Kacang Tanah Petani Menjangan Siap Go Internasional

Kamis, 10 November 2022 Jumadi Dibaca 4.055 kali Pertanian Perikanan Perkebunan Peternakan
Kacang Tanah Petani Menjangan Siap Go Internasional
Batang Para petani kacang tanah di Desa Menjangan Kecamatan Subah mulai dilirik eksportir produk kacang olahan yang sebarannya hingga ke kancah nasional bahkan internasional. Pola kemitraan yang dijalin oleh keduanya diharapkan dapat memberikan kepastian pasar dan harga.

Batang Para petani kacang tanah di Desa Menjangan Kecamatan Subah mulai dilirik eksportir produk kacang olahan yang sebarannya hingga ke kancah nasional bahkan internasional. Pola kemitraan yang dijalin oleh keduanya diharapkan dapat memberikan kepastian pasar dan harga.

Anggota Komisi A DPRD Batang Muhammad Zainudin menyampaikan, selama ini kondisi petani khususnya kacang tanah masih mengalami kendala, terutama tentang kepastian harga di pasaran. Maka pola kemitraan ini merupakan upaya menjembatani agar para petani menjadi sejahtera.

“Selama ini memang nasib petani susah, jadi kami hadir bersama pengusaha sekaligus eksportir produk kacang olahan untuk membantu meningkatkan penghasilan petani,” katanya, usai mengkuti Pertemuan Kemitraan Kacang Tanah, di Desa Menjangan, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang, Rabu (9/11/2022).

Kegiatan ini merupakan bukti nyata dengan mempertemukan mulai dari hulu hingga hilir.

“Yakni dengan mempertemukan Pak Chandra selaku eksportir yang siap menerima hasil panen para petani, sehingga makin berdaya,” tuturnya.

Ia mengakui, akses jalan bagi petani juga berpengaruh terhadap harga jual.

“Nanti segera akan dilakukan perbaikan akses jalan. Sehingga nanti ketika akses jalan mudah, akan berpengaruh positif terhadap harga jual hasil pertanian,” tegasnya.

Manajer Farming PT. Guna Nusa Era Mandiri, Chandra Kristianto menyampaikan, alasan terbesar dipilihnya petani di lokal karena ingin ikut berpartisipasi dalam menyejahterakan petani lokal.

“Kami tertarik kepada petani lokal karena ingin memberdayakan mereka, sehingga lebih sejahtera,” jelasnya.

Selama ini memang produsen kacang olahan memilih produk mentah impor. Namun kini mulai memperhatikan kacang tanah dari para petani lokal, untuk diolah menjadi produk yang berkualitas dengan harga yang bersaing di pasar internasional.

“Dalam setahun ada 7 ribu ton kacang yang kami olah jadi produk siap konsumsi. Jika memungkinkan kami menargetkan 20 ton per hari dari petani Batang,” terangnya.

Adapun pasokan keseluruhan kacang siap olah sebanyak 100 ton per hari.

Ia menerangkan, khusus untuk kualitas ekspor, varietas kacang yang dipilih adalah berbiji dua di antaranya Takar dan Kancil.

“Dari keduanya kami menyesuaikan bibit varietas mana yang cocok ditanam di sini. Produk akan kami ekspor ke Malaysia, Singapura, Hongkong, Amerika, Kanada dan Inggris Raya,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Batang Susilo Heru Yuwono mengatakan,  komoditas kacang tanah di Kabupaten Batang sudah mulai banyak. Para petani dapat memanen antara 1,5 hingga 2 ton untuk tiap hektarnya.

“Sekarang ini ada metode baru yang bisa menghasilkan 5 ton per hektar, ini akan makin menyejahterakan petani,” harapnya.

Ia mengakui, selama ini para petani masih sekadar tanam, belum memahami hulu hingga hilir pangsa pasarnya.

“Saat ini masih dalam tahap percobaan melalui pola kemitraan bersama eksportir. Jadi sementara penanaman kacang tanah akan dilakukan pada lahan seluas 5 hektar di Desa Menjangan, baru nanti setelah panennya berhasil akan dikembangkan di tiap kecamatan satu hektar,” terangnya.

Salah satu petani kacang tanah, Parto mengutarakan, kemitraan yang sudah terjalin ini diharapkan bermanfaat bagi petani karena ada ilmu yang didapat, maka akan meningkatkan kualitas.

