Batang - Mengantisipasi kerawanan, sejumlah desa yang berdekatan dengan lokasi berpotensi banjir dan tanah longsor, telah memperbarui peralatan penanggulangan bencana.
Batang - Mengantisipasi
kerawanan, sejumlah desa yang berdekatan dengan lokasi berpotensi banjir dan
tanah longsor, telah memperbarui peralatan penanggulangan bencana.
Kepala Badan
Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Batang Ulul Azmi mengatakan, BPBD telah
melakukan langkah antisipasi dengan menyiapkan peralatan penangggulangan
bencana.
“Kami sudah siapkan
perahu sebanyak empat unit, PMI dua unit. Dan beberapa desa di Kecamatan
Batang, seperti Kelurahan Karangasem Utara dan Klidang Lor sudah membeli
sendiri, untuk tahun 2022, BPBD akan menambah perahu sebanyak lima unit,†katanya,
usai mengecek kesiapan peralatan penanggulangan bencana, di Jalan Veteran,
Kabupaten Batang, Jumat (5/11/2021).
Ia menerangkan, untuk
membantu distribusi makanan saat di lokasi bencana, BPBD sudah dibantu dengan
mobil dapur umum dari Dinas Sosial.
“Insyaallah tahun ini
BPBD mendapat bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB),†ungkapnyanya.
Ia telah mengimbau,
para kepala desa dan kelurahan di Kecamatan Batang maupun di daerah rawan
bencana seperti Gringsing, untuk menyiapkan dapur umum mandiri, terutama di
titik-titik pengungsian dan kelurahan.
“Kami telah menyiapkan
bahan pangan dan non pangan. BPBD sudah menyiapkan Biaya Tak Terduga (BTT)
sebesar Rp2 miliar,†jelasnya.
Bupati Batang Wihaji
memastikan semua peralatan penanggulangan bencana sudah siap digunakan.
“Semua sudah siap, tapi
semoga tidak terjadi bencana alam di Kabupaten Batang,†harapnya. (MC Batang,
Jateng/Heri/Jumadi)