Kiprah RBA Bantu Pedagang Nyaman

Rabu, 21 Desember 2022 Jumadi Dibaca 857 kali Sosial
Kiprah RBA Bantu Pedagang Nyaman
Batang Selama lebih dari satu tahun didirikan, Ruang Bermain Anak (RBA) Sahabat Bunda yang diinisiasi oleh Tim Penggerak PKK Kabupaten Batang, telah banyak memudahkan para pedagang, dalam memberikan pengasuhan bagi putra-putrinya.

Batang Selama lebih dari satu tahun didirikan, Ruang Bermain Anak (RBA) Sahabat Bunda yang diinisiasi oleh Tim Penggerak PKK Kabupaten Batang, telah banyak memudahkan para pedagang, dalam memberikan pengasuhan bagi putra-putrinya.

Para pedagang tetap dapat mengais rezeki sambil memantau perkembangan putra-putrinya, melalui keberadaan RBA Sahabat Bunda.

Pengasuh dari RBA Sahabat Bunda, Dini mengatakan, keberadaan RBA yang hampir berusia dua tahun, telah banyak membantu pedagang, yang setiap hari sibuk melayani pembeli.

“Ada 20 anak yang dititipkan di sini. Tapi ya terkadang ada juga pembeli yang menitipkan anaknya ke sini,” katanya, saat ditemui di kiosnya, Pasar Kabupaten Batang, Rabu (21/12/2022).

Tak hanya penitipan anak, namun RBA Sahabat Bunda juga memberikan pembelajaran bagi anak sejak usia dua hingga enam tahun.

Terkadang ada ibu dari kalangan ekonomi kurang mampu mengikutkan anaknya supaya memiliki kegiatan positif.

“Kegiatannya menulis, menggambar, melatih gerak motorik halus dan kasar anak dan lainnya. RBA Sahabat Bunda memiliki dua orang pengasuh, yang setiap harinya mendampingi putra-putri dari pedagang pasar Batang,” jelasnya.

Salah satu pedagang yang mendapat manfaat dari keberadaan RBA Sahabat Bunda, adalah Muyasaroh.

Di tengah kesibukannya sebagai ibu rumah tangga yang juga harus membantu sang suami berdagang sembako di salah satu kios, di Pasar Batang, Muyasaroh tetap bersemangat menjalani tanggung jawabnya sebagai seorang ibu untuk mendidik putranya yang baru berusia tiga tahun.

Setiap harinya, ia harus bangun lebih pagi untuk mempersiapkan segala sesuatunya sebelum sang suami berangkat ke pasar.

Meski rasa lelah terkadang menghinggapinya, namun tugas sebagai seorang ibu terus dijalaninya.

“Setiap hari saya bangun pagi, ngurusin suami. Setelah suami berangkat ya lanjut ngurusin kebutuhan anak, baru jam 8 berangkat ke pasar membantu suami berdagang, sambil nggendong anak,” ungkapnya.

Sejak dua tahun lalu, putranya selalu menemaninya berdagang. Hal itu dilakukannya karena lingkungan rumah yang sepi.

“Alhamdulillah setelah RBA Sahabat Bunda dibuka, jadi lebih tenang, karena anak bisa dititipkan, dan saya masih bisa memantau karena berada di dalam lingkungan pasar,” sanjungnya.

Keberadaan RBA Sahabat Bunda sangat membantu karena meringankan secara ekonomi.

“Kami sangat terbantu dengan adanya RBA di sini, apalagi gratis. Setiap pagi ia menitipkan putranya ke RBA, mulai pukul 08.00-13.00 WIB,” ujar dia.

Manfaatnya terasa sekali, anak tidak kecanduan bermain gawai, apalagi setelah mengikuti pembelajaran di sana, dari sebelumnya belum lancar berbicara, sekarang sudah banyak perbendaharaan kata yang didapat. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya 1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
Batang - Ribuan pelajar mempersembahkan tarian khas Kabupaten Batang Tari Babalu dalam rangka memecahkan rekor 1.000 penari Babalu di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026). Tari Babalu mampu memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), dengan menghadirkan ribuan pelajar yang telah berlatih sejak lama, sekaligus bukti kecintaan terhadap budaya khas Kabupaten Batang.
10 Apr 2026 Jumadi 50
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 106
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 108
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 61
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
10 Apr 2026 Jumadi 24
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.
10 Apr 2026 Jumadi 24