Misi Kemanusiaan Bupati Batang, Menata Ribuan "Gubuk" Menjadi Hunian Layak di Batang

Rabu, 13 Mei 2026 Jumadi Dibaca 198 kali Ekonomi
Misi Kemanusiaan Bupati Batang, Menata Ribuan "Gubuk" Menjadi Hunian Layak di Batang
Kepala DPRKP Batang Tatang Sontani menyampaikan, Misi Kemanusiaan Bupati Batang, Menata Ribuan "Gubuk" Menjadi Hunian Layak di Batang.
Batang Di bawah kepemimpinan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan, peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui hunian yang layak menjadi prioritas yang tak bisa ditawar. Tahun ini, Pemerintah Kabupaten Batang kembali tancap gas menggulirkan program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) demi memastikan warga kurang mampu bisa tidur dengan nyenyak di bawah atap yang kokoh.

Batang – Di bawah kepemimpinan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan, peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui hunian yang layak menjadi prioritas yang tak bisa ditawar. Tahun ini, Pemerintah Kabupaten Batang kembali tancap gas menggulirkan program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) demi memastikan warga kurang mampu bisa tidur dengan nyenyak di bawah atap yang kokoh.

Meski tantangan di depan mata tergolong besar, semangat Pemkab Batang tidak surut. Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Batang Tatang Sontani, mengungkapkan bahwa tahun ini sebanyak 161 unit rumah warga akan disulap menjadi lebih layak melalui kucuran dana Anggaran Pendapatan dan Belanja (APBD).

“Bahwa program ini tersebar di hampir seluruh wilayah di Kabupaten Batang. Setiap rumah mendapatkan alokasi bantuan sebesar Rp18,5 juta. Alhamdulillah, satu unit itu nilainya Rp18,5 juta. Skemanya, Rp2,5 juta untuk upah tenaga kerja dan sisanya murni untuk pengadaan material,” katanya saat ditemui di Kantornya, Rabu (13/5/2026).

Walaupun nominal bantuan ini masih sama dengan tahun sebelumnya, Pemkab Batang memastikan setiap rupiahnya terserap efektif untuk memperbaiki kerusakan struktural rumah warga.

Tugas besar menanti Bupati Batang M. Faiz Kurniawan dan timnya. Saat ini, tercatat masih ada sekitar 14.000 unit rumah di Kabupaten Batang yang masuk dalam kategori tidak layak huni. Namun, Tatang menekankan bahwa angka ini sangat dinamis.

“Yang belum tersentuh ada sekitar 14.000-an. Itu bisa jadi tambah, bisa jadi kurang. Karena RTLH itu karakter penghuni ya. Bisa jadi anaknya sukses kerja di luar negeri lalu membangunkan rumah orang tuanya, atau sebaliknya, ada warga yang jatuh miskin karena bencana,” jelasnya.

Menyadari keterbatasan APBD jika harus menangani 14.000 rumah sendirian, Pemkab Batang melakukan langkah proaktif. Sesuai arahan Bupati, jajaran DPRKP mulai melakukan "jemput bola" dengan sowan ke kementerian dan berkoordinasi intens dengan Pemerintah Provinsi.

Tatang juga menyebutkan, upaya ini mulai membuahkan titik terang. Setelah melakukan kunjungan ke kementerian terkait, Batang diproyeksikan akan mendapatkan tambahan bantuan dari pusat.

“Kalau Pusat itu kemarin kita sowan ke Pak Menteri, itu rata-rata nanti semua Kabupaten/Kota dapat sekitar 200 unit. Kita terus berupaya ke Kementerian dan Provinsi untuk mempercepat pengurangan jumlah RTLH ini,” tegasnya.

Bagi warga yang ingin mengajukan bantuan, Pemkab Batang menerapkan sistem perencanaan n-1. Artinya, rumah yang diperbaiki tahun ini merupakan hasil verifikasi dan perencanaan dari tahun sebelumnya.

“Langkah ini diambil agar bantuan yang disalurkan oleh Bupati Batang M. Faiz Kurniawan benar-benar tepat sasaran, memiliki data administrasi yang kuat, dan memberikan dampak nyata bagi pengentasan kemiskinan ekstrem di Bumi Alas Roban. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Sigap Tangani Bencana, BPBD Jateng Bekali Lembaga Pendidikan Sigap Tangani Bencana, BPBD Jateng Bekali Lembaga Pendidikan
Sigap Tangani Bencana, BPBD Jateng Bekali Lembaga Pendidikan
Batang - Melihat kerawanan bencana yang muncul, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jateng bekerja sama dengan Disdikbud Batang menggelar Bimtek bagi Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB). Sebanyak 50 lembaga pendidikan dari jenjang SD hingga SMA sederajat yang rawan terdampak bencana langsung mendapat pembekalan, agar warga sekolah tetap aman dan memiliki kesiapan dalam menghadapi peristiwa kebencanaan.
28 Jul 2026 Jumadi 51
DP3AP2KB Batang Berikan Bimbingan Konseling Pasangan Pra Nikah DP3AP2KB Batang Berikan Bimbingan Konseling Pasangan Pra Nikah
DP3AP2KB Batang Berikan Bimbingan Konseling Pasangan Pra Nikah
Batang - Praktik pernikahan usia dini di Kabupaten Batang masih dibayang-bayangi angka yang cukup tinggi. Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Batang mencatat, sebanyak 61 pasangan anak di bawah umur mengajukan dispensasi kawin sepanjang Januari hingga Juli 2026.
28 Jul 2026 Jumadi 39
Beban Mental Pengobatan Seumur Hidup, Pejuang Talasemia Batang Dapat Pendampingan Psikologis Beban Mental Pengobatan Seumur Hidup, Pejuang Talasemia Batang Dapat Pendampingan Psikologis
Beban Mental Pengobatan Seumur Hidup, Pejuang Talasemia Batang Dapat Pendampingan Psikologis
Batang - Beban berat pengobatan seumur hidup dan rentannya kelelahan mental (caregiver burnout) mendorong Perhimpunan Orang Tua Penderita Talasemia Indonesia (POPTI) Cabang Batang menggandeng Rizal Bawazier Center (RB Center) untuk menggelar konseling psikologis gratis. Agenda bertajuk Temu Tumbuh Talasemia tersebut berlangsung di RB Center, Jalan Pemuda Pasekaran, Kabupaten Batang, Selasa (2872026).
28 Jul 2026 Jumadi 59
Perkuat Tata Kelola Data, Diskominfo Batang Tingkatkan Kapasitas SDM Statistik Sektoral dan Geospasial Perkuat Tata Kelola Data, Diskominfo Batang Tingkatkan Kapasitas SDM Statistik Sektoral dan Geospasial
Perkuat Tata Kelola Data, Diskominfo Batang Tingkatkan Kapasitas SDM Statistik Sektoral dan Geospasial
Batang Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Batang menggelar Sosialisasi Penguatan Kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) Pengelola Data Statistik Sektoral dan Geospasial Tahun 2026 sebagai upaya meningkatkan kualitas tata kelola data pemerintah daerah yang akurat, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan.
28 Jul 2026 Jumadi 48
Pemkab Batang Berikan SP I PKL Jalan Pattimura, Relokasi Dilakukan Secara Persuasif Pemkab Batang Berikan SP I PKL Jalan Pattimura, Relokasi Dilakukan Secara Persuasif
Pemkab Batang Berikan SP I PKL Jalan Pattimura, Relokasi Dilakukan Secara Persuasif
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mulai memberikan Surat Peringatan Pertama (SP I) kepada Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di bahu Jalan Pattimura. Langkah tersebut merupakan bagian dari tahapan penataan kawasan yang akan dilanjutkan dengan relokasi pedagang ke Pasar Batang dan Pasar Sambong.
28 Jul 2026 Jumadi 77
DP3AP2KB Batang Kawal Distribusi MBG untuk Ibu Hamil hingga Balita Non-PAUD DP3AP2KB Batang Kawal Distribusi MBG untuk Ibu Hamil hingga Balita Non-PAUD
DP3AP2KB Batang Kawal Distribusi MBG untuk Ibu Hamil hingga Balita Non-PAUD
Batang - Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Batang mengawal ketat pendistribusian dan edukasi program Makanan Bergizi Gratis (MBG) bagi kelompok sasaran 3B, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD.
27 Jul 2026 Jumadi 117