Manfaatkan Gawai, Pelajar SMK PGRI Produksi Konten Edukatif Islami

Selasa, 10 Maret 2026 Jumadi Dibaca 260 kali Kegiatan Keagamaan
Manfaatkan Gawai, Pelajar SMK PGRI Produksi Konten Edukatif Islami
Sejumlah pelajar SMK PGRI Batang, membuat konten Islami dalam momentum Ramadan.
Batang - Kegiatan keagamaan selama Ramadan menjadi hal rutin yang digelar untuk mengoptimalkan waktu selama menjalankan ibadah puasa di hampir seluruh sekolah. Namun berbeda dengan SMK PGRI Batang yang lebih memilih tema pemanfaatan teknologi informasi untuk edukasi seputar Ramadan, dalam kegiatan pesantren kilat selama beberapa hari.

Batang - Kegiatan keagamaan selama Ramadan menjadi hal rutin yang digelar untuk mengoptimalkan waktu selama menjalankan ibadah puasa di hampir seluruh sekolah. Namun berbeda dengan SMK PGRI Batang yang lebih memilih tema pemanfaatan teknologi informasi untuk edukasi seputar Ramadan, dalam kegiatan pesantren kilat selama beberapa hari.

Kegiatan tersebut merupakan perdana, namun justru menarik minat dan antusias anak didik, karena teknologi informasi khususnya platform tik tok, Instagram dan lainnya sudah menjadi aplikasi yang dekat dengan keseharian mereka.

Waka Kesiswaan SMK PGRI Batang Astika Rahmi Diah Utami sengaja mengarahkan anak didiknya untuk berlatih membuat konten edukatif Islami.

“Tujuannya agar selaras dengan kebiasaan gen z yang kerap kali memanfaatkan untuk berselancar di dunia maya, namun kali ini diarahkan lebih edukatif dan islami,” katanya, saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (10/3/2026).

Tema kontennya anak dibebaskan untuk menentukan sesuai dengan momentum Ramadan. Tapi bagi mereka yang sedikit mengalami kesulitan, kami arahkan untuk membuat konten ajakan positif, misal ajakan "anti mokel" yang sekarang lagi tren di dunia maya, ajakan beribadah  atau banyak tema lainnya.

“Dipilihnya, tema konten digital Islami karena sejalan dengan materi pembelajaran siswa, jurusan bisnis digital, agar seluruhnya mampu memanfaatkan teknologi informasi secara tepat guna,” jelasnya.

Kalau dikaitkan dengan dunia kerja, sisi positifnya ketika anak diminta perusahaan memproduksi konten islami sudah terbiasa dan mampu memenuhi permintaan konsumen.

Salah satu wali kelas, Muhammad Khotibul Umam membenarkan, selama Ramadan siswa dilatih pembiasaan dalam memproduksi konten islami. Hal ini akan berdampak positif bagi kemampuan komunikasi ketika terjun ke dunia kerja khususnya pemasaran.

“Selain kemampuan komunikasi yang baik, di sisi kecakapan pemanfaatan teknologi informasi pun bisa diketahui sejauh mana kemajuannya. Apalagi gen z sangat dekat dengan teknologi informasi, jadi pesan keagamaan yang singkat jauh lebih mengena di benak dan hati mereka,” ungkapnya.

Sementara itu, Sifa dan Natalia mengaku baru pertama kali membuat konten edukatif Islami, meski sedikit repot namun keduanya berupaya memberikan pesan moral kepada warganet.

“Bikinnya konten ajakan untuk berbuat hal positif, misalnya solat, tidak menggunjing teman saat puasa dan lainnya,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

BPI Kenalkan Teknologi PLTU dan Pelestarian Lingkungan ke Pelajar SMPN 4 Batang BPI Kenalkan Teknologi PLTU dan Pelestarian Lingkungan ke Pelajar SMPN 4 Batang
BPI Kenalkan Teknologi PLTU dan Pelestarian Lingkungan ke Pelajar SMPN 4 Batang
Batang - PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) memberikan edukasi mengenai energi dan pelestarian lingkungan dalam kegiatan Gelar Budaya IV di halaman SMP Negeri 4 Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (2352026).
23 Mei 2026 Jumadi 83
SMPN 4 Batang Gelar Budaya IV, Lestarikan Seni Tradisional Lewat Pagelaran Ketoprak SMPN 4 Batang Gelar Budaya IV, Lestarikan Seni Tradisional Lewat Pagelaran Ketoprak
SMPN 4 Batang Gelar Budaya IV, Lestarikan Seni Tradisional Lewat Pagelaran Ketoprak
Batang - SMP Negeri 4 Batang menggelar Gelar Budaya IV. Kegiatan tersebut menjadi panggung apresiasi seni sekaligus ujian akhir mata pelajaran seni budaya bagi siswa yang menampilkan pertunjukan ketoprak lengkap dengan iringan gamelan.
23 Mei 2026 Jumadi 257
Tampilkan Seni Ketoprak, SMP 4 Batang Bersiap Menuju Sekolah Budaya Tampilkan Seni Ketoprak, SMP 4 Batang Bersiap Menuju Sekolah Budaya
Tampilkan Seni Ketoprak, SMP 4 Batang Bersiap Menuju Sekolah Budaya
Batang - Ratusan pelajar SMP Negeri 4 Batang khususnya kelas 9, mengasah kemampuannya dalam berkesenian lewat even Gelar Budaya IV. Mengusung tema "Jejak Sejarah dan Legenda, Mewarisi Budaya Menguatkan Jati Diri Bangsa", para siswa menampilkan ketoprak lewat ragam cerita rakyat, sebagai upaya mewujudkan Sekolah Budaya.
23 Mei 2026 Jumadi 103
Waspada Hantavirus, Warga Binaan Lapas Batang Jalani Cek Kesehatan Gratis Waspada Hantavirus, Warga Binaan Lapas Batang Jalani Cek Kesehatan Gratis
Waspada Hantavirus, Warga Binaan Lapas Batang Jalani Cek Kesehatan Gratis
Batang - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Batang terus berkomitmen menjaga kondisi kesehatan warga binaan melalui langkah preventif dan deteksi dini. Lapas Batang memastikannya dengan menggelar kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) serta Penyuluhan Penyakit Hantavirus dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
22 Mei 2026 Jumadi 135
Bangun Jejaring Nasional, KUPS Perempuan Batang ikuti Seminar Internasional Bangun Jejaring Nasional, KUPS Perempuan Batang ikuti Seminar Internasional
Bangun Jejaring Nasional, KUPS Perempuan Batang ikuti Seminar Internasional
Batang - IPB University menjadi ruang pertemuan penting bagi pelaku perhutanan sosial, akademisi, dan komunitas masyarakat dalam kegiatan International Conference and Writing Workshop: Autonomous Social Sciences and Alternative Development yang berlangsung pada 2123 Mei 2026. Dalam kegiatan tersebut, KUPS Perempuan Kabupaten Batang turut ambil bagian melalui pameran produk wanatani dan hasil bumi unggulan daerah.
22 Mei 2026 Jumadi 64
Bupati Batang Tegaskan Persibat Harus Naik Liga 3 Bupati Batang Tegaskan Persibat Harus Naik Liga 3
Bupati Batang Tegaskan Persibat Harus Naik Liga 3
Batang - Bagi masyarakat Kabupaten Batang, Persatuan Sepak Bola Batang (Persibat) bukan sekadar klub sepak bola yang bertanding di lapangan hijau. Lebih dari itu, tim berjuluk Laskar Alas Roban ini adalah sebuah identitas kultural yang memuat kebanggaan dan harga diri daerah yang harus terus dijaga eksistensinya.
22 Mei 2026 Jumadi 143