Wow! Batang Jadi Magnet Investasi Jateng, 2.933 Tenaga Kerja Terserap

Senin, 04 Mei 2026 Jumadi Dibaca 45 kali Ekonomi
Wow! Batang Jadi Magnet Investasi Jateng, 2.933 Tenaga Kerja Terserap
Kepala DPMPTSP Kabupaten Batang Batang Margo Santosa mengungkapkan, Batang Jadi Magnet Investasi Jateng, 2.933 Tenaga Kerja Terserap.
Batang - Kabupaten Batang sukses mengawali tahun 2026 dengan catatan gemilang. Tak tanggung-tanggung, kali ini berhasil menduduki peringkat pertama realisasi investasi di Jawa Tengah pada Triwulan I, melampaui kota-kota besar lainnya.

Batang - Kabupaten Batang sukses mengawali tahun 2026 dengan catatan gemilang. Tak tanggung-tanggung, kali ini berhasil menduduki peringkat pertama realisasi investasi di Jawa Tengah pada Triwulan I, melampaui kota-kota besar lainnya.

Berdasarkan data yang dirilis, total investasi yang masuk ke Batang menyentuh angka Rp3,88 triliun. Angka fantastis ini didominasi oleh Penanaman Modal Asing (PMA) yang mencapai Rp3,68 triliun, disusul Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp202,6 miliar.

Kepala DPMPTSP Batang Margo Santosa mengungkapkan, bahwa prestasi ini menempatkan Batang di posisi teratas mengungguli tetangga terdekatnya.

“Capaian ini menempatkan Kabupaten Batang pada posisi ke-1 di Jawa Tengah, yang diikuti Kabupaten Kendal di posisi ke-2 dengan capaian Rp3,6 triliun dan Kota Semarang di posisi ke-3 dengan capaian Rp3 triliun,” katanya saat ditemui di Kantornya, Senin (4/5/2026).

Melonjaknya angka investasi ini didorong oleh lima sektor utama. Sektor listrik, gas, dan air masih menjadi primadona dengan kontribusi sebesar Rp1,6 triliun. Posisi berikutnya ditempati oleh industri padat teknologi dan manufaktur, yakni:

* Industri Mesin & Elektronik: Rp857,5 miliar.

* Industri Tekstil: Rp561,3 miliar.

* Industri Kimia & Farmasi: Rp221,2 miliar.

* Industri lainnya: Rp202 miliar.

“Investasi bukan sekadar angka di atas kertas. Masuknya modal besar ini berdampak langsung pada geliat ekonomi masyarakat lokal melalui penyerapan tenaga kerja. Tercatat, sebanyak 2.933 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) baru berhasil terserap pada periode ini,” jelasnya.

Menariknya, meski sektor listrik menyumbang nilai investasi terbesar, sektor industri kayu justru menjadi pahlawan dalam urusan menciptakan lapangan kerja.

“Sektor yang menyerap tenaga kerja baru pada Triwulan I adalah industri kayu, yang menyerap sebanyak 972 tenaga kerja, diikuti Industri lainnya 678 tenaga kerja, dan industri tekstil 524 tenaga kerja,” pungkasnya.

Dengan performa impresif di awal tahun ini, Kabupaten Batang semakin memperkuat posisinya sebagai destinasi investasi utama di Jawa Tengah, sekaligus menjadi mesin penggerak ekonomi yang nyata bagi warganya. (MC Batang, Jateng/Edo/Siska)

Berita Lainnya

Komunitas Sungai Watch Singgah di Batang Untuk Edukasi Bersihkan Sungai Komunitas Sungai Watch Singgah di Batang Untuk Edukasi Bersihkan Sungai
Komunitas Sungai Watch Singgah di Batang Untuk Edukasi Bersihkan Sungai
Batang - Komunitas lingkungan Sungai Watch melanjutkan misi perjalanan sejauh 1.200 kilometer untuk membersihkan sungai-sungai di Indonesia. Tim Sungai Watch tiba di wilayah Kabupaten Batang dan beristirahat di Kantor Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, Senin (452026) malam.
04 Mei 2026 Jumadi 34
Upacara Hardiknas 2026, Bupati Batang Tekankan Penguatan Karakter dan Kualitas Pendidikan Upacara Hardiknas 2026, Bupati Batang Tekankan Penguatan Karakter dan Kualitas Pendidikan
Upacara Hardiknas 2026, Bupati Batang Tekankan Penguatan Karakter dan Kualitas Pendidikan
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menggelar upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di halaman Pendopo Kabupaten Batang, Senin (452026).
04 Mei 2026 Jumadi 95
Bupati Batang Minta, Para Kades Tekan Angka Putus Sekolah Bupati Batang Minta, Para Kades Tekan Angka Putus Sekolah
Bupati Batang Minta, Para Kades Tekan Angka Putus Sekolah
Batang Pendidikan di Kabupaten Batang tengah menghadapi tantangan serius. Berdasarkan data Dapodik per 27 April 2026, ribuan anak di wilayah ini tercatat tidak lagi mengenyam bangku sekolah. Tercatat ada 551 siswa SD, 1.400 siswa SMP, serta 1.145 siswa SMASMK yang menyandang status Drop Out (DO).
04 Mei 2026 Jumadi 57
Peringatan May Day 2026, Kebutuhan Tenaga Kerja Capai 5.800 Orang di Batang Peringatan May Day 2026, Kebutuhan Tenaga Kerja Capai 5.800 Orang di Batang
Peringatan May Day 2026, Kebutuhan Tenaga Kerja Capai 5.800 Orang di Batang
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) menggelar pertemuan bersama perusahaan dan serikat pekerja dalam rangka Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di halaman Kantor Disnaker Batang, Kabupaten Batang, Senin (452026).
04 Mei 2026 Jumadi 84
Hari Buruh 2026, BPJS Ketenagakerjaan Batang Ingatkan Pentingnya Jaminan bagi Pekerja Rentan Hari Buruh 2026, BPJS Ketenagakerjaan Batang Ingatkan Pentingnya Jaminan bagi Pekerja Rentan
Hari Buruh 2026, BPJS Ketenagakerjaan Batang Ingatkan Pentingnya Jaminan bagi Pekerja Rentan
Batang - Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Kabupaten Batang, tidak sekadar seremoni. BPJS Ketenagakerjaan cabang Batang justru memanfaatkan momentum ini untuk menegaskan pentingnya perlindungan jaminan sosial bagi pekerja, terutama sektor informal yang masih rentan.
04 Mei 2026 Jumadi 95
Pemkab Batang Dorong Akses Pekerja Difabel Dalam Peringatan May Day 2026 Pemkab Batang Dorong Akses Pekerja Difabel Dalam Peringatan May Day 2026
Pemkab Batang Dorong Akses Pekerja Difabel Dalam Peringatan May Day 2026
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan pekerja sekaligus membuka akses kerja yang lebih luas bagi kelompok difabel dalam peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di halaman Kantor Disnaker Batang, Kabupaten Batang, Senin (452026).
04 Mei 2026 Jumadi 52