Batang - Untuk menghindari kerumunan, Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Batang membagi lokasi pelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) di empat titik.
Batang - Untuk menghindari kerumunan, Dinas
Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Batang membagi lokasi
pelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) di empat titik.
Kepala Disparpora Batang Yarsono menyampaikan,
panitia sengaja tidak melakukan upacara seremoni agar tidak terjadi kerumunan,
namun diupayakan Popda tetap berlangsung dengan lancar.
“Popda dimulai 8-15 November, dengan lokasi yang
tersebar di beberapa titik. Cabang Olahraga (Cabor) yang dipertandingkan pencak
sila di gedung Korpri, bola voli di Mako Brimob Den Por B Pekalongan, renang di
DTW Kramat serta pentaque dan basket di lapangan Dracik,†katanya, saat
ditemui, di kantornya, Kamis (4/11/2021).
Di masa Pandemi Covid-19, panitia memang
memberlakukan pengamanan ekstra, agar semua atlet dan pendamping dipastikan
aman dan nyaman.
“Atlet dan pendamping akan menjalani tes PCR
terlebih dahulu sebelum pelaksanaan Popda. Saat pelaksanaan pun yang
diperbolehkan masuk hanya atlet bersama pendamping, sedangkan penonton atau
pendukung tidak diizinkan masuk ke lokasi,†tegasnya.
Disparpora memang memberlakukan pengawasan ketat dan
pembatasan jumlah orang yang berada di lokasi, agar semua dipastikan aman dari
penyebaran Covid-19.
“Para atlet harus tetap bersemangat bertanding,
untuk mencari bibit-bibit unggul yang akan dipertandingkan di tingkat provinsi
maupun nasional,†harapnya.
Anggota Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI),
Yudha Anggarina Kurniawan menuturkan, para atlet tetap berlatih semaksimal
mungkin dengan tetap merapkan protokol kesehatan (prokes) ketat.
“Hanya atlet dan pendamping yang bisa ke lokasi
Cabor. Di sekitar lapangan juga disediakan tempat cuci tangan, cairan
antiseptik dan disinfektan untuk mensterilkan peralatan setelah digunakan para
atlet,†ungkapnya.
Ia mengharapkan, meski ditengah pandemi, Popda tetap
dapat berjalan lancar, dengan prokes ketat, supaya bisa meminimalisir
penyebaran Covid-19. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)