Misi Kemanusiaan Bupati Batang, Menata Ribuan "Gubuk" Menjadi Hunian Layak di Batang

Rabu, 13 Mei 2026 Jumadi Dibaca 227 kali Ekonomi
Misi Kemanusiaan Bupati Batang, Menata Ribuan "Gubuk" Menjadi Hunian Layak di Batang
Kepala DPRKP Batang Tatang Sontani menyampaikan, Misi Kemanusiaan Bupati Batang, Menata Ribuan "Gubuk" Menjadi Hunian Layak di Batang.
Batang Di bawah kepemimpinan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan, peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui hunian yang layak menjadi prioritas yang tak bisa ditawar. Tahun ini, Pemerintah Kabupaten Batang kembali tancap gas menggulirkan program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) demi memastikan warga kurang mampu bisa tidur dengan nyenyak di bawah atap yang kokoh.

Batang – Di bawah kepemimpinan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan, peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui hunian yang layak menjadi prioritas yang tak bisa ditawar. Tahun ini, Pemerintah Kabupaten Batang kembali tancap gas menggulirkan program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) demi memastikan warga kurang mampu bisa tidur dengan nyenyak di bawah atap yang kokoh.

Meski tantangan di depan mata tergolong besar, semangat Pemkab Batang tidak surut. Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Batang Tatang Sontani, mengungkapkan bahwa tahun ini sebanyak 161 unit rumah warga akan disulap menjadi lebih layak melalui kucuran dana Anggaran Pendapatan dan Belanja (APBD).

“Bahwa program ini tersebar di hampir seluruh wilayah di Kabupaten Batang. Setiap rumah mendapatkan alokasi bantuan sebesar Rp18,5 juta. Alhamdulillah, satu unit itu nilainya Rp18,5 juta. Skemanya, Rp2,5 juta untuk upah tenaga kerja dan sisanya murni untuk pengadaan material,” katanya saat ditemui di Kantornya, Rabu (13/5/2026).

Walaupun nominal bantuan ini masih sama dengan tahun sebelumnya, Pemkab Batang memastikan setiap rupiahnya terserap efektif untuk memperbaiki kerusakan struktural rumah warga.

Tugas besar menanti Bupati Batang M. Faiz Kurniawan dan timnya. Saat ini, tercatat masih ada sekitar 14.000 unit rumah di Kabupaten Batang yang masuk dalam kategori tidak layak huni. Namun, Tatang menekankan bahwa angka ini sangat dinamis.

“Yang belum tersentuh ada sekitar 14.000-an. Itu bisa jadi tambah, bisa jadi kurang. Karena RTLH itu karakter penghuni ya. Bisa jadi anaknya sukses kerja di luar negeri lalu membangunkan rumah orang tuanya, atau sebaliknya, ada warga yang jatuh miskin karena bencana,” jelasnya.

Menyadari keterbatasan APBD jika harus menangani 14.000 rumah sendirian, Pemkab Batang melakukan langkah proaktif. Sesuai arahan Bupati, jajaran DPRKP mulai melakukan "jemput bola" dengan sowan ke kementerian dan berkoordinasi intens dengan Pemerintah Provinsi.

Tatang juga menyebutkan, upaya ini mulai membuahkan titik terang. Setelah melakukan kunjungan ke kementerian terkait, Batang diproyeksikan akan mendapatkan tambahan bantuan dari pusat.

“Kalau Pusat itu kemarin kita sowan ke Pak Menteri, itu rata-rata nanti semua Kabupaten/Kota dapat sekitar 200 unit. Kita terus berupaya ke Kementerian dan Provinsi untuk mempercepat pengurangan jumlah RTLH ini,” tegasnya.

Bagi warga yang ingin mengajukan bantuan, Pemkab Batang menerapkan sistem perencanaan n-1. Artinya, rumah yang diperbaiki tahun ini merupakan hasil verifikasi dan perencanaan dari tahun sebelumnya.

“Langkah ini diambil agar bantuan yang disalurkan oleh Bupati Batang M. Faiz Kurniawan benar-benar tepat sasaran, memiliki data administrasi yang kuat, dan memberikan dampak nyata bagi pengentasan kemiskinan ekstrem di Bumi Alas Roban. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Bukit Srawung KITB Diresmikan, Jadi Ruang Publik Berwisata di Tengah Perkembangan Industri Bukit Srawung KITB Diresmikan, Jadi Ruang Publik Berwisata di Tengah Perkembangan Industri
Bukit Srawung KITB Diresmikan, Jadi Ruang Publik Berwisata di Tengah Perkembangan Industri
Batang - Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) tidak hanya dikembangkan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi, tetapi juga sebagai ruang interaksi masyarakat yang tetap mengedepankan budaya dan kearifan lokal. Hal tersebut diwujudkan melalui peresmian Bukit Srawung KITB oleh Bupati Batang M. Faiz Kurniawan di Helipad Bukit Srawung, KEK Industropolis Batang, Kabupaten Batang, Minggu (2092026).
20 Sep 2026 Jumadi 19
WCD Batang Gelar Aksi Bersih, Dorong Kepedulian Masyarakat Jaga Lingkungan WCD Batang Gelar Aksi Bersih, Dorong Kepedulian Masyarakat Jaga Lingkungan
WCD Batang Gelar Aksi Bersih, Dorong Kepedulian Masyarakat Jaga Lingkungan
Batang World Cleanup Day (WCD) Kabupaten Batang menggelar aksi bersih bersama melalui kegiatan bertema Gerakan Bersih Sungai, Lingkungan dan Jalan di Desa Kedawung, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Batang, Minggu (2092026).
20 Sep 2026 Jumadi 247
Pemkab Batang Ajak Warga Terapkan Bersih-Bersih Sampah Pemkab Batang Ajak Warga Terapkan Bersih-Bersih Sampah
Pemkab Batang Ajak Warga Terapkan Bersih-Bersih Sampah
Batang - Pertumbuhan aktivitas di sekitar Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) turut berdampak pada meningkatnya volume sampah di Desa Kedawung, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Batang.
20 Sep 2026 Jumadi 117
Dukung Sport Tourism, Batang Runners Ajak Pelari Susuri Deswita Pandansari Dukung Sport Tourism, Batang Runners Ajak Pelari Susuri Deswita Pandansari
Dukung Sport Tourism, Batang Runners Ajak Pelari Susuri Deswita Pandansari
Batang - Budaya olahraga lari yang makin digemari, dibidik oleh komunitas Batang Runners bekerja sama dengan PT. Armeta Indah Otsuka untuk turut mengenalkan Deswita Pandansari sebagai destinasi strategis sport tourism. Ratusan pelari mengikuti gelaran Mini Offline Pocari Sweat Runs, sekaligus menjajaki wilayah Desa Pandansari yang didominasi hijaunya persawahan serta menciptakan kesan berlari dengan suasana pedesaan yang menyejukkan.
20 Sep 2026 Jumadi 102
Berawal Pelari Sekolah, Kisah Atlet Muda Batang Queena Luwes Juara Lari Sprint POPDA Jateng Berawal Pelari Sekolah, Kisah Atlet Muda Batang Queena Luwes Juara Lari Sprint POPDA Jateng
Berawal Pelari Sekolah, Kisah Atlet Muda Batang Queena Luwes Juara Lari Sprint POPDA Jateng
Batang - Senyum sumringah terpancar dari wajah Queena Luwes (11) saat menerima penghargaan dari Bupati Batang M. Faiz Kurniawan. Atlet atletik asal Watesalit tersebut mendapat penghargaan atas prestasinya dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Provinsi Jawa Tengah 2026 nomor lari sprint 60 meter putri tingkat SD. Penghargaan ini diberikan dalam Memperingati Apel Besar Hari Olahraga Nasional (Haornas) di halaman Pendopo Kabupaten Batang, Jumat (1892026).
18 Sep 2026 Jumadi 290
Dorong Sport Tourism, Pemkab Batang Siap Gelar Sprint Rally Nasional dan Targetkan Tuan Rumah Porprov Dorong Sport Tourism, Pemkab Batang Siap Gelar Sprint Rally Nasional dan Targetkan Tuan Rumah Porprov
Dorong Sport Tourism, Pemkab Batang Siap Gelar Sprint Rally Nasional dan Targetkan Tuan Rumah Porprov
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang terus berupaya membangun budaya olahraga di tengah masyarakat demi meningkatkan kualitas hidup warga. Langkah tersebut diwujudkan melalui penyiapan berbagai fasilitas publik yang menunjang kegiatan fisik hingga pembentukan destinasi sport tourism. Hal itu disampaikan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan saat memimpin Apel Hari Olahraga Nasional (Haornas) di halaman Pendopo Kabupaten Batang, Jumat (1892026).
18 Sep 2026 Jumadi 237