Kabupaten Batang Menjadi Percontohan Program Sayuran Masuk Sekolah

Sabtu, 05 Agustus 2017 Dwi Marendra Dibaca 1.818 kali Pertanian Perikanan Perkebunan Peternakan
Kabupaten Batang Menjadi Percontohan Program Sayuran Masuk Sekolah
Sejumlah Siswa diberikan pelatihan pembuatan kebun sekolah (5/8)

Bermula dari sebuah program yang pendanaannya dari sebuah lembaga bernama Asian Vegetable Research and Development Centre (AVRDC) Dari Taiwan  yang melakukan penelitian tentang sayuran di 6 negara termasuk Indonesia. Dari Kementerian Pertanian memilih Jawa Tengah, kemudian karena secara geografis memiliki lahan pertanian yang lebih baik, maka dipilihlah Kabupaten Batang sebagai Percontohan Program Sayuran Masuk Sekolah, dengan harapan supaya anak- anak lebih gemar mengkonsumsi sayuran. Hal tersebut disampaikan Rina Ningsih Penyuluh Pertanian untuk wilayah Kelurahan Kauman, di Kantor Balai Penyuluh Pertanian  Kecamatan/Kabupaten Batang, Jum’at (4/8).

Rina mengatakan, program ini ditujukan bagi siswa – siswa tingkat SD yang diberikan pelatihan pembuatan kebun sekolah dan setiap minggunya ada kelas khusus berkebun untuk siswa kelas IV dan V.

“Program ini sudah berjalan sejak tahun 2014 dan setelah dilakukan pemantau oleh AVRDC ternyata berdampak positif, anak – anak lebih menyukai sayuran dan mengetahui cara budidaya serta mengolah sayuran sendiri,” ucap Rina.

Menurutnya, kegiatan ini menumbuhkan wawasan tentang kesehatan bagi lingkungan pendidikan dan melatih siswa lebih gemar mengkonsumsi sayuran. Program Sayuran Masuk Sekolah dilaksanakan di 10 SD se Kabupaten Batang, namun karena ada peningkatan  jumlah siswa yang  mengkonsumsi sayuran maka jumlah sekolah pelaksana program tersebut ditambah 10. Sehingga saat ini total sekolah pelaksana Program Sayuran Masuk Sekolah ada 20 SD di Kabupaten Batang.

Ditemui di tempat yang berbeda Casono guru SD Kauman VII menyampaikan tidak lanjut dari Program Sayuran Masuk Sekolah ini, tiap SD akan mendapat bantuan sarana dan prasarana untuk berkebun dan setiap Sabtu pada minggu 1 dan 3 melaksanakan kegiatan berkebun yang diikuti para siswa.

“Harapannya kegiatan gemar menanam sayuran ini tidak hanya dilakukan di sekolah saja , tetapi bagi orangtua siswa juga ikut melakukan hal yang sama sehingga ada kerjasama antara pihak sekolah dan wali murid untuk menciptakan generasi yang gemar mengkonsumsi sayuran,” tegasnya.

Sementara itu menanggapi hal tersebut, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Batang Uni Kuslantasi Wihaji yang ditemui di Rumah Dinas Bupati, menyambut baik karena bisa menjadi bahan pembelajaran tentang kreativitas oleh guru kepada siswa.

“Kegiatan ini bisa dijadikan pembelajaran bisnis, cinta lingkungan, keindahan dan ketelatenan kepada siswa, karena tanaman butuh kelembutan dalam merawatnya, jika tanaman  dirawat dengan penuh cinta maka akan tumbuh dengan baik, karena tanaman,” tuturnya. (Heri / MC)


Berita Lainnya

PEXI Batang Membidik Emas Porprov hingga Asia PEXI Batang Membidik Emas Porprov hingga Asia
PEXI Batang Membidik Emas Porprov hingga Asia
Batang Musyawarah Kabupaten (Muskab) Persatuan Xiangqi Indonesia (PEXI) Kabupaten Batang sukses menelurkan nakhoda baru. Afif Rahman terpilih secara resmi untuk menduduki kursi ketua umum, menggantikan pejabat lama, Ali Sadikin.
23 Mei 2026 Jumadi 11
SMPN 4 Batang Gelar Budaya IV, Lestarikan Seni Tradisional Lewat Pagelaran Ketoprak SMPN 4 Batang Gelar Budaya IV, Lestarikan Seni Tradisional Lewat Pagelaran Ketoprak
SMPN 4 Batang Gelar Budaya IV, Lestarikan Seni Tradisional Lewat Pagelaran Ketoprak
Batang - SMP Negeri 4 Batang menggelar Gelar Budaya IV. Kegiatan tersebut menjadi panggung apresiasi seni sekaligus ujian akhir mata pelajaran seni budaya bagi siswa yang menampilkan pertunjukan ketoprak lengkap dengan iringan gamelan.
23 Mei 2026 Jumadi 269
Tampilkan Seni Ketoprak, SMP 4 Batang Bersiap Menuju Sekolah Budaya Tampilkan Seni Ketoprak, SMP 4 Batang Bersiap Menuju Sekolah Budaya
Tampilkan Seni Ketoprak, SMP 4 Batang Bersiap Menuju Sekolah Budaya
Batang - Ratusan pelajar SMP Negeri 4 Batang khususnya kelas 9, mengasah kemampuannya dalam berkesenian lewat even Gelar Budaya IV. Mengusung tema "Jejak Sejarah dan Legenda, Mewarisi Budaya Menguatkan Jati Diri Bangsa", para siswa menampilkan ketoprak lewat ragam cerita rakyat, sebagai upaya mewujudkan Sekolah Budaya.
23 Mei 2026 Jumadi 109
Potensi Sapi Perah Reban, Tingkatkan Ekonomi Lokal Potensi Sapi Perah Reban, Tingkatkan Ekonomi Lokal
Potensi Sapi Perah Reban, Tingkatkan Ekonomi Lokal
Batang - Pengembangan peternakan sapi perah di Kecamatan Reban, Kabupaten Batang, terus menunjukkan perkembangan positif. Desa Semampir menjadi salah satu wilayah yang aktif mengembangkan usaha sapi perah karena memiliki kondisi alam yang mendukung serta berpotensi meningkatkan perekonomian masyarakat desa.
23 Mei 2026 Jumadi 13
BPI Kenalkan Teknologi PLTU dan Pelestarian Lingkungan ke Pelajar SMPN 4 Batang BPI Kenalkan Teknologi PLTU dan Pelestarian Lingkungan ke Pelajar SMPN 4 Batang
BPI Kenalkan Teknologi PLTU dan Pelestarian Lingkungan ke Pelajar SMPN 4 Batang
Batang - PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) memberikan edukasi mengenai energi dan pelestarian lingkungan dalam kegiatan Gelar Budaya IV di halaman SMP Negeri 4 Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (2352026).
23 Mei 2026 Jumadi 91
Sale Pisang Bang Zae Wakili Produk Batang di Pameran IPB University Sale Pisang Bang Zae Wakili Produk Batang di Pameran IPB University
Sale Pisang Bang Zae Wakili Produk Batang di Pameran IPB University
Batang - Produk olahan khas Kabupaten Batang, Sale Pisang Bang Zae, mendapat kesempatan tampil dalam kegiatan Program Pengabdian kepada Masyarakat melalui Diseminasi dan Pameran Inovasi yang digelar Sekolah Vokasi IPB University di Paseban Sri Baduga, Balai Kota Bogor, Rabu (2052026).
22 Mei 2026 Jumadi 75