“Otomatis akan meningkatkan perekonomian petani. Dengan pendampingan dari pemerintah daerah, petani dan mitra sama-sama tidak dirugikan,” ujar dia.

Di sisi lain, selama ini para petani masih kesulitan mendapat pupuk bersubsidi. Serta sebagian akses jalan yang belum baik, sehingga menyulitkan pendistribusian hasil pertanian.

“Apalagi lagi sekarang lagi musim hujan, jalannya berlumpur, karena masih tanah merah,” pungkasnya.

Analis Pasar Hasil Pertanian, Dinas Pertanian dan Perkebunan Jawa Tengah, Opik Mahemdra menambahkan, dengan kemitraan ini para petani mendapatkan sisi positif lainnya yakni bisa mengadopsi ilmu langsung dari mitra tentang pemanfaatan teknologi sehingga hasilnya lebih maksimal. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Strategi Disdikbud Batang Wujudkan TKA 2026 yang Jujur dan Menyenangkan Strategi Disdikbud Batang Wujudkan TKA 2026 yang Jujur dan Menyenangkan
Strategi Disdikbud Batang Wujudkan TKA 2026 yang Jujur dan Menyenangkan
Batang Suasana ruang kelas di berbagai SMP di Kabupaten Batang tampak berbeda pekan ini. Bukan sekadar rutinitas belajar biasa, para siswa kini tengah menempuh Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026.
09 Apr 2026 Jumadi 54
Kado Manis HUT Ke-60 Batang, Siswa SMK Sabet Juara 1 Karate FORDA Jateng Kado Manis HUT Ke-60 Batang, Siswa SMK Sabet Juara 1 Karate FORDA Jateng
Kado Manis HUT Ke-60 Batang, Siswa SMK Sabet Juara 1 Karate FORDA Jateng
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memberikan penghargaan kepada pelajar berprestasi dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang di Alun-Alun Batang, Kabupaten Batang, Kamis (842026).
09 Apr 2026 Jumadi 82
Jembatan Kalibelo Dibangun Kembali, Proyek Senilai Rp8,9 Miliar Masuk Tahap Tender Ulang Jembatan Kalibelo Dibangun Kembali, Proyek Senilai Rp8,9 Miliar Masuk Tahap Tender Ulang
Jembatan Kalibelo Dibangun Kembali, Proyek Senilai Rp8,9 Miliar Masuk Tahap Tender Ulang
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) menargetkan pembangunan Jembatan Kalibelo dapat selesai pada 2026. Saat ini, proyek tersebut masih dalam proses tender ulang setelah lelang sebelumnya belum menghasilkan penyedia yang memenuhi syarat.
09 Apr 2026 Jumadi 497
HUT Ke-60 Batang, Bupati Paparkan Capaian Ekonomi hingga Penurunan Pengangguran HUT Ke-60 Batang, Bupati Paparkan Capaian Ekonomi hingga Penurunan Pengangguran
HUT Ke-60 Batang, Bupati Paparkan Capaian Ekonomi hingga Penurunan Pengangguran
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatat sejumlah capaian positif dalam momentum peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 tahun 2026. Hal tersebut disampaikan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan saat ditemui di Rumah Dinas Bupati Batang, Kabupaten Batang, Rabu (842026).
08 Apr 2026 Jumadi 68
Bupati Batang Prioritaskan Penanganan Banjir Rob di Pesisir Barat Bupati Batang Prioritaskan Penanganan Banjir Rob di Pesisir Barat
Bupati Batang Prioritaskan Penanganan Banjir Rob di Pesisir Barat
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memprioritaskan penanganan banjir rob di wilayah pesisir barat sebagai bagian dari upaya perlindungan kawasan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Hal tersebut disampaikan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan saat ditemui di Rumah Dinas Bupati Batang, Kabupaten Batang, Rabu (842026).
08 Apr 2026 Jumadi 70
Upacara HUT Ke-60 Batang, Bupati Ajak Warga Perkuat Semangat Cinta Daerah Upacara HUT Ke-60 Batang, Bupati Ajak Warga Perkuat Semangat Cinta Daerah
Upacara HUT Ke-60 Batang, Bupati Ajak Warga Perkuat Semangat Cinta Daerah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menggelar upacara peringatan Hari Jadi Ke-60 di Alun-Alun Batang, Kabupaten Batang, Rabu (842026).
08 Apr 2026 Jumadi 82