HPN Ke-80, Wabup Batang Minta Wartawan Beritakan Secara Berimbang
Batang - Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Ke-80 yang digelar Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) BatangPekalongan berlangsung berbeda dari biasanya. Selain seremoni, perayaan diisi kegiatan sosial bertajuk JMSI Peduli Thalasemia yang digelar di Pendopo Kabupaten Batang, Jumat (13/2/2026).
Batang - Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Ke-80 yang digelar Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) BatangPekalongan berlangsung berbeda dari biasanya. Selain seremoni, perayaan diisi kegiatan sosial bertajuk JMSI Peduli Thalasemia yang digelar di Pendopo Kabupaten Batang, Jumat (13/2/2026).
Kegiatan
tersebut meliputi pemberian tali asih serta edukasi kesehatan kepada anak-anak
penyandang thalasemia beserta keluarganya. Hadir dalam kegiatan itu Suyono,
jajaran pengurus JMSI BatangPekalongan, serta keluarga pasien.
Wakil
Bupati Batang Suyono menyampaikan apresiasi atas inisiatif JMSI yang dinilai
memberi manfaat langsung kepada masyarakat.
“Kami
mengapresiasi JMSI Batang Pekalongan yang memperingati HPN Ke-80 dengan
memberikan tali asih dan transfer ilmu kepada penyandang thalasemia di
Kabupaten Batang,” jelasnya.
Menurut
dia, kegiatan tersebut menunjukkan pers tidak hanya berperan sebagai penyampai
informasi, tetapi juga sebagai mitra pemerintah daerah dalam mendorong
kepedulian sosial dan pembangunan.
Ia
juga menilai, pendekatan kemanusiaan dalam peringatan HPN menjadi contoh bahwa
media dapat hadir semakin dekat dengan masyarakat.
Pada
kesempatan itu, Suyono juga menegaskan pentingnya hubungan yang sehat antara
aparatur pemerintah dan insan pers. Ia menyebut, selama bekerja secara benar
dan transparan, pejabat publik tidak perlu merasa khawatir terhadap pemberitaan
media.
“Sebagai
penyelenggara pelayanan publik, tidak usah takut jika benar, dan berikan
informasi sebaik mungkin dengan bahasa yang sopan,” tegasnya.
Ia
pun mengingatkan wartawan agar tetap menjunjung profesionalisme, menyampaikan
informasi secara akurat, serta mengedepankan etika jurnalistik. Meski demikian,
ia meyakini JMSI BatangPekalongan selama ini telah menunjukkan praktik
jurnalistik yang menyejukkan dan edukatif.
“Saya
yakin JMSI Batang Pekalongan ini wartawan yang sudah saya kenal memberikan
informasi yang sejuk, edukatif, serta menulis capaian pemerintah daerah
Kabupaten Batang,” ungkapnya.
Suyono
menambahkan, Pemerintah Kabupaten Batang terbuka terhadap kritik dan masukan
sebagai bagian dari upaya perbaikan berkelanjutan dalam pembangunan. Selain
itu, ia juga memberikan motivasi kepada anak-anak penyandang thalasemia agar
tetap bersemangat menjalani kehidupan dan pendidikan.
“Jangan
pernah berhenti bermimpi, terus semangat hidup dan belajar. Pemerintah juga
berkomitmen memberikan dukungan kepada kalian,” ujar dia.
Acara
ditutup dengan penyerahan bantuan secara simbolis kepada anak-anak penyandang
thalasemia serta sesi edukasi kesehatan bagi keluarga pasien mengenai perawatan
dan dukungan psikologis.
Melalui
kegiatan ini, JMSI berharap momentum HPN tidak hanya memperkuat profesionalisme
media, tetapi juga menumbuhkan empati sosial serta kepedulian nyata kepada
masyarakat yang membutuhkan. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)