Batang - Penyebaran virus Corona di Kabupaten Batang membuat aktivitas masyarakat dibatasi dan dihimbau untuk dirumah saja. Mereka mencoba untuk menghilangkan kejenuhan dengan bersepeda yang mempunyai manfaat badan agar tetap bugar.
Perakit Sepeda Jex, sedang merakit di Desa Kalipucang Kulon, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang, Rabu (13/5/2020). Jex mengatakan, untuk merakit sepeda biasanya memerlukan biaya Rp1 juta sampai dengan Rp3 juta, tinggal komponen dengan kualitas seperti yang kita pasang disepeda kita. Macam jenis sepeda yang biasa dirakit seperti Sepeda Gunung, Sepeda Hybrid, Sepeda Balap, Sepeda BMX, dan Sepeda Mini yang masih digemari sekarang. MC Batang/Jateng/Roza.
Sejumlah warga (kiri), membeli gula pasir saat Operasi Pasar di Pasar Limpung, Kabupaten Batang, Senin (11/5/2020). Kepala Disperindag Provinsi Jawa Tengah, Arif Sambodo mengatakan, operasi pasar ini dilakukan untuk menekan harga jual yang cukup tinggi antara Rp15.000,00 - Rp18.000,00, agar sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi yaitu Rp12.500,00 per kilogram. MC Batang, Jateng/ Heri/Jumadi
Petugas Keamanan Aswandi (ketiga kanan), menyampaikan imbauan kepada warga saat Operasi Pasar Gula Pasir di Pasar Limpung, Kabupaten Batang, Senin (11/5/2020). Aswandi mengimbau, agar warga tetap menjaga jarak aman dan memakai masker saat membeli gula untuk meminimalisir penyebaran pandemi Covid-19. MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi
atang - Selama bulan suci Ramadan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) menggelar Operasi Pasar Gula Pasir bekerjasama dengan Satgas Pangan dan Industri Gula Nusantara (IGN), di sejumlah pasar Kabupaten/Kota.
Batang - Untuk mengantisipasi kelangkaan dan kenaikan bahan pokok disituasi wabah virus Corona atau Covid-19 ini, jajaran Kepolisian Sektor Batang Kota melakukan pemantauan di pasar tradisional Kabupaten Batang, Jumat (8/5/2020).
Seorang Pedagang, menjual es timun emas di Jalan RE Martadinata No.7 Karangasem Selatan, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang, Kamis (7/5/2020). Es timun emas dijual dengan harga Rp5.000,00 per gelas, penjual mulai berjualan pukul 16.00-18.00 WIB. MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi
Batang - Pekerja di tempat wisata menjadi profesi yang terdampak akibat pandemi Covid-19. Sebagai orang yang harus berkomunikasi langsung dengan wisatawan, mereka kini diliburkan sampai waktu tidak bisa ditentukan.
Seorang pedagang sembako, menunjukkan transaksi jual beli menggunakan aplikasi Pasar Online di Pasar Induk Kabupaten Batang, Kamis (23/4/2020). Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Induk Batang, Anwar mengatakan, Pasar Online Batang menjadi solusi bagi para pedagang untuk meningkatkan omzet meski di tengah pandemi Covid-19. MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi