Penyerahan bibit cabai kepada anggota Koramil 04/Bawang agar dimanfaatkan dan dikonsumsi anggotanya.
Tingginya harga cabai sering membuat masyarakat harus mengeluarkan uang banyak agar dapat memenuhi kebutuhan bumbu dapurnya. Menyikapi hal tersebut Dandim 0736/Batang Letkol Inf Fajar Ali Nugraha memberikan instruksi kepada jajarannya untuk memanfaatkan lahan yang ada di sekitarnya untuk menanam cabai dalam pot ataupun polybag.
Menindaklanjuti instruksi dari Dandim 0736/Batang, Danramil 04/Bawang Kapten Inf Sumargiyono mengatakan sesegera mungkin melaksanakan penanaman cabai di tempatnya bertugas. Penanaman cabai tersebut dengan tujuan yang pertama untuk memberi contoh kepada masyarakat sekitar untuk dapat mengantisipasi kemungkinan mahalnya harga cabai seperti bulan2 sebelumnya, dan yang kedua untuk dimanfaatkan/dikonsumsi oleh personel yang sedang melaksanakan jaga ataupun piket, di Koramil 04/Bawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Sabtu (2/9).
“Melihat harga cabai yang kadang – kadang sampai melangit akhirnya kita harus pandai – pandai memanfaatkan lahan yang ada di sekitar,” ucapnya.
Sementara itu, Didik seorang petani cabai dari Desa Bawang menjelaskan pada awalnya bertanam cabai dalam Polybag dilakukan sebagai upaya mengatasi keterbatasan lahan yang tersedia. Namun kini bercocok tanam cabai dalam polybag memiliki nilai artistik tersendiri, sehingga selain bisa menikmati buah, keindahan pohon dan warna – warna buahnya juga bisa dinikmati.
“Masyarakat jadi lebih tertarik untuk menanam cabai di polybag dengan memanfaatkan pekarangan sekitar rumah,” tuturnya.
Didik menambahkan menanam cabai baik di lahan maupun dalam polybag supaya dapat tumbuh dengan baik dan mendapatkan hasil yang maksimal ada 3 pilar utama yang harus diperhatikan, yaitu media tanam, bibit/benih dan perawatan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang benar. (Heri/McBatang)
Batang - Sebanyak 24 anak dari Kecamatan Subah dan sekitarnya mengikuti khitan massal gratis yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten  Batang dalam rangka memperingati HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Dinas Kesehatan Kabupaten Batang, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Dinas Sosial, dan Kecamatan Subah.
Batang - DPRD Kabupaten Batang bersama Pemerintah Kabupaten Batang mulai membahas tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) prioritas dalam rapat paripurna di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
Batang - Geliat investasi dan pesatnya kawasan industri di Kabupaten Batang tak cuma menuntut ekspansi ekonomi, tetapi juga kepastian hukum dan perlindungan alam. Menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Batang resmi menyerahkan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) krusial kepada DPRD dalam Rapat Paripurna di DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
Batang - Sebagai pejabat baru di Kabupaten Batang, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Batang Ratih Andrawina Suminar langsung tancap gas membangun komunikasi antarlembaga. Langkah awal ini ditandai dengan kunjungan silaturahmi ke Gedung DPRD Batang, Kabupaten Batang Senin (2482026).
Batang - Upaya memperkuat tata kelola Perhutanan Sosial yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Batang terus didorong melalui kolaborasi multipihak. Salah satunya melalui Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Integrated Area Development (IAD) yang mengusung tema Penyusunan Integrated Area Development (IAD) Kabupaten Batang dalam Mewujudkan Tata Kelola Perhutanan Sosial yang Inklusif bagi Pemberdayaan KUPS Perempuan", di Ruang Rapat Pagilaran Bapperida Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
Batang - Pelajar SMA Negeri 1 Bandar memulai Gelar Karya Projek Kokurikuler untuk kelas 10, setelah beberapa pekan mengikuti kegiatan pembelajaran. Mengusung tema Bhineka Tunggal Ika, gelar karya tersebut, menjadi ajang bagi siswa untuk mengekspresikan diri, melalui pertunjukan tari tradisional, lagu daerah, bazar makanan tradisional daerah, dan pop-up book budaya di halaman SMAN 1 Bandar, Kabupaten Batang, Senin (2482026).