Maknai Lailatul Qadar, WBP Diajak Menjaring Pahala

Senin, 03 April 2023 Jumadi Dibaca 901 kali Kegiatan Keagamaan
Maknai Lailatul Qadar, WBP Diajak Menjaring Pahala
Batang - Memaknai datangnya malam Lailatul Qadar, Lapas Kelas IIB Batang mempersiapkan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dengan menghadirkan para ustaz berkompeten dari Yayasan Jendela Habaib untuk menyampaikan tausiyah, agar dapat meraih pahala sebanyak mungkin.

Batang - Memaknai datangnya malam Lailatul Qadar, Lapas Kelas IIB Batang mempersiapkan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dengan menghadirkan para ustaz berkompeten dari Yayasan Jendela Habaib untuk menyampaikan tausiyah, agar dapat meraih pahala sebanyak mungkin.

Kegiatan tausiah digelar seusai melaksanakan salat tarawih dan witir berjamaah bersama puluhan WBP atau santri Darut Taubah.

Penceramah, Ustaz Muhammad Yahya dari Pekalongan mengharapkan, para WBP dapat memanfaatkan waktunya selama di bulan suci dengan aktivitas keagamaan yang Insyaallah akan mendatangkan pahala. Terlebih dilakukan saat malam Lailatul Qadar, yang pahalanya sama seperti seribu bulan atau setara 83 tahun.

“Salah satu amalan ringan yang bisa dilakukan untuk mendapatkan malam Lailatul Qadar adalah dengan salat isya', salat subuh berjamaah, dan mengisi malamnya dengan tidak bermaksiat. Maka insya Allah kita akan mendapatkan pahala yang menghidupkan malam Lailatul Qadar,” katanya, usai menyampaikan tausiyah di hadapan puluhan WBP, di Masjid Darut Taubah, Lapas Kelas IIB Batang, Kabupaten Batang, Minggu (2/4/2023).

Berdasarkan mazhab Imam Syafi'i dan Hanafi, malam Lailatul Qadar umumnya berada di waktu-waktu 10 hari terakhir, khususnya di malam ganjil dan malam Jumat.

“Untuk mendapatkan malam Lailatul Qadar itu, memang Allah "menyembunyikannya", supaya umat muslim berusaha keras menghidupkan di malam-malam selama Ramadan dengan ibadah yang sesuai kadar kemampuan dan hal-hal positif, seperti salat tarawih dan witir berjamaah termasuk tadarus Alquran, zikir serta tasbih yang dilantunkan karena nilai pahalanya sangat luar biasa,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIB Batang Rindra Wardhana mengatakan, kegiatan ini dapat memotivasi WBP agar menjadi pribadi yang lebih baik lagi dalam mengisi tiap malam di bulan Ramadan dengan aktivitas keagamaan yang positif.

“Apalagi kita sudah melewati 10 hari pertama, nah paling tidak di sisa Ramadan ini, WBP akan memperbanyak ibadah dan lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT,” harapnya.

Menyikapi makin berkurangnya jumlah santri Darut Taubah dari semula 80 hingga menjadi 66, Rindra menerangkan, untuk menempatkan WBP ke dalam Blok Santri, diperlukan seleksi, salah satunya asesmen dari Kasi Binadik untuk menentukan layak tidaknya masuk dalam blok tersebut.

“Syarat umumnya mereka harus punya keinginan kuat untuk menjadi seorang santri. Kami pun sangat mendukung jika ada di antara mereka yang punya potensi di bidang keagamaan,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya 1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
Batang - Ribuan pelajar mempersembahkan tarian khas Kabupaten Batang Tari Babalu dalam rangka memecahkan rekor 1.000 penari Babalu di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026). Tari Babalu mampu memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), dengan menghadirkan ribuan pelajar yang telah berlatih sejak lama, sekaligus bukti kecintaan terhadap budaya khas Kabupaten Batang.
10 Apr 2026 Jumadi 65
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 114
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 116
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 66
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
10 Apr 2026 Jumadi 31
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.
10 Apr 2026 Jumadi 35