Suntikan Dana Rp7 Miliar dari Provinsi Perkuat Jaringan Irigasi di Tersono dan Bandar

Selasa, 10 Maret 2026 Jumadi Dibaca 357 kali Pembangunan Infrastruktur
Suntikan Dana Rp7 Miliar dari Provinsi Perkuat Jaringan Irigasi di Tersono dan Bandar
Kepala DPUPR Batang Endro Suryono menyampaiakn, bahwa Suntikan Dana Rp7 Miliar dari Provinsi Perkuat Jaringan Irigasi di Tersono dan Bandar.
Batang Upaya memperkuat sektor pertanian di Kabupaten Batang terus dipacu. Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), pemerintah daerah telah menyiapkan langkah strategis untuk memastikan pasokan air ke lahan persawahan tetap terjaga demi mendukung program ketahanan pangan nasional.

Batang Upaya memperkuat sektor pertanian di Kabupaten Batang terus dipacu. Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), pemerintah daerah telah menyiapkan langkah strategis untuk memastikan pasokan air ke lahan persawahan tetap terjaga demi mendukung program ketahanan pangan nasional.

Kepala DPUPR Batang Endro Suryono mengungkapkan, bahwa tahun ini pihaknya mengelola belasan paket pekerjaan irigasi yang bersumber dari dana daerah maupun provinsi.

“Mendukung ketahanan pangan, alhamdulillah kalau di Batang saat ini kita ada 18 kegiatan yang dari APBD. Insyaallah nanti habis Lebaran kita sudah mulai untuk bisa proses Ijin Penetapan Lokasi (IPL) dan kontrak. Semoga April sudah mulai jalan,” katanya saat ditemui di Kantornya, Selasa (10/3/2026).

Selain mengandalkan APBD, sektor pengairan di Batang juga mendapat "angin segar" berupa bantuan keuangan (Bankeu) dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Nilainya tergolong signifikan, mencapai Rp7 miliar yang dialokasikan untuk dua titik krusial.

Endro merinci, bantuan tersebut akan difokuskan pada wilayah Kecamatan Tersono dan Bandar. Di Tersono, terdapat proyek senilai Rp6 miliar untuk pembangunan bangunan pengambil atau pengarah air.

“Sementara di Dukuh Bliwati, Kecamatan Bandar, dialokasikan Rp1 miliar untuk rehabilitasi bendung. Artinya memang konsen bareng-bareng pemerintah daerah dan provinsi ini adalah untuk ketahanan pangan. Output-nya terbangun seluruh irigasi dan outcome-nya moga-moga bisa menambah pendapatan petani,” jelasnya.

Meski anggaran APBD untuk 18 paket tersebut bervariasi antara Rp300 juta hingga Rp400 juta per titik, Endro memastikan setiap pengerjaan akan disesuaikan dengan kebutuhan teknis di lapangan, mulai dari perbaikan saluran hingga bangunan pengambil air.

“Terkait progres saat ini, seluruh perencanaan untuk 18 paket APBD tersebut dinyatakan telah rampung. Pihak DPUPR kini tengah merampungkan proses administrasi agar pengerjaan fisik bisa segera dimulai setelah hari raya,” terangnya.

Sementara untuk proyek yang bersumber dari Bankeu, koordinasi dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) terus dikebut.

“Harapan kami, bantuan keuangan yang 6 miliar dan 1 miliar tadi itu dilaksanakan paling lambat di bulan Mei. Target kita semua kegiatan fisik, baik di jalan, pengairan, sanitasi, hingga tata ruang, di bulan Oktober sudah selesai semua,” pungkasnya.

Melalui revitalisasi ini, pemerintah berharap infrastruktur pengairan yang sehat akan berbanding lurus dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat tani di Kabupaten Batang. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Wabup Batang Pastikan Kebutuhan Petani Tetap Diprioritaskan Wabup Batang Pastikan Kebutuhan Petani Tetap Diprioritaskan
Wabup Batang Pastikan Kebutuhan Petani Tetap Diprioritaskan
Batang Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Batang menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian pandangan fraksi terhadap tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) di Ruang DPRD Batang, Kabupaten Batang, Kamis (2782026).
27 Ags 2026 Jumadi 26
Intensifkan Sertifikasi, Pusat Nurