LGBT Tidak Sesuai Nilai Pancasila, Kesbangpol Batang Minta Cegah Bersama

Sabtu, 24 Desember 2022 Jumadi Dibaca 2.600 kali Kegiatan Keagamaan
LGBT Tidak Sesuai Nilai Pancasila, Kesbangpol Batang Minta Cegah Bersama
Batang - Maraknya Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) bisa menjadi gaya hidup anak muda zaman sekarang jika tidak bisa diantisipasi secara bersama-sama. Begitu juga dengan penyalahgunaaan narkotika yang juga sekarang menjadi gaya hidup bagi kalangan anak muda.

Batang - Maraknya Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) bisa menjadi gaya hidup anak muda zaman sekarang jika tidak bisa diantisipasi secara bersama-sama. Begitu juga dengan penyalahgunaaan narkotika yang juga sekarang menjadi gaya hidup bagi kalangan anak muda.

Hal itu disampaikan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Batang Agung Wisnu Barata, dalam kegiatan Gebyar Harlah Perkumpulan Putra Andong Linuwih (PPAL) Ke-16 di Pendopo Batang, Kabupaten Batang, Jumat (23/12/2022) malam.

“Hari ini sedang ngetren LGBT, perilaku itu tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Jangan sampai perilaku itu berkembang dilingkungan kita.  Untuk itu agar bersama-sama mencegahnya,” tegasnya.

Ia pun berpesan pada anggota ormas Perkumpulan Putra Andong Linuwih (PPAL) agar tetap pada jalur yang benar untuk tetap menegakkan Pancasila dan Merah Putih.

“Jika ormas berakhlak mulia, maka kita akan semakin hebat, namun jika banyak perkelahian dan perilaku menyimpang artinya akhlaknya harus dibenahi,” jelasnya.

Ormas PPAL jangan sampai ada yang menyalahgunakan Narkoba, untuk itu agar selamatkan diri sendiri.

“Jauhi orang-orang terdekat kita atau keluarga dari Narkoba, lalu baru untuk masyarakat Batang,” tandasnya.

Alumni STPDN itu juga berpesan agar PPAL jangan sampai ikut dalam kegiatan politik praktis, kecuali hanya sekedar memberikan dukungan dan doa dipersilahkan.

Sementara itu, Muhammad Aditya selaku Ketua Panitia Gebyar Harlah PPAL menjelaskan, PPAL berdiri tahun 2006 atau 16 tahun, awalnya dirintis oleh 9 orang yang bertujuan untuk membantu pengobatan non medis di sekitar Pantura hingga ke luar kota. Cara pengobatannya dengan cara olah kanuragan.

“PPAL memiliki visi kerukunan antar umat beragama, menjaga persatuan dan kesatuan serta menjaga NKRI,” ungkapnya.

Gebyar Harlah PPAL Ke-16 bermaknai kegiatan telah dilaksanakan seperti, Santunan Anak Yatim Piatu.

Dalam kesempatan kegiatam tersebut juga diserahkan SK PPAL Ke-3 Wilayah Cabang Kota/Kabupaten Pekalongan dan Pemalang. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya 1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
Batang - Ribuan pelajar mempersembahkan tarian khas Kabupaten Batang Tari Babalu dalam rangka memecahkan rekor 1.000 penari Babalu di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026). Tari Babalu mampu memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), dengan menghadirkan ribuan pelajar yang telah berlatih sejak lama, sekaligus bukti kecintaan terhadap budaya khas Kabupaten Batang.
10 Apr 2026 Jumadi 69
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 120
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 123
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 70
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
10 Apr 2026 Jumadi 32
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.
10 Apr 2026 Jumadi 38