Kemenag Pastikan Pelaku Pelecehan Seksual Bukan Ustaz

Selasa, 10 Januari 2023 Jumadi Dibaca 1.278 kali Kegiatan Keagamaan
Kemenag Pastikan Pelaku Pelecehan Seksual Bukan Ustaz
Batang Peristiwa pelecehan seksual yang menimpa anak di bawah umur, membuat banyak pihak tercengang. Pihak Kantor Kemenag Batang memastikan bahwa pelaku bukan dari kalangan ustaz maupun guru mengaji.

Batang Peristiwa pelecehan seksual yang menimpa anak di bawah umur, membuat banyak pihak tercengang. Pihak Kantor Kemenag Batang memastikan bahwa pelaku bukan dari kalangan ustaz maupun guru mengaji.

Banyaknya kabar yang berseliweran membuat Kepala Kantor Kemenag Batang M. Aqsho berinisiatif untuk meluruskan kabar bohong tersebut.

“Mendengar kabar tersebut, saya merasa prihatin tentang pelaku pelecehan adalah oknum ustaz. Namun setelah diklarifikasi melalui data di pondok pesantren maupun TPQ, ternyata yang bersangkutan tidak terdaftar, sehingga bisa dipastikan pelaku bukan dari kalangan ustaz atau guru ngaji, melainkan hanya seorang pelatih rebana,” katanya, saat ditemui, di ruang kerjanya, Senin (9/1/2023).

Ia mengimbau, agar seluruh pihak lebih waspada karena terkadang dengan peristiwa yang memalukan ini, sering kali mengatasnamakan guru ngaji. Ke depan harus lebih waspada lagi, agar kejadian serupa tidak terulang lagi.

Sebagai langkah tindak lanjut, arahan dari Penjabat Bupati Batang bersama Kapolres, pihaknya merencanakan untuk menggerakkan para penyuluh agama.

“Mereka akan diintensifkan terjun ke lapangan untuk mengajak Forum Komunikasi Pendidikan Alquran (FKPQ) maupun Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP), agar menciptakan lingkungan pendidikan yang nyaman dan ramah anak,” jelasnya.

Menyikapi peristiwa pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum pelatih rebana itu, pihaknya menegaskan bahwa semua kembali ke perilaku masing-masing pribadi.

“Itu sebuah penyakit, makanya orang tua hingga pendidik di semua lembaga pendidikan harus bisa mengantisipasinya, supaya tidak menyebar,” tegasnya.

Kasi PD Pontren, Sugiedi membenarkan bahwa suasana nyaman harus tercipta pada pendidikan keagamaan Islam non formal.

“Kami akan bersinergi dengan penyuluh agama untuk menyosialisasikan kepada para pendidik di lembaga pendidikan keagamaan se-Kabupaten Batang,” ungkapnya.

Ia memastikan, nantinya penyuluhan tidak hanya disampaikan kepada para ustaz atau guru agama saja, tetapi cakupannya lebih luas, hingga ke masyarakat umum.

“Kenyataannya pelecehan seksual yang terjadi ini, di luar pendidikan keagamaan Islam. Sehingga masyarakat pun perlu mengetahui hal ini,” tandasnya.

Wakil Ketua Badan Koordinasi Lembaga Pendidikan Alquran, Siswoyo mengatakan, pengecekan telah dilakukan oleh petugas ke sejumlah TPQ di wilayah tempat kejadian perkara.

“Dan nyatanya nama pelaku tidak terdaftar di sejumlah TPQ setempat,” ujar dia.

Ia menerangkan, ada standarisasi ketika akan mengangkat seseorang menjadi ustaz atau ustazah.

“Disamping lolos metodologi di masing-masing lembaga pendidikan Alquran, pengurus sudah diberikan penegasan, apabila ada calon yang secara moral sudah cacat, sebaiknya tidak diterima sebagai ustaz maupun ustazah,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya 1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
Batang - Ribuan pelajar mempersembahkan tarian khas Kabupaten Batang Tari Babalu dalam rangka memecahkan rekor 1.000 penari Babalu di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026). Tari Babalu mampu memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), dengan menghadirkan ribuan pelajar yang telah berlatih sejak lama, sekaligus bukti kecintaan terhadap budaya khas Kabupaten Batang.
10 Apr 2026 Jumadi 68
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 120
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 123
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 70
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
10 Apr 2026 Jumadi 32
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.
10 Apr 2026 Jumadi 38