“Posisi Luas Tambah Tanam ( LTT ) kita pada bulan Agustus masuk pada posisi kritis, sebab masuk dalam masa paceklik.” Kata Direktur Serealia Tanaman Pangan Kementrian Pertanian Ali Jamil dalam kunjungan di Batang yang bertempat di Makodim 0736 Batang Rabu malam, 9/8.
Pemerintah melalui kementraian pertanian bekerja sama dengan TNI memeilki target untuk LTT sebasar 1,2 juta Ha perbulan yang harus ada penananam padi, dan pada minggu yang lalu kita sudah melakukan kunjungan ke daerah di jawa tengah, dari hasillaporanya LTT di 24 kabupaten sudah mencapai 700.000 Ha.
“Namun hasil darikunjungan kita ke Karsidenan Banyumas dua Kabupaten yaitu Banyumas dan Purbalingga tanaman padi banyak terkena wereng coklat, Kami mengharapkan Kabupaten Batang bisa melebihi target dan berhasil over target.” Pinta Dirjen Kemntraian Pertanian Ali Jami.
Kabupaten Batang memiliki upaya khusus LTT sebanyak 6600 Ha dan untuk mensuksekan target kami harapkan ada berkoordinasi dengan seluruh stakeholder untuk mengoptimalkan penggunaan alat bantuan serta kerja sama yang baik lintas sektor.
“Jagung tolong diperhatikan sama seperti padi karena Batang penyumbang positif dari suksesnya Jawa Tengah, dan Jika dirasa masih kurang masalah traktor tolong ajukan saja pasti akan kami dukung.” Katanya.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Batang Megayani Thamrin mengatakan, LTT dari bulan April-Mei melebihi dari target lebih dari 100%, namaun di bulan Juni kita kebobolan tidak tercapai hanya sampai 85% dan bulan Juli sampai 84%.
“Untuk bulan Agustus sampai hari ini kita baru sampai 660 Ha, kalau secara hitung-hitungan kita memiliki potensi 6000 Ha, tetapi kemampuan kita hanya 50%nya, namun demikaian kita tetap bersemangat untuk memenuhi target tersebut.” Kata Megayani Tamrin.
Serangan wereng coklat yang terjadi di Kabupaten Batang mencapai 1300 Ha yang sekarang masih menyisahkan 50 Ha, kami harapkan dan mudah-mudahan tidak mengganggu pemenuhan target di Kabupaten Batang, namuan untuk menudukung itu semua tidaklepas dari dukungan semua pihak.
“Kendala kita kita masih kurang Pengamat Organisme Pengganggu Tanaman ( POPT ) dalam pengawasan LTT krena POPT merupakan ujung tombak dari pertanian, tetapi kita kami hanya ada 5 orang untuk mengawasi 15 kecamatan dengan PPL sejumlah 65 orang.
Kepala Staf Distrik Militer 0736/ Batang, Mayor Inf.Raji menyatakan kesiapanya untuk membantu pencapaian program Upaya Khusus (Upsus) yang berupaya membantu Kementerian Pertanian supaya target swasembada pangan terpenuhi khususnya di Kabupaten Batang. (Edo/McBatang)
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) menargetkan pembangunan Jembatan Kalibelo dapat selesai pada 2026. Saat ini, proyek tersebut masih dalam proses tender ulang setelah lelang sebelumnya belum menghasilkan penyedia yang memenuhi syarat.
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memberikan penghargaan kepada pelajar berprestasi dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang di Alun-Alun Batang, Kabupaten Batang, Kamis (842026).
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memprioritaskan penanganan banjir rob di wilayah pesisir barat sebagai bagian dari upaya perlindungan kawasan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Hal tersebut disampaikan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan saat ditemui di Rumah Dinas Bupati Batang, Kabupaten Batang, Rabu (842026).
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatat sejumlah capaian positif dalam momentum peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 tahun 2026. Hal tersebut disampaikan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan saat ditemui di Rumah Dinas Bupati Batang, Kabupaten Batang, Rabu (842026).
Batang - Di usia Ke-60, Kembalinya Kabupaten Batang dari Kabupaten Pekalongan, Wakil Ketua DPRD Batang Danang Aji Saputra mendukung terhadap kinerja Pemda dalam memberikan pelayanan di segala bidang. Mulai dari peningkatan perekonomian hingga upaya perbaikan infrastruktur yang terus dipercepat melalui kolaborasi bersama pemerintah pusat.