Batang - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyatakan siap menormalisasi sungai-sungai di Batang yang menjadi kewenangannya. Hal tersebut disampaikan saat berkunjung ke Desa Kalipucang Wetan, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang Jumat (21/2/2020).
Batang - Proyek pembangunan Jembatan Seturi yang menghabiskan anggaran mencapai Rp19,7 miliar. Ditargetkan selesai pada 25 Desember 2019, namun molor hingga Februari 2020.
Batang - Bupati Batang Wihaji bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, meninjau patahan tanah akibat penurunan struktur tanah yang berada di Desa Jolosekti, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, Jumat (21/2/2020).
Batang Pasca banjir yang melanda dibeberapa titik Kecamatan Batang, Bupati Batang Wihaji bersama masyarakat melakukan pembersihan alur Sungai Gendingan Dukuh Kramalan, Kelurahan Karangngasem Utara, Kabupaten Batang, Jumat (21/2/2020).
Bupati Batang Wihaji (kanan), meninjau jembatan seturi di Desa Klidang Lor, Kabupaten Batang, Jumat (21/2/2020). Bupati Batang mengatakan, untuk menambah keindahan guna mendukung tahun kunjungan wisata, Jembatan akan dilengkapi dengan selfie corner dan permainan lampu hias. MC Batang, Jateng/Jumadi
Bupati Batang Wihaji, membersihkan sungai saat pasca banjir beberapa titik di Gendingan Dukuh Kramalan, Kelurahan Karangngasem Utara, Kabupaten Batang, Jumat (21/2/2020). Bupati batang mengatakan, pasca banjir ini kita sedang evaluasi dan melakukan analisa penyebabnya, kalau memang debit airnya tinggi ini faktor alam, tapi kita akan cari solusinya. MC Batang, Jateng/Jumadi
Batang - Tanah amblas yang terjadi di Desa Jolosekti, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, pada Kamis (20/2/2020) mendapatkan perhatian serius oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
Sejumlah petugas PT. Kereta Api Indonesia, melakukan peninggian jalan rel kereta api di Jalan RE Martadinata Kabupaten Batang, Rabu (19/2/2020). Salah satu petugas mengatakan, peninggian dilakukan hingga 3 cm bertujuan untuk meratakan sebagian jalan rel yang sudah mulai terjadi penurunan. MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi
Batang - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Batang melakukan pencopotan tanda rambu tunggal di sepanjang jalan Kota Batang, karena tata letak dan ukuran yang sudah tidak sesuai standar ketentuan.