagus,” ungkapnya.

Menurut estimasi keberangkatan ia akan terbang ke Tanah Suci pada 23 Mei 2023. Hal itu dikarenakan adanya penundaan saat pendemi Covid-19, hingga akhirnya berkesempatan melaksanakan ibadah haji tahun 2023.

“Sebetulnya saya berangkat tahun 2020, tapi karena Covid-19 diundur tahun 2022, ternyata masih belum bisa berangkat. Alhamdulillah insyaallah tahun ini bisa berangkat, rencananya berangkat sendiri,” ujar dia.

Sebelum keberangkatannya ke Tanah Suci, 717 Calhaj Kabupaten Batang harus mempersiapkan kondisi fisik seperti melakukan aktivitas fisik olahraga karena ibadah haji adalah ibadah fisik yang membutuhkan stamina yang prima. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya 1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
Batang - Ribuan pelajar mempersembahkan tarian khas Kabupaten Batang Tari Babalu dalam rangka memecahkan rekor 1.000 penari Babalu di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026). Tari Babalu mampu memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), dengan menghadirkan ribuan pelajar yang telah berlatih sejak lama, sekaligus bukti kecintaan terhadap budaya khas Kabupaten Batang.
10 Apr 2026 Jumadi 65
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 114
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 116
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 66
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
10 Apr 2026 Jumadi 31
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.
10 Apr 2026 Jumadi 35