Kabupaten Batang Menjadi Percontohan Program Sayuran Masuk Sekolah

Sabtu, 05 Agustus 2017 Dwi Marendra Dibaca 1.852 kali Pertanian Perikanan Perkebunan Peternakan
Kabupaten Batang Menjadi Percontohan Program Sayuran Masuk Sekolah
Sejumlah Siswa diberikan pelatihan pembuatan kebun sekolah (5/8)

Bermula dari sebuah program yang pendanaannya dari sebuah lembaga bernama Asian Vegetable Research and Development Centre (AVRDC) Dari Taiwan  yang melakukan penelitian tentang sayuran di 6 negara termasuk Indonesia. Dari Kementerian Pertanian memilih Jawa Tengah, kemudian karena secara geografis memiliki lahan pertanian yang lebih baik, maka dipilihlah Kabupaten Batang sebagai Percontohan Program Sayuran Masuk Sekolah, dengan harapan supaya anak- anak lebih gemar mengkonsumsi sayuran. Hal tersebut disampaikan Rina Ningsih Penyuluh Pertanian untuk wilayah Kelurahan Kauman, di Kantor Balai Penyuluh Pertanian  Kecamatan/Kabupaten Batang, Jum’at (4/8).

Rina mengatakan, program ini ditujukan bagi siswa – siswa tingkat SD yang diberikan pelatihan pembuatan kebun sekolah dan setiap minggunya ada kelas khusus berkebun untuk siswa kelas IV dan V.

“Program ini sudah berjalan sejak tahun 2014 dan setelah dilakukan pemantau oleh AVRDC ternyata berdampak positif, anak – anak lebih menyukai sayuran dan mengetahui cara budidaya serta mengolah sayuran sendiri,” ucap Rina.

Menurutnya, kegiatan ini menumbuhkan wawasan tentang kesehatan bagi lingkungan pendidikan dan melatih siswa lebih gemar mengkonsumsi sayuran. Program Sayuran Masuk Sekolah dilaksanakan di 10 SD se Kabupaten Batang, namun karena ada peningkatan  jumlah siswa yang  mengkonsumsi sayuran maka jumlah sekolah pelaksana program tersebut ditambah 10. Sehingga saat ini total sekolah pelaksana Program Sayuran Masuk Sekolah ada 20 SD di Kabupaten Batang.

Ditemui di tempat yang berbeda Casono guru SD Kauman VII menyampaikan tidak lanjut dari Program Sayuran Masuk Sekolah ini, tiap SD akan mendapat bantuan sarana dan prasarana untuk berkebun dan setiap Sabtu pada minggu 1 dan 3 melaksanakan kegiatan berkebun yang diikuti para siswa.

“Harapannya kegiatan gemar menanam sayuran ini tidak hanya dilakukan di sekolah saja , tetapi bagi orangtua siswa juga ikut melakukan hal yang sama sehingga ada kerjasama antara pihak sekolah dan wali murid untuk menciptakan generasi yang gemar mengkonsumsi sayuran,” tegasnya.

Sementara itu menanggapi hal tersebut, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Batang Uni Kuslantasi Wihaji yang ditemui di Rumah Dinas Bupati, menyambut baik karena bisa menjadi bahan pembelajaran tentang kreativitas oleh guru kepada siswa.

“Kegiatan ini bisa dijadikan pembelajaran bisnis, cinta lingkungan, keindahan dan ketelatenan kepada siswa, karena tanaman butuh kelembutan dalam merawatnya, jika tanaman  dirawat dengan penuh cinta maka akan tumbuh dengan baik, karena tanaman,” tuturnya. (Heri / MC)


Berita Lainnya

Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Batang - Sebanyak 24 anak dari Kecamatan Subah dan sekitarnya mengikuti khitan massal gratis yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten  Batang dalam rangka memperingati HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Dinas Kesehatan Kabupaten Batang, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Dinas Sosial, dan Kecamatan Subah.
25 Ags 2026 Jumadi 64
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
Batang - DPRD Kabupaten Batang bersama Pemerintah Kabupaten Batang mulai membahas tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) prioritas dalam rapat paripurna di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 99
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Batang - Geliat investasi dan pesatnya kawasan industri di Kabupaten Batang tak cuma menuntut ekspansi ekonomi, tetapi juga kepastian hukum dan perlindungan alam. Menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Batang resmi menyerahkan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) krusial kepada DPRD dalam Rapat Paripurna di DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 154
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Batang - Sebagai pejabat baru di Kabupaten Batang, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Batang Ratih Andrawina Suminar langsung tancap gas membangun komunikasi antarlembaga. Langkah awal ini ditandai dengan kunjungan silaturahmi ke Gedung DPRD Batang, Kabupaten Batang Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 78
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
Batang - Upaya memperkuat tata kelola Perhutanan Sosial yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Batang terus didorong melalui kolaborasi multipihak. Salah satunya melalui Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Integrated Area Development (IAD) yang mengusung tema Penyusunan Integrated Area Development (IAD) Kabupaten Batang dalam Mewujudkan Tata Kelola Perhutanan Sosial yang Inklusif bagi Pemberdayaan KUPS Perempuan", di Ruang Rapat Pagilaran Bapperida Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 129
Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa
Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa
Batang - Pelajar SMA Negeri 1 Bandar memulai Gelar Karya Projek Kokurikuler untuk kelas 10, setelah beberapa pekan mengikuti kegiatan pembelajaran. Mengusung tema Bhineka Tunggal Ika, gelar karya tersebut, menjadi ajang bagi siswa untuk mengekspresikan diri, melalui pertunjukan tari tradisional, lagu daerah, bazar makanan tradisional daerah, dan pop-up book budaya di halaman SMAN 1 Bandar, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 143