Karya Seni Mudah Diterima Masyarakat Dalam Pencegahan Narkoba

Kamis, 07 Oktober 2021 Jumadi Dibaca 1.494 kali Sosial
Karya Seni Mudah Diterima Masyarakat Dalam Pencegahan Narkoba
Batang - Bahaya penyalahgunaan Narkoba kini mengincar seluruh lapisan masyarakat, maka perlu dilakukan pencegahan melalui media yang paling mudah diterima semua kalangan, yakni hasil karya para seniman.

Batang - Bahaya penyalahgunaan Narkoba kini mengincar seluruh lapisan masyarakat, maka perlu dilakukan pencegahan melalui media yang paling mudah diterima semua kalangan, yakni hasil karya para seniman.

Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Batang memanfaatkan peran para pelaku seni, komunitas maupun lembaga adat untuk ikut menyosialisasikan pencegahan penyalahgunaan Narkoba, melalui kapasitasnya.

Kepala BNNK Batang Khrisna Anggara mengatakan, ini merupakan kesempatan perdana BNN mengundang para pelaku seni untuk ikut berperan aktif melakukan pencegahan di kalangannya maupun penikmat seni.

“Keberadaan mereka merupakan bagian dari masyarakat, memiliki penggemar maupun komunitas tersendiri yang cukup solid. Ini jadi hal menarik, yang bisa dimanfaatkan sebagai media untuk bekerja sama, dalam pencegahan penyalahgunaan Narkoba,” katanya, usai membuka kegiatan Pengembangan Kapasitas Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) Pada Lembaga Adat dan Komunitas Berbasis Kearifan Lokal di Hotel Sahid Mandarin, Kota Pekalongan, Kamis (7/10/2021).

Pemberdayaan para pelaku seni untuk melakukan pencegahan penyalahgunaan Narkoba melalui karyanya, dinilai sangat efektif. Anggota komunitas maupun penikmat seni cenderung lebih akan memberikan respons terhadap pesan yang disampaikan seniman.

“Pencegahan Narkoba tidak selalu dilakukan dengan cara formal. Kita juga bisa menggunakan media seni lokal yang dekat dengan masyarakat,” ungkapnya.

Salah satu contohnya, kesenian yang cukup sering digunakan BNN dan melihat geliat berkesenian masyarakat Batang yang cukup tinggi, kemungkinan pemanfaatan media seni akan lebih sering diberdayakan.

“Kami upayakan untuk menyisipkan pesan-pesan antinarkoba melalui kegiatan kesenian, misal saat pementasan sendratari, drama, pertunjukan wayang kulit melalui sebuah cerita yang dipentaskan. Tahun depan jika kondisi pandemi sudah mulai membaik, BNN berencana untuk menggandeng para pelaku seni mementaskan karyanya,” jelasnya.

Ia tidak memungkiri bahwa lingkungan para seniman dirasa cukup dekat dengan penyalahgunaan Narkoba.

“Yang perlu diperhatikan para seniman itu memiliki tanggung jawab moral, kepada para penikmatnya supaya mereka tidak menyalahgunakan Narkoba. Itu yang jadi fokus kami agar dalam berkesenian, para pelaku seni benar-benar bebas dari penyalahgunaan Narkoba,” tegasnya.

Ketua Dewan Kesenian Daerah (DKD) Batang, Tri Bakdo S, mengutarakan, Narkoba bisa disalahgunakan oleh siapa pun. Maka pelaku seni yang dianggap dekat dengan penyalahgunaan Narkoba digandeng BNN untuk bersama-sama melakukan pencegahan.

“Kesenian itu sangat dekat dengan oknum yang menyalahgunakan Narkoba, jadi peran mereka efektif untuk ikut menyuarakan pencegahan penyalahgunaan Narkoba,” terangnya.

Pagelaran seni sangat tepat jika disisipkan pesan-pesan antinarkoba. Misalnya saat pagelaran wayang kulit, pesan itu dapat disisipkan saat “goro-goro” atau “limbuk’an”

“Melalui musik pun bisa disisipkan melalui lirik sebuah lagu, dalam pentas teater bisa ditunjukkan karakter orang yang benar dan pemakai, atau seni tari diwujudkan dengan gerak yang mengekspresikan antinarkoba demikian pula seni rupa yang terlihat secara visual,” imbuhnya.

Ia mengakui, banyak seniman yang telah menyalahgunakan Narkoba. Untuk menyadarkannya harus dirangkul, anggap mereka sebagai sahabat sehingga bisa menyadarkan secara perlahan.

“Banyak penyalahguna yang sekarang sadar dan tidak “memakai” (menyalahgunakan) lagi. Sekarang ada yang bekerja dengan profesi yang positif dan bermanfaat,” ungkapnya.

Ketua Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi), Tulus Wahyu Utomo menerangkan, pemberdayaan pelaku seni untuk mencegah penyalahgunaan Narkoba sangat efektif, karena media yang beragam.

“Dalam seni pedalangan dapat disisipkan pesan pencegahan penyalahgunaan Narkoba saat episode goro-goro atau limbuk’an dan pasti akan lebih mengena,” ujar dia.

Ia mengharapkan, BNN bersedia merangkul pelaku seni untuk melakukan pencegahan penyalahgunaan Narkoba melalui kesenian.

“Mau dalang cilik atau dewasa sama saja. Yang penting didalamnya ada tema-tema pemberantasan Narkoba,” pungkasnya.

Ia mengajak generasi muda untuk menjauhi Narkoba karena menggagalkan cita-cita di masa depan. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi) 

Berita Lainnya

Dispaperta Batang Gelontorkan 114 Pompa Air ke Kelompok Tani Dispaperta Batang Gelontorkan 114 Pompa Air ke Kelompok Tani
Dispaperta Batang Gelontorkan 114 Pompa Air ke Kelompok Tani
Batang - Ancam potensi gagal panen akibat kemarau panjang, Dinas Pangan, Pertanian, dan Peternakan (Dispaperta) Kabupaten Batang bergerak cepat mengamankan pasokan air lahan tani. Sebanyak 114 unit pompa air disebar secara bertahap ke kelompok tani di seluruh penjuru daerah untuk membendung dampak kekeringan yang mulai meluas.
28 Ags 2026 Jumadi 84
Tunjukkan Kesetiaan, Tujuh Anggota Kwarran Batang Raih Lencana Pancawarsa Tunjukkan Kesetiaan, Tujuh Anggota Kwarran Batang Raih Lencana Pancawarsa
Tunjukkan Kesetiaan, Tujuh Anggota Kwarran Batang Raih Lencana Pancawarsa
Batang - Tujuh anggota Pramuka Kwartir Ranting Batang memperoleh Penghargaan Gerakan Pramuka Tanda Lencana Pancawarsa, bersamaan Peringatan Hari Pramuka Ke-65, di Desa Pretek, Pecalungan belum lama ini. Tanda penghargaan diberikan kepada tiap anggota dewasa Gerakan Pramuka sebagai bentuk penghargaan atas kesetiaan, keaktifan, dan ketekunan mereka terhadap organisasi secara terus-menerus selama kelipatan lima tahun.
28 Ags 2026 Jumadi 91
Usaha Tim Pencak Silat Kotawaringin Barat Asah Taji di Batang Usaha Tim Pencak Silat Kotawaringin Barat Asah Taji di Batang
Usaha Tim Pencak Silat Kotawaringin Barat Asah Taji di Batang
Batang - Perjalanan jauh menyeberangi Laut Jawa dilakoni rombongan atlet pencak silat asal Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah. Demi mematangkan persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalteng XIII 2026, Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kobar memboyong skuad terbaiknya untuk menggelar uji tanding (sparring partner) bersama IPSI Kabupaten Batang.
28 Ags 2026 Jumadi 63
Olahan Menu Labu, jadi Daya Tarik Pengunjung Wonotunggal Expo Olahan Menu Labu, jadi Daya Tarik Pengunjung Wonotunggal Expo
Olahan Menu Labu, jadi Daya Tarik Pengunjung Wonotunggal Expo
Batang - Kehadiran even Wonotunggal Expo memunculkan kreativitas maupun ragam inovasi baik dari sisi teknologi, seni dan budaya hingga kreasi dalam cita rasa menu yang menggoyang lidah. Salah satunya, lomba pengolahan menu berbahan dasar labu sengaja dipilih untuk mengasah kreativitas kaum ibu di Wonotunggal.
28 Ags 2026 Jumadi 38
Trans Jateng Rambah Batang, Pemkab Matangkan Rute Feeder Trans Jateng Rambah Batang, Pemkab Matangkan Rute Feeder
Trans Jateng Rambah Batang, Pemkab Matangkan Rute Feeder
Batang - Kabar segar menghampiri warga Batang dan para pekerja di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang. Layanan bus Trans Jateng dipastikan akan memperluas jangkauan operasionalnya hingga ke wilayah Batang. Kehadiran moda transportasi publik ini diproyeksikan menjadi sarana utama penopang mobilitas masyarakat menuju kawasan industri skala besar tersebut.
28 Ags 2026 Jumadi 68
Dilantiknya Pengurus Youth PMB Batang, Jangan Hanya Jadi Pewaris Sejarah Dilantiknya Pengurus Youth PMB Batang, Jangan Hanya Jadi Pewaris Sejarah
Dilantiknya Pengurus Youth PMB Batang, Jangan Hanya Jadi Pewaris Sejarah
Batang - Pengurus Youth Perkumpulan Masyarakat Batang (PMB) Batang resmi dilantik di Pawon Simbah Batang, Kabupaten Batang, Jumat (2882026). Dalam kepengurusan tersebut, Dian Artharina dipercaya menjadi Ketua Youth PMB Batang. Ia bersama jajaran pengurus lainnya akan melanjutkan estafet organisasi sekaligus berkontribusi bagi Kabupaten Batang.
28 Ags 2026 Jumadi 73