Dua orang pemetik teh, menjemur daun teh di Desa Sodong, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang, Rabu (12/8/2020). Duan teh dijemur selama 3 jam saat terik matahari langsung agar layu. MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi
Srihati, seorang pemetik teh, menggiling daun teh dengan tangan kedepan dan kebelakang di Desa Sodong, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang, Rabu (12/8/2020). Proses giling daun teh ini untuk menghasilkan warna merah pada teh saat diseduh nanti. MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi
Srihati, seorang pemetik teh, menutup daun teh yang sudah digiling dengan daun pisang di Desa Sodong, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang, Rabu (12/8/2020). Daun teh ditutup dengan daun pisang untuk mengurangi kadar air agar menjadi 80% dan merubah warna menjadi kecoklatan. MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi
Srihati, seorang pemetik teh, menyiapkan tungku sangan dengan kayu sebagai bahan bakar di Desa Sodong, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang, Rabu (12/8/2020). Tungku sangan menggunakan tanah liat, prosesnya masih tradisional tetapi rasa yang dihasilkan kualitas premium. MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi
Mariam, seorang pemetik teh, memasukan daun teh kering ke tungku sangan di Desa Sodong, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang, Rabu (12/8/2020). Proses memasukkan daun teh kering ke tungku waktu pengapian sedang agar tungku benar-benar panasnya merata. MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi
Mariam, seorang pemetik teh, mensangan daun teh kering di Desa Sodong, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang, Rabu (12/8/2020). Proses sangan atau pemasakan teh selama 4 jam sampai kadar air tidak ada dengan pengapian kecil, sedang, dan besar harus rata agar kualitas rasa yang dihasilkan bagus. MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi
Mariam, seorang pemetik teh, mengambil teh sangan yang sudah matang di Desa Sodong, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang, Rabu (12/8/2020). Teh sangan matang diangin-anginkan terlebih dahulu agar suhu panas turun, baru teh sangan bisa diambil. MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi
Srihati, seorang pemetik teh, mengemas teh sangan di Desa Sodong, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang, Rabu (12/8/2020). Teh sangan dikemas dengan plastik tebal, biasanya dikemas 200gr per plastik dan 1kg per plastik. MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi
Seorang warga (kiri), membeli teh sangan di Desa Sodong, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang, Rabu (12/8/2020). Teh sangan dijual dengan harga Rp18.000,00 per 200gr dan Rp80.000,00 per kg. MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi