Batang - Walupun Pemilihan Umum (Pemilu) serentak akan dilaksanakan pada tahun 2024, namun pendidikan kepemiluan dan demokrasi kepada masyarakat terus dilakukan oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Batang.
Batang - Walupun Pemilihan
Umum (Pemilu) serentak akan dilaksanakan pada tahun 2024, namun pendidikan
kepemiluan dan demokrasi kepada masyarakat terus dilakukan oleh Badan Pengawas
Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Batang.
Tak hanya itu, untuk
lebih mengintensifkan penyebaran informasi pendidiikan politik, pendidikan
demokrasi dan tahapan Pemilu, Bawaslu Kabupaten Batang bekerjasama dengan Persatuan
Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Batang.
Kerjasama itu ditandai
dengan penandatangan nota kesepakatan (MoU) oleh Ketua PWI Kabupaten Batang,
Kutnadi dan Ketua Bawaslu Kabupaten Batang, Mabrur..
“Saya mengapresiasi
Bawaslu atas inisiasi kerjasama ini, karena kita ada kemiripan yang sama dalam
menjalankan tugas yaitu, memberikan edukasi pendidikan politik kepada
masyarakat demokrasi serta mengkontrol jalannya Pemilu maupun Pilkada,†kata
Ketua PWI Batang Kutnadi saat ditemui di Kantor Bawaslu Batang, Kabupaten
Batang, Rabu (3/11/2021).
Ia pun mengatakan,
dengan dinamika politik yang sekarang ini masyarakat butuh informasi yang jelas
dan akurat tentang kepemiluan, sehingga masyarakat tidak apatis terhadap
Pemilu, Pilpres maupun Pilkada.
“Edukasi kepemiluan
dalam demokrasi sangat penting, jangan sampai masyarakat apatis dan melalukan
pelanggaran. Sehingga harus ada informasi yang jelas terkait regulasi dan
tahapan Pemilu,†jelasnya.
Sementara itu, Ketua
Bawaslu Kabupaten Batang Mabrur mengatakan, kerjasama dengan PWI Kabupaten
Batang sudah secara legitimasi, walupun kenyataanya pemberitaan Bawaslu Batang
semua produk dari teman - teman PWI Batang.
“Kalau kita cek di
google Bawaslu Batang muncul berita - berita yang dibuat oleh teman - teman PWI
Batang. Ini sebuah apresiasi bagi kami walaupun secara tertulis belum MoU,
tetapi sinergi sudah terjalin dengan baik,†ungkapnya.
Oleh karena itu, lanjut
dia, dengan tujuan yang sama dalam mengedukasi ke masyarakat tentang kepemiluan
bisa berjalan lebih baik lagi.
“Kerja - kerja kami
tanpa adanya dukungan dari wartawan tidak akan terpublikasi, seperti di Pilgub
2012 dan Pemilu 2019 alhamdulilah pemberitaan dari wartawan menjadi penangkal ketika
ada berita berbau hoaks,†tegasnya
Momentum kerjasama
tidak hanya sebatas pada Pemilu, karena pemilu serentak akan dilaksnakan 2024
yang tanggal kepastianya belum ada.
“Kalau untuk Pilkada
dalam undang - undang nomor 10 tahun 2016 sudah menyebut tanggal 27 November
2024. Tapi kalau Pemilu serentak belum ada penetapannya. Sehingga moment yang
cukup panjang ini kita gunakan untuk publikasi edukasi,†terangnya
Ia berharap, dalam
kerja sama ini bisa berbagi informasi belajar bersama tentang penulisan berita
di media sosial, media online maupun media cetak.
“Kita butuh pembelajaran dari PWI dalam
penulisan betita dan kita juga siap berbagi informasi tentang tahapan saat
trend kampanye Pemilu, regulasi dan aturanya. Sehingga kalau ada berita hoaks
bisa ditangkal oleh teman wartawan sebagai pengawas partisipatif Bawaslu,†ujar
dia. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)