Bupati Serius Garap Batang Sebagai Republik Jeruk

Jumat, 12 Juli 2019 Jumadi Dibaca 1.027 kali Pertanian Perikanan Perkebunan Peternakan
Bupati Serius Garap Batang Sebagai Republik Jeruk

Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melanjutkan kembali kerjasama dengan Balitjestro (Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika) yang beralamatkan di Malang Jawa Timur. 

Hal ini ditegaskan Bupati Batang Wihaji saat menerima audiensi jajaran peneliti dari Balitjestro di ruang Abirawa Kantor Bupati Batang, Jumat (12/7/2019). 

Sebelumnya di tahun 2018, Pemkab Batang menerima bantuan bibit secara gratis dari Balitjestro sebanyak 35 ribu bibit. Bibit ini diberikan kepada petani yang tersebar di 14 kecamatan. 

"Ada luasan lahan 70 hektar dan 7 varitas yang ditanam, tetapi yang lebih dominan yang cocok dengan kultur tanah di Batang yakni varietas buah jeruk Siam, Pontianak, Keprok RGL dan Keprok Trigas," jelas Peneliti Balitjestro Susi Wuryantini. 

Usia tanaman jeruk saat ini sudah rata - rata sudah 14 bulan, lanjutnya, dan satu tahun lagi memasuki masa panen raya perdana, namun 2020 pendanaan yang ditanggung Balitjestro di alihkan ke daerah lain. 

"Oleh karena itu, saya harap ada pendanaan pendampingan dari Pemkab Batang untuk melanjutkan sampai pasca panen raya," pintanya.

Ia menyampaikan, jika melihat dari tanamannya sudah tumbuh dengan baik dan sangat potensi sekali Kabupaten Batang menjadi sentra penghasil buah jeruk. 

"Kalau melihat konsumsi buah jeruk di Indonesia angkanya cukup tinggi, beberapa tahun ini lebih banyak jeruk lokal yang mendominasi di pasar maupun supermarket, walaupun masih banyak jeruk impor, sehingga kebutuhan masyarakat dalam mengkonsumsi buah jeruk belum sepenuhnya terpenuhi," jelasnya.

Susi juga menjelaskan bahwa buah jeruk memiliki nilai ekonomis yang menjanjikan. Karena dari hitungan kami kalau pemeliharaannya bagus di panen kedua modal sudah kembali dan bahkan sudah mendapatkan untung. 

"Untuk panen ketiga, keempat dan seterusnya tinggal mengambil untung. Padahal tanaman jeruk sampai berusia 30 tahun masih bisa berbuah dengan bagus," terangnya. 

Bupati Batang Wihaji sangat mengapresiasi tawaran lanjutan kerjasama, hal ini sesuai dengan program Pemkab Batang yang semangatnya untuk pengembangan agrowisata dan menciptakan 1. 000 usaha baru. 

"Memang kita bercita - cita Batang menjadi Republik Jeruk guna mendukung tahun kunjungan wisata 2022 sebagai surganya Asia atau Heaven Of Asia, maka Pemkab harus serius dalam melakukan pendampingan terhadap petani jeruk," jelasnya.

Oleh karena itu, lanjutnya, masyarakat memerlukan success history saat panen, agar memancing masyarakat untuk mencontohnya, sehingga tumbuh wirausaha baru. 

"Kita serius dari anggaran yang diajukan yaitu sebesar Rp330juta akan kita support anggaranya, karena berdampak luas untuk kesejahteraan petani dan masyarakat sekitarnya," ujarnya.

Bupati juga beraharap kepada Baletjistro untuk membantu dalam pemasarannya, jangan sampai ketika panen raya petani jeruk susah dalam marketnya. (Humas Batang, Jateng/Edo)


Berita Lainnya

PEXI Batang Membidik Emas Porprov hingga Asia PEXI Batang Membidik Emas Porprov hingga Asia
PEXI Batang Membidik Emas Porprov hingga Asia
Batang Musyawarah Kabupaten (Muskab) Persatuan Xiangqi Indonesia (PEXI) Kabupaten Batang sukses menelurkan nakhoda baru. Afif Rahman terpilih secara resmi untuk menduduki kursi ketua umum, menggantikan pejabat lama, Ali Sadikin.
23 Mei 2026 Jumadi 19
SMPN 4 Batang Gelar Budaya IV, Lestarikan Seni Tradisional Lewat Pagelaran Ketoprak SMPN 4 Batang Gelar Budaya IV, Lestarikan Seni Tradisional Lewat Pagelaran Ketoprak
SMPN 4 Batang Gelar Budaya IV, Lestarikan Seni Tradisional Lewat Pagelaran Ketoprak
Batang - SMP Negeri 4 Batang menggelar Gelar Budaya IV. Kegiatan tersebut menjadi panggung apresiasi seni sekaligus ujian akhir mata pelajaran seni budaya bagi siswa yang menampilkan pertunjukan ketoprak lengkap dengan iringan gamelan.
23 Mei 2026 Jumadi 279
Tampilkan Seni Ketoprak, SMP 4 Batang Bersiap Menuju Sekolah Budaya Tampilkan Seni Ketoprak, SMP 4 Batang Bersiap Menuju Sekolah Budaya
Tampilkan Seni Ketoprak, SMP 4 Batang Bersiap Menuju Sekolah Budaya
Batang - Ratusan pelajar SMP Negeri 4 Batang khususnya kelas 9, mengasah kemampuannya dalam berkesenian lewat even Gelar Budaya IV. Mengusung tema "Jejak Sejarah dan Legenda, Mewarisi Budaya Menguatkan Jati Diri Bangsa", para siswa menampilkan ketoprak lewat ragam cerita rakyat, sebagai upaya mewujudkan Sekolah Budaya.
23 Mei 2026 Jumadi 113
Potensi Sapi Perah Reban, Tingkatkan Ekonomi Lokal Potensi Sapi Perah Reban, Tingkatkan Ekonomi Lokal
Potensi Sapi Perah Reban, Tingkatkan Ekonomi Lokal
Batang - Pengembangan peternakan sapi perah di Kecamatan Reban, Kabupaten Batang, terus menunjukkan perkembangan positif. Desa Semampir menjadi salah satu wilayah yang aktif mengembangkan usaha sapi perah karena memiliki kondisi alam yang mendukung serta berpotensi meningkatkan perekonomian masyarakat desa.
23 Mei 2026 Jumadi 23
BPI Kenalkan Teknologi PLTU dan Pelestarian Lingkungan ke Pelajar SMPN 4 Batang BPI Kenalkan Teknologi PLTU dan Pelestarian Lingkungan ke Pelajar SMPN 4 Batang
BPI Kenalkan Teknologi PLTU dan Pelestarian Lingkungan ke Pelajar SMPN 4 Batang
Batang - PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) memberikan edukasi mengenai energi dan pelestarian lingkungan dalam kegiatan Gelar Budaya IV di halaman SMP Negeri 4 Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (2352026).
23 Mei 2026 Jumadi 100
Sale Pisang Bang Zae Wakili Produk Batang di Pameran IPB University Sale Pisang Bang Zae Wakili Produk Batang di Pameran IPB University
Sale Pisang Bang Zae Wakili Produk Batang di Pameran IPB University
Batang - Produk olahan khas Kabupaten Batang, Sale Pisang Bang Zae, mendapat kesempatan tampil dalam kegiatan Program Pengabdian kepada Masyarakat melalui Diseminasi dan Pameran Inovasi yang digelar Sekolah Vokasi IPB University di Paseban Sri Baduga, Balai Kota Bogor, Rabu (2052026).
22 Mei 2026 Jumadi 78