Kacang Tanah Petani Menjangan Siap Go Internasional

Kamis, 10 November 2022 Jumadi Dibaca 4.109 kali Pertanian Perikanan Perkebunan Peternakan
Kacang Tanah Petani Menjangan Siap Go Internasional
Batang Para petani kacang tanah di Desa Menjangan Kecamatan Subah mulai dilirik eksportir produk kacang olahan yang sebarannya hingga ke kancah nasional bahkan internasional. Pola kemitraan yang dijalin oleh keduanya diharapkan dapat memberikan kepastian pasar dan harga.

Batang Para petani kacang tanah di Desa Menjangan Kecamatan Subah mulai dilirik eksportir produk kacang olahan yang sebarannya hingga ke kancah nasional bahkan internasional. Pola kemitraan yang dijalin oleh keduanya diharapkan dapat memberikan kepastian pasar dan harga.

Anggota Komisi A DPRD Batang Muhammad Zainudin menyampaikan, selama ini kondisi petani khususnya kacang tanah masih mengalami kendala, terutama tentang kepastian harga di pasaran. Maka pola kemitraan ini merupakan upaya menjembatani agar para petani menjadi sejahtera.

“Selama ini memang nasib petani susah, jadi kami hadir bersama pengusaha sekaligus eksportir produk kacang olahan untuk membantu meningkatkan penghasilan petani,” katanya, usai mengkuti Pertemuan Kemitraan Kacang Tanah, di Desa Menjangan, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang, Rabu (9/11/2022).

Kegiatan ini merupakan bukti nyata dengan mempertemukan mulai dari hulu hingga hilir.

“Yakni dengan mempertemukan Pak Chandra selaku eksportir yang siap menerima hasil panen para petani, sehingga makin berdaya,” tuturnya.

Ia mengakui, akses jalan bagi petani juga berpengaruh terhadap harga jual.

“Nanti segera akan dilakukan perbaikan akses jalan. Sehingga nanti ketika akses jalan mudah, akan berpengaruh positif terhadap harga jual hasil pertanian,” tegasnya.

Manajer Farming PT. Guna Nusa Era Mandiri, Chandra Kristianto menyampaikan, alasan terbesar dipilihnya petani di lokal karena ingin ikut berpartisipasi dalam menyejahterakan petani lokal.

“Kami tertarik kepada petani lokal karena ingin memberdayakan mereka, sehingga lebih sejahtera,” jelasnya.

Selama ini memang produsen kacang olahan memilih produk mentah impor. Namun kini mulai memperhatikan kacang tanah dari para petani lokal, untuk diolah menjadi produk yang berkualitas dengan harga yang bersaing di pasar internasional.

“Dalam setahun ada 7 ribu ton kacang yang kami olah jadi produk siap konsumsi. Jika memungkinkan kami menargetkan 20 ton per hari dari petani Batang,” terangnya.

Adapun pasokan keseluruhan kacang siap olah sebanyak 100 ton per hari.

Ia menerangkan, khusus untuk kualitas ekspor, varietas kacang yang dipilih adalah berbiji dua di antaranya Takar dan Kancil.

“Dari keduanya kami menyesuaikan bibit varietas mana yang cocok ditanam di sini. Produk akan kami ekspor ke Malaysia, Singapura, Hongkong, Amerika, Kanada dan Inggris Raya,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Batang Susilo Heru Yuwono mengatakan,  komoditas kacang tanah di Kabupaten Batang sudah mulai banyak. Para petani dapat memanen antara 1,5 hingga 2 ton untuk tiap hektarnya.

“Sekarang ini ada metode baru yang bisa menghasilkan 5 ton per hektar, ini akan makin menyejahterakan petani,” harapnya.

Ia mengakui, selama ini para petani masih sekadar tanam, belum memahami hulu hingga hilir pangsa pasarnya.

“Saat ini masih dalam tahap percobaan melalui pola kemitraan bersama eksportir. Jadi sementara penanaman kacang tanah akan dilakukan pada lahan seluas 5 hektar di Desa Menjangan, baru nanti setelah panennya berhasil akan dikembangkan di tiap kecamatan satu hektar,” terangnya.

Salah satu petani kacang tanah, Parto mengutarakan, kemitraan yang sudah terjalin ini diharapkan bermanfaat bagi petani karena ada ilmu yang didapat, maka akan meningkatkan kualitas.

“Otomatis akan meningkatkan perekonomian petani. Dengan pendampingan dari pemerintah daerah, petani dan mitra sama-sama tidak dirugikan,” ujar dia.

Di sisi lain, selama ini para petani masih kesulitan mendapat pupuk bersubsidi. Serta sebagian akses jalan yang belum baik, sehingga menyulitkan pendistribusian hasil pertanian.

“Apalagi lagi sekarang lagi musim hujan, jalannya berlumpur, karena masih tanah merah,” pungkasnya.

Analis Pasar Hasil Pertanian, Dinas Pertanian dan Perkebunan Jawa Tengah, Opik Mahemdra menambahkan, dengan kemitraan ini para petani mendapatkan sisi positif lainnya yakni bisa mengadopsi ilmu langsung dari mitra tentang pemanfaatan teknologi sehingga hasilnya lebih maksimal. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Karnaval SCTV, jadi Ajang Bupati Faiz Kenalkan Kuliner Khas Batang Karnaval SCTV, jadi Ajang Bupati Faiz Kenalkan Kuliner Khas Batang
Karnaval SCTV, jadi Ajang Bupati Faiz Kenalkan Kuliner Khas Batang
Batang - Gelaran Karnaval SCTV yang diinisiasi oleh Pemerintah Kabupaten Batang tidak hanya menjadi wahana hiburan cuma-cuma bagi warga setempat, namun dampak positifnya pun turut dirasakan langsung para pelaku UMKM. Festival UMKM, yang menghadirkan puluhan stan kuliner dan produk kreatif, dibuka sebagai upaya Pemda setempat mendukung perputaran ekonomi, sekaligus mengenalkan kuliner khas Batang ke kancah nasional.
11 Okt 2026 Jumadi 30
Karnaval SCTV Perdana Digelar di Batang, Bupati Faiz Dorong Dapat Go Nasional Karnaval SCTV Perdana Digelar di Batang, Bupati Faiz Dorong Dapat Go Nasional
Karnaval SCTV Perdana Digelar di Batang, Bupati Faiz Dorong Dapat Go Nasional
Batang Karnaval SCTV untuk pertama kalinya digelar di Alun-Alun Kabupaten Batang selama dua hari, Sabtu hingga Minggu. Pemerintah Kabupaten  Batang berharap kegiatan tersebut mampu mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sekaligus memperkenalkan potensi daerah ke tingkat nasional.
11 Okt 2026 Jumadi 263
SDN Cepokokuning Batang Gelar MUGUS I, Perkuat Tata Kelola Organisasi Pramuka SDN Cepokokuning Batang Gelar MUGUS I, Perkuat Tata Kelola Organisasi Pramuka
SDN Cepokokuning Batang Gelar MUGUS I, Perkuat Tata Kelola Organisasi Pramuka
Batang Pangkalan SDN Cepokokuning, Kwartir Ranting (Kwarran) Batang, menggelar Musyawarah Gugus Depan (MUGUS) I di SDN Cepokokuning, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang, Minggu (11102026).
11 Okt 2026 Jumadi 200
Angkat Budaya Lokal, Karnaval SCTV Libatkan Ratusan Penari Babalu Angkat Budaya Lokal, Karnaval SCTV Libatkan Ratusan Penari Babalu
Angkat Budaya Lokal, Karnaval SCTV Libatkan Ratusan Penari Babalu
Batang - Kemeriahan even Karnaval SCTV yang menyuguhkan penampilan puluhan artis-artis papan atas, makin semarak dengan kolaborasi bersama 200 seniman tari Babalu Batang. Para penari yang didominasi pelajar dari jenjang SMP hingga SMASMK itu menjadi panggung ekspresi karena memadukan antara tarian tradisional Babalu bersama hentakan musik dan alunan nada dari artis di atas panggung.
11 Okt 2026 Jumadi 179
Kopdes Merah Putih Lahir, Dekopinda Batang Senantiasa Dampingi Perkembangannya Kopdes Merah Putih Lahir, Dekopinda Batang Senantiasa Dampingi Perkembangannya
Kopdes Merah Putih Lahir, Dekopinda Batang Senantiasa Dampingi Perkembangannya
Batang - Perkembangan perekonomian di Indonesia tidak dapat terlepas dari peran aktif koperasi. Maka Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Daerah Batang yang menjadi salah satu ujung tombak perkoperasian, senantiasa memberikan teladan terhadap kehadiran Koperasi Desa Merah Putih, agar memiliki prinsip senada yakni menyejahterakan anggotanya.
10 Okt 2026 Jumadi 260
Pemkab Batang Gelar Festival UMKM 2026, Pj Sekda Batang Tekankan Penguatan Ekonomi Daerah Pemkab Batang Gelar Festival UMKM 2026, Pj Sekda Batang Tekankan Penguatan Ekonomi Daerah
Pemkab Batang Gelar Festival UMKM 2026, Pj Sekda Batang Tekankan Penguatan Ekonomi Daerah
Batang -  Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Batang Sri Purwaningsih, secara resmi membuka Festival UMKM Kabupaten Batang yang dipusatkan di Jalan Veteran Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (10102026).
10 Okt 2026 Jumadi 341