LGBT Tidak Sesuai Nilai Pancasila, Kesbangpol Batang Minta Cegah Bersama

Sabtu, 24 Desember 2022 Jumadi Dibaca 2.678 kali Kegiatan Keagamaan
LGBT Tidak Sesuai Nilai Pancasila, Kesbangpol Batang Minta Cegah Bersama
Batang - Maraknya Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) bisa menjadi gaya hidup anak muda zaman sekarang jika tidak bisa diantisipasi secara bersama-sama. Begitu juga dengan penyalahgunaaan narkotika yang juga sekarang menjadi gaya hidup bagi kalangan anak muda.

Batang - Maraknya Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) bisa menjadi gaya hidup anak muda zaman sekarang jika tidak bisa diantisipasi secara bersama-sama. Begitu juga dengan penyalahgunaaan narkotika yang juga sekarang menjadi gaya hidup bagi kalangan anak muda.

Hal itu disampaikan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Batang Agung Wisnu Barata, dalam kegiatan Gebyar Harlah Perkumpulan Putra Andong Linuwih (PPAL) Ke-16 di Pendopo Batang, Kabupaten Batang, Jumat (23/12/2022) malam.

“Hari ini sedang ngetren LGBT, perilaku itu tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Jangan sampai perilaku itu berkembang dilingkungan kita.  Untuk itu agar bersama-sama mencegahnya,” tegasnya.

Ia pun berpesan pada anggota ormas Perkumpulan Putra Andong Linuwih (PPAL) agar tetap pada jalur yang benar untuk tetap menegakkan Pancasila dan Merah Putih.

“Jika ormas berakhlak mulia, maka kita akan semakin hebat, namun jika banyak perkelahian dan perilaku menyimpang artinya akhlaknya harus dibenahi,” jelasnya.

Ormas PPAL jangan sampai ada yang menyalahgunakan Narkoba, untuk itu agar selamatkan diri sendiri.

“Jauhi orang-orang terdekat kita atau keluarga dari Narkoba, lalu baru untuk masyarakat Batang,” tandasnya.

Alumni STPDN itu juga berpesan agar PPAL jangan sampai ikut dalam kegiatan politik praktis, kecuali hanya sekedar memberikan dukungan dan doa dipersilahkan.

Sementara itu, Muhammad Aditya selaku Ketua Panitia Gebyar Harlah PPAL menjelaskan, PPAL berdiri tahun 2006 atau 16 tahun, awalnya dirintis oleh 9 orang yang bertujuan untuk membantu pengobatan non medis di sekitar Pantura hingga ke luar kota. Cara pengobatannya dengan cara olah kanuragan.

“PPAL memiliki visi kerukunan antar umat beragama, menjaga persatuan dan kesatuan serta menjaga NKRI,” ungkapnya.

Gebyar Harlah PPAL Ke-16 bermaknai kegiatan telah dilaksanakan seperti, Santunan Anak Yatim Piatu.

Dalam kesempatan kegiatam tersebut juga diserahkan SK PPAL Ke-3 Wilayah Cabang Kota/Kabupaten Pekalongan dan Pemalang. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Mantan Bupati Bambang Bintoro Berpulang, Suasana Haru Selimuti Astana Pasekaran Mantan Bupati Bambang Bintoro Berpulang, Suasana Haru Selimuti Astana Pasekaran
Mantan Bupati Bambang Bintoro Berpulang, Suasana Haru Selimuti Astana Pasekaran
Batang - Suasana duka menyelimuti Kabupaten Batang setelah tersiar kabar duka mantan Bupati Batang periode 2002-2012 Bambang Bintoro berpulang ke Rahmatullah, di RS QIM, pada Jumat (2592026) sore. Suara sirine ambulans terdengar nyaring, pertanda jenazah segera diberangkatkan untuk dimakamkan di makam para Adipati sejak zaman Mataram Islam, Astana Pasekaran, Kabupaten Batang, Sabtu (2692026).
26 Sep 2026 Jumadi 255
Wakil BGN: SPPG Bawang Terancam Disuspensi Permanen Wakil BGN: SPPG Bawang Terancam Disuspensi Permanen
Wakil BGN: SPPG Bawang Terancam Disuspensi Permanen
Batang - Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bela Batang Sejahtera di Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang dinonaktifkan setelah ratusan orang diduga mengalami keracunan usai mengonsumsi makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal itu disampaikan Wakil Kepala BGN Mayor Jenderal TNI Trenggono saat mengunjungi korban di Puskesmas Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Sabtu (2692026).
26 Sep 2026 Jumadi 274
Sidak SPPG Bawang, Wakil Kepala BGN Soroti Proses Pengolahan Makanan Tak Sesuai Sidak SPPG Bawang, Wakil Kepala BGN Soroti Proses Pengolahan Makanan Tak Sesuai
Sidak SPPG Bawang, Wakil Kepala BGN Soroti Proses Pengolahan Makanan Tak Sesuai
Batang Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Mayor Jenderal TNI Trenggono menemukan sejumlah hal yang perlu dibenahi saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bela Batang Sejahtera, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Sabtu (2692026).
26 Sep 2026 Jumadi 1000
SPPG Bela Batang Sejahtera Disuspend 30 Hari Usai Ratusan Penerima MBG Diduga Keracunan SPPG Bela Batang Sejahtera Disuspend 30 Hari Usai Ratusan Penerima MBG Diduga Keracunan
SPPG Bela Batang Sejahtera Disuspend 30 Hari Usai Ratusan Penerima MBG Diduga Keracunan
Batang - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bela Batang Sejahtera di Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, dihentikan sementara selama 30 hari setelah ratusan penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG) diduga mengalami keracunan. Penghentian operasional tersebut disampaikan Kepala KPPG Semarang Hadiriajaya, setelah melakukan pengecekan langsung di SPPG Bela Batang Sejahtera bersama Bupati Batang M. Faiz Kurniawan.
25 Sep 2026 Jumadi 2047
Tragedi MBG Bawang Batang, Wabup Batang Panggil Seluruh Pengelola SPPG Tragedi MBG Bawang Batang, Wabup Batang Panggil Seluruh Pengelola SPPG
Tragedi MBG Bawang Batang, Wabup Batang Panggil Seluruh Pengelola SPPG
Batang - Kasus dugaan keracunan massal usai menyantap hidangan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Batang terus membengkak. Hingga Rabu (2392026) malam, tercatat sebanyak 498 warga harus mendapatkan penanganan medis setelah mengeluhkan gejala serupa dari olahan makanan pasokan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bawang.
25 Sep 2026 Jumadi 766
Kerap Tangani Kasus Sensitif, Wabup Batang Soroti Kondisi Gedung DP3AP2KB Batang Kerap Tangani Kasus Sensitif, Wabup Batang Soroti Kondisi Gedung DP3AP2KB Batang
Kerap Tangani Kasus Sensitif, Wabup Batang Soroti Kondisi Gedung DP3AP2KB Batang
Batang - Di balik dinding-dinding yang mulai tergerus usia, para petugas Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Batang setiap hari berhadapan dengan lika-liku persoalan sosial warga. Mulai dari kasus kekerasan, konflik rumah tangga, hingga persoalan sensitif pernikahan dini.
25 Sep 2026 Jumadi 222