Beragam Modus Dilakukan Produsen untuk Pasarkan Rokok Ilegal

Kamis, 25 November 2021 Jumadi Dibaca 2.065 kali Sosial
Beragam Modus Dilakukan Produsen untuk Pasarkan Rokok Ilegal
Batang - Sejumlah modus dilakukan oleh pemilik usaha produksi rokok guna mensiasati kewajiban membayar cukai. Selain menjual hasil produksinya tanpa cukai, ada juga pengusaha yang memasang cukai rokok tidak sesuai dengan jenisnya.

Batang - Sejumlah modus dilakukan oleh pemilik usaha produksi rokok guna mensiasati kewajiban membayar cukai. Selain menjual hasil produksinya tanpa cukai, ada juga pengusaha yang memasang cukai rokok tidak sesuai dengan jenisnya.

“Kalau untuk rokok yang tidak ada pita cukainya, semua orang pasti sudah paham kalau itu rokok ilegal. Namun ada juga pengusaha nakal yang mensiasati jenis cukai rokok yang lebih murah untuk hasil produksi yang seharusnya cukainya lebih tinggi,” kata Haryo Mataram Kalpikaningra, Staff Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan, Bea Cukai Tegal saat memberi sosialisasi bidang cukai kepada para musisi Kabupaten Batang di Hotel Sendangsari, Kabupaten Batang, Kamis (25/11/2021).

Haryo menjelaskan, untuk cukai rokok sendiri dibagi dalam beberapa jenis produksi. Ada cukai untuk Sigaret Kretek Tangan (SKT) dan Sigaret Kretek Mesin (SKM) dan Sigaret Putih Mesin (SPM). Dari beberapa jenis itu, besaran cukai yang dikenakan juga berbeda-beda, dan yang paling murah yaitu untuk SKT.

“Perbedaan besaran cukai itulah yang kadang disiasati oleh pengusaha nakal. Mereka memproduksi SKM, tapi cukai yang ditempelkan untuk produksi SKT. Jika dilihat sekilas, tentunya seperti rokok legal, karena ada pita cukainya. Padahal ada pelanggaran terkait ketentuan cukai pada produksi tersebut,” jelasnya.

Jika hal itu terjadi, maka negara dirugikan karena besaran cukai yang harusnya disetorkan tidak sesuai kenyataan. Karena itulah, setelah sosialisasi ini, kami harapkan para seniman musik ini bisa mengetahui jika ada pengusaha rokok yang nakal dengan memasang pita cukai tidak sesuai jenisnya. Jika menemukan, maka bisa melaporkannya ke pihak Bea Cukai.

Pada kesempatan itu, Haryo juga mengungkapkan alasan untuk tidak membeli rokok ilegal. Salah satunya yaitu agar dapat kepastian bahwa rokok yang dibelinya benar-benar berasal dari tembau, dan tidak ada campuran bahan lain yang bisa berbahaya.

“Para pengusaha rokok resmi, mereka akan secara rutin melakukan pengecekan hasil produksinya ke laboratorium tiap beberapa bulan sekali. Hal itu dilakukan guna memastikan kandungan bahan yang digunakan, termasuk kadar nikotin dan tar untuk tiap batang rokok. Namun untuk rokok ilegal, jelas tanpa pengecekan laboratorium,” terangnya.

Ia berharap, setelah mengikuti sosialisasi yang diadakan oleh Bagian Perekonomian Setda Batang bekerjasama dengan Bea Cukai Tegal ini, diharapkan para musisi bisa mengetahui ciri-ciri rokok ilegal dan juga bahayanya, sehingga pada akhirnya untuk tidak membelinya.

“Mari kita bersama-sama gempur rokok ilegal. Karena selain merugikan negara, juga bisa membahayakan akibat kandungan didalamnya yang tidak jelas. Laporkan jika di lapangan menemukan rokok ilegal, baik yang tanpa cukai ataupun pemakaian cukai tidak sesuai jenis produksinya,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Budidaya Alpukat Organik, Dorong Peluang Ekonomi Berkelanjutan Warga Pesalakan Budidaya Alpukat Organik, Dorong Peluang Ekonomi Berkelanjutan Warga Pesalakan
Budidaya Alpukat Organik, Dorong Peluang Ekonomi Berkelanjutan Warga Pesalakan
Batang - Sejumlah mahasiswa mata kuliah Budidaya Tanaman Organik Universitas Diponegoro Kampus Batang menggelar praktikum tanaman budidaya alpukat, di Desa Pesalakan, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, Kamis (1452026).
14 Mei 2026 Jumadi 46
BRIN Siap Dukung Peningkatan Mutu Kelengkeng Khas Batang BRIN Siap Dukung Peningkatan Mutu Kelengkeng Khas Batang
BRIN Siap Dukung Peningkatan Mutu Kelengkeng Khas Batang
Batang - Para peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), mengapresiasi kepedulian Badan Pengelola Kampus di Luar Kampus Utama (BPK2U) Universitas Diponegoro Batang menggelar workshop bersama para petani milenial dengan mengetengahkan topik "Teknologi Perbaikan Penampilan Kekerasan Kulit Kelengkeng". Sebagai wujud dukungan maka para peneliti siap memberikan solusi untuk memperbaiki tampilan kelengkeng hasil panenan petani lokal Batang.
14 Mei 2026 Jumadi 82
Pondok Modern Tazakka Gandeng Kwarcab Batang, Bangun Kedisiplinan Santri Pondok Modern Tazakka Gandeng Kwarcab Batang, Bangun Kedisiplinan Santri
Pondok Modern Tazakka Gandeng Kwarcab Batang, Bangun Kedisiplinan Santri
Batang - Pondok Modern Tazaka Bandar Batang bekerja sama dengan Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Batang menyelenggarakan Kegiatan Kursus Mahir Dasar (KMD) bagi para santrinya yang berlangsung 6 hari mulai Kamis (1452026).
14 Mei 2026 Jumadi 38
Bupati Batang Berikan Hadiah Dua Siswa Berprestasi Pelajar SMAN 1 Wonotunggal Bupati Batang Berikan Hadiah Dua Siswa Berprestasi Pelajar SMAN 1 Wonotunggal
Bupati Batang Berikan Hadiah Dua Siswa Berprestasi Pelajar SMAN 1 Wonotunggal
Batang - Bupati Batang M. Faiz Kurniawan memberikan hadiah sepeda kepada dua siswa berprestasi dari SMA Negeri 1 Wonotunggal saat kegiatan Infobatang Goes To School di Aula SMAN 1 Wonotunggal, Kabupaten Batang, Rabu (1552026).
13 Mei 2026 Jumadi 70
Bupati Batang Ubah Wajah Birokrasi, 3.337 Urusan Warga Tuntas di MPP Batang Bupati Batang Ubah Wajah Birokrasi, 3.337 Urusan Warga Tuntas di MPP Batang
Bupati Batang Ubah Wajah Birokrasi, 3.337 Urusan Warga Tuntas di MPP Batang
Batang - Fokus pelayanan publik yang ditekankan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan, mulai membuahkan hasil nyata. Memasuki triwulan pertama tahun ini, tepatnya Januari hingga Maret 2026, tercatat sebanyak 3.337 permohonan telah masuk dan dilayani melalui Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Batang.
13 Mei 2026 Jumadi 71
Bupati Batang Tekankan Pentingnya SDM dan Adaptasi Teknologi Bupati Batang Tekankan Pentingnya SDM dan Adaptasi Teknologi
Bupati Batang Tekankan Pentingnya SDM dan Adaptasi Teknologi
Batang - Bupati Batang M. Faiz Kurniawan, memberikan motivasi kepada para pelajar saat kegiatan Bupati Batang Goes To School di SMA Negeri 1 Wonotunggal, Kabupaten Batang, Rabu (1352026).
13 Mei 2026 Jumadi 76