Suntikan Dana Rp7 Miliar dari Provinsi Perkuat Jaringan Irigasi di Tersono dan Bandar

Selasa, 10 Maret 2026 Jumadi Dibaca 333 kali Pembangunan Infrastruktur
Suntikan Dana Rp7 Miliar dari Provinsi Perkuat Jaringan Irigasi di Tersono dan Bandar
Kepala DPUPR Batang Endro Suryono menyampaiakn, bahwa Suntikan Dana Rp7 Miliar dari Provinsi Perkuat Jaringan Irigasi di Tersono dan Bandar.
Batang Upaya memperkuat sektor pertanian di Kabupaten Batang terus dipacu. Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), pemerintah daerah telah menyiapkan langkah strategis untuk memastikan pasokan air ke lahan persawahan tetap terjaga demi mendukung program ketahanan pangan nasional.

Batang Upaya memperkuat sektor pertanian di Kabupaten Batang terus dipacu. Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), pemerintah daerah telah menyiapkan langkah strategis untuk memastikan pasokan air ke lahan persawahan tetap terjaga demi mendukung program ketahanan pangan nasional.

Kepala DPUPR Batang Endro Suryono mengungkapkan, bahwa tahun ini pihaknya mengelola belasan paket pekerjaan irigasi yang bersumber dari dana daerah maupun provinsi.

“Mendukung ketahanan pangan, alhamdulillah kalau di Batang saat ini kita ada 18 kegiatan yang dari APBD. Insyaallah nanti habis Lebaran kita sudah mulai untuk bisa proses Ijin Penetapan Lokasi (IPL) dan kontrak. Semoga April sudah mulai jalan,” katanya saat ditemui di Kantornya, Selasa (10/3/2026).

Selain mengandalkan APBD, sektor pengairan di Batang juga mendapat "angin segar" berupa bantuan keuangan (Bankeu) dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Nilainya tergolong signifikan, mencapai Rp7 miliar yang dialokasikan untuk dua titik krusial.

Endro merinci, bantuan tersebut akan difokuskan pada wilayah Kecamatan Tersono dan Bandar. Di Tersono, terdapat proyek senilai Rp6 miliar untuk pembangunan bangunan pengambil atau pengarah air.

“Sementara di Dukuh Bliwati, Kecamatan Bandar, dialokasikan Rp1 miliar untuk rehabilitasi bendung. Artinya memang konsen bareng-bareng pemerintah daerah dan provinsi ini adalah untuk ketahanan pangan. Output-nya terbangun seluruh irigasi dan outcome-nya moga-moga bisa menambah pendapatan petani,” jelasnya.

Meski anggaran APBD untuk 18 paket tersebut bervariasi antara Rp300 juta hingga Rp400 juta per titik, Endro memastikan setiap pengerjaan akan disesuaikan dengan kebutuhan teknis di lapangan, mulai dari perbaikan saluran hingga bangunan pengambil air.

“Terkait progres saat ini, seluruh perencanaan untuk 18 paket APBD tersebut dinyatakan telah rampung. Pihak DPUPR kini tengah merampungkan proses administrasi agar pengerjaan fisik bisa segera dimulai setelah hari raya,” terangnya.

Sementara untuk proyek yang bersumber dari Bankeu, koordinasi dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) terus dikebut.

“Harapan kami, bantuan keuangan yang 6 miliar dan 1 miliar tadi itu dilaksanakan paling lambat di bulan Mei. Target kita semua kegiatan fisik, baik di jalan, pengairan, sanitasi, hingga tata ruang, di bulan Oktober sudah selesai semua,” pungkasnya.

Melalui revitalisasi ini, pemerintah berharap infrastruktur pengairan yang sehat akan berbanding lurus dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat tani di Kabupaten Batang. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Proyek Berkualitas Harga Mati, DPUPR Batang Minta Pengawas Tak Boleh Merangkap Proyek Berkualitas Harga Mati, DPUPR Batang Minta Pengawas Tak Boleh Merangkap
Proyek Berkualitas Harga Mati, DPUPR Batang Minta Pengawas Tak Boleh Merangkap
Batang - Kualitas proyek infrastruktur yang kokoh tidak hanya lahir dari material yang bagus, melainkan juga dari pengawasan yang ketat di lapangan. Demi menjaga komitmen tersebut, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Batang memperketat aturan main bagi para konsultan pengawas.
10 Jul 2026 Jumadi 30
MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot
MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot
Batang -  Tiga pekan libur sekolah, ternyata berdampak pada penurunan harga ayam potong dan telur ayam negeri yang siginifikan. Sebagian besar pedagang menyambut positif karena selama libur sekolah yang disertai liburnya program Makan Bergizi Gratis (MBG), turut diikuti pula dengan turunnya harga kebutuhan pokok seperti ayam dan telur.
10 Jul 2026 Jumadi 54
Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal
Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal
Batang Pemerintah Kabupaten Batang terus memperkuat tata kelola ketenagakerjaan di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) melalui kebijakan yang mendorong penyerapan tenaga kerja lokal sekaligus memastikan proses rekrutmen berlangsung transparan dan akuntabel.
10 Jul 2026 Jumadi 32
SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun
SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun
Batang - Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE26) di Kabupaten Batang menghadirkan kisah menarik. Saat melakukan pendataan di Desa Ketanggan, Kecamatan Gringsing, petugas Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Batang menemukan seorang warga lanjut usia bernama Supiyah yang telah berusia 100 tahun 1 bulan 19 hari dan masih menjalani aktivitas sehari-hari dengan mandiri.
10 Jul 2026 Jumadi 101
Bupati Batang Tetapkan Wisata Prioritas Untuk Program 2027 Bupati Batang Tetapkan Wisata Prioritas Untuk Program 2027
Bupati Batang Tetapkan Wisata Prioritas Untuk Program 2027
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menetapkan pengembangan sektor pariwisata sebagai salah satu prioritas pembangunan pada tahun 2027. Sejumlah destinasi unggulan akan dikembangkan secara bertahap untuk meningkatkan daya tarik wisata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
10 Jul 2026 Jumadi 28
Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi
Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menetapkan sektor pariwisata sebagai salah satu fokus utama dalam penyusunan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah melalui pengembangan destinasi wisata yang berkelanjutan.
10 Jul 2026 Jumadi 32