Tanam Ketela, Hanya Bermodalkan 20 Juta Bisa Untung Sampai 60 Juta

Selasa, 10 Oktober 2017 Lukman Hadi Lukito Dibaca 658 kali Pertanian Perikanan Perkebunan Peternakan
Tanam Ketela, Hanya Bermodalkan 20 Juta Bisa Untung Sampai 60 Juta
Bupati Wihaji menyerahkan piala penghargaan dan uang pembinaan kepada para pemenang Lomba Ternak Sapi Bibit, Lomba kambing Jantan Peranakan Etawa (PE) dan Lomba Keterampilan Inseminator dalam bidang peternakan di Desa Adinuso Kecamatan Reban Kabupaten Batang, Senin (9/10).
Pemerintah mulai membiasakan masyarakat untuk menanam ketela rambat, karena hanya dengan modal sedikit akan mendapat keuntungan yang sangat luar biasa. Petani ketela rambat cukup menyediakan modal sebesar Rp. 20 juta dengan ketekunan dan ketelatenan, maka dalam kurun waktu 4 – 5 bulan mampu memperoleh keuntungan mencapai Rp. 60 juta.

Demikian dikatakan Bupati Batang Wihaji saat memberi sambutan dalam rangka Gelar Potensi Peternakan bertempat di Desa Adinuso Kecamatan Reban Kabupaten Batang, Senin (9/10).

Bupati mengatakan upaya untuk mensejahterakan kaum petani adalah dengan diberi contoh agar bisa meniru sejarah kesuksesan dari orang – orang yang telah sukses sebelumnya.

“Kita melihat bukti seperti Pak Kades Adinuso Wintoro yang berhasil dan sukses menanam ketela bisa meraup keuntungan sampai Rp. 60 juta, hal seperti inilah yang patut disampaikan kepada masyarakat agar memotivasi mereka yang ingin sukses melalui dunia pertanian,” jelas beliau.

Bupati menegaskan petani Kabupaten Batang memang berpotensi sukses, tetapi untuk tanaman ketela hanya bisa tumbuh di daerah tertentu saja.

Sementara berkaitan dengan Gelar Potensi Peternakan untuk pertama kali diadakan Lomba Ternak Sapi Bibit, Lomba kambing Jantan Peranakan Etawa (PE) dan Lomba Keterampilan Inseminator dalam bidang peternakan. Menurut Bupati kegiatan ini berdampak positif untuk memotivasi para peternak kambing jantan PE dan sapi supaya menghasilkan ternak yang berkualitas.

“Perlombaan semacam ini baru pertama kali diadakan dan perlu diadakan lagi di tahun depan, bagi para peternak yang menjuarai lomba tersebut juga mendapat uang pembinaan sebagai penyemangat para peternak,” imbuh Bupati.

Dalam acara tersebut Bupati Wihaji juga memberikan bantuan 4 ekor sapi dengan harapan selama 1 tahun dapat dijaga dengan baik, jangan sampai bantuan yang diberikan hilang begitu saja. Agenda yang juga dilaksanakan secara bersamaan adalah Gerakan Minum Susu (Gerimis).

“Apabila terjadi sesuatu misalkan ada ternak yang sakit segera laporkan,” pungkas Bupati.

Ditemui di tempat yang sama, Kades Adinuso Wintoro menambahkan ketela rambat di Desa Adinuso sangat berlimpah, hampir tiap 5 bulan sekali dapat dipanen. Karena jumlah yang berlimpah itu dan kreativitas dari warganya maka makanan yang biasa bisa menjadi luar biasa.

“Jika cuaca sedang bagus dan kadar air cukup baik maka setiap bulannya bisa memanen hingga 350 ton. Harga per kilogram di petani saat ini berkisar Rp. 4.000,- karena akan dikirim ke pabrik, namun jika harga di pasar lokal Rp. 3.000,-.” terang Wintoro.

Menurutnya, menanam ketela jauh lebih menguntungkan dibandingkan dengan padi. Keuntungan dari menanam padi hanya berkisar Rp. 17 juta saja, sedangkan jika menanam ketela keuntungan yang didapat mencapai Rp. 60 juta. Dari sisi gizi pun tidak kalah, karena ketela rambat memiliki serat yang halus, rasa yang manis namun dengan kadar gula yang rendah. (Tim McBatang)

Berita Lainnya

Forum Anak Perkenalkan Permainan Tradisional pada Momen CFD Forum Anak Perkenalkan Permainan Tradisional pada Momen CFD
Forum Anak Perkenalkan Permainan Tradisional pada Momen CFD
Batang Suasana Car Free Day (CFD) di Kabupaten Batang semakin semarak dengan kehadiran Forum Anak yang menggelar kegiatan pengenalan permainan tradisional kepada masyarakat, khususnya anak-anak. Kegiatan ini bertujuan mengajak generasi muda mengenal kembali permainan tradisional sebagai bagian dari warisan budaya sekaligus alternatif aktivitas yang sehat, edukatif, dan menyenangkan.
12 Jul 2026 Jumadi 109
SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun
SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun
Batang - Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE26) di Kabupaten Batang menghadirkan kisah menarik. Saat melakukan pendataan di Desa Ketanggan, Kecamatan Gringsing, petugas Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Batang menemukan seorang warga lanjut usia bernama Supiyah yang telah berusia 100 tahun 1 bulan 19 hari dan masih menjalani aktivitas sehari-hari dengan mandiri.
10 Jul 2026 Jumadi 925
MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot
MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot
Batang -  Tiga pekan libur sekolah, ternyata berdampak pada penurunan harga ayam potong dan telur ayam negeri yang siginifikan. Sebagian besar pedagang menyambut positif karena selama libur sekolah yang disertai liburnya program Makan Bergizi Gratis (MBG), turut diikuti pula dengan turunnya harga kebutuhan pokok seperti ayam dan telur.
10 Jul 2026 Jumadi 236
Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal
Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal
Batang Pemerintah Kabupaten Batang terus memperkuat tata kelola ketenagakerjaan di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) melalui kebijakan yang mendorong penyerapan tenaga kerja lokal sekaligus memastikan proses rekrutmen berlangsung transparan dan akuntabel.
10 Jul 2026 Jumadi 219
Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi
Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menetapkan sektor pariwisata sebagai salah satu fokus utama dalam penyusunan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah melalui pengembangan destinasi wisata yang berkelanjutan.
10 Jul 2026 Jumadi 164
Bupati Batang Tetapkan Wisata Prioritas Untuk Program 2027 Bupati Batang Tetapkan Wisata Prioritas Untuk Program 2027
Bupati Batang Tetapkan Wisata Prioritas Untuk Program 2027
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menetapkan pengembangan sektor pariwisata sebagai salah satu prioritas pembangunan pada tahun 2027. Sejumlah destinasi unggulan akan dikembangkan secara bertahap untuk meningkatkan daya tarik wisata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
10 Jul 2026 Jumadi 107