Batang - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Batang menargetkan pekerjaan penambalan atau patching jalan di sejumlah ruas wilayah Kabupaten Batang selesai paling lambat H-10 sebelum Lebaran 2026.
Batang - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Batang menargetkan pekerjaan penambalan atau patching jalan di sejumlah ruas wilayah Kabupaten Batang selesai paling lambat H-10 sebelum Lebaran 2026.
Upaya ini dilakukan
untuk memastikan kenyamanan dan keselamatan masyarakat, khususnya pemudik yang
melintas di wilayah Batang.
Kepala DPUPR Batang
Endro Suryono mengatakan, secara umum proses perbaikan jalan saat ini terus
berjalan meski sempat menghadapi kendala cuaca di beberapa lokasi.
“Komitmen kita
sebenarnya sama seperti yang sudah disampaikan sebelumnya, bahwa H-10 itu sudah
selesai,†katanya saat ditemui di Kantor DPUPR Batang, Kabupaten Batang, Rabu
(11/3/2026).
Namun memang ada
beberapa yang harus diperbaiki kembali karena kendala seperti cuaca dan hal
teknis lain, tetapi pengerjaan tetap berjalan. Untuk wilayah unit pelaksana
teknis daerah (UPTD) seperti Subah, Limpung, Bawang, dan Bandar, progres
penambalan jalan saat ini sudah mencapai sekitar 98 persen.
“Sementara itu, untuk
wilayah Kecamatan Batang, pengerjaan masih terus berlangsung karena jumlah ruas
jalan yang diperbaiki cukup banyak dan berada di kawasan dalam kota,†jelasnya.
Untuk khusus di
Kecamatan Batang memang masih proses karena ruasnya cukup banyak dan setelah
ditambal ada yang rusak kembali. Tetapi kami berkomitmen sebelum Lebaran,
setidaknya H-5 atau H-3, penambalan jalan yang berlubang bisa diselesaikan
sehingga kondisinya sangat minim lubang.
Ia juga menyebutkan
sejumlah ruas jalan di wilayah Kota Batang yang telah dilakukan penambalan di
antaranya Jalan S. Parman, Suprapto, M.T. Haryono, Sultan Agung, Sidorjo, Lepo,
Banjaran, Sawahjoho, Jalan Kecamatan, Kaka Usman, A. Yani, Kiai Sampong,
Wirosari, Sambong, Jalan Kramat, Ngampuro, hingga Bandansari.
“Selain itu, pengerjaan
juga akan dilanjutkan pada ruas Jalan Sindoro dan Jalan Tentara Pelajar.
Menurutnya, seluruh ruas jalan yang mengalami kerusakan atau berlubang di
kawasan perkotaan akan menjadi prioritas penanganan,†terangnya.
Semua ruas di dalam
kota yang terdapat lubang akan kita tangani. Termasuk jalan-jalan lain seperti
Jalan R.E. Martadinata juga tetap menjadi bagian dari penanganan. Ia juga
mengajak masyarakat untuk turut berpartisipasi dengan melaporkan kondisi jalan
yang rusak kepada DPUPR Batang.
“Jika masyarakat
menemukan jalan berlubang atau kerusakan jalan lainnya, silakan difoto dan
dikirim melalui media sosial Instagram DPUPR Kabupaten Batang agar bisa segera
kami tindak lanjuti,†ujar dia. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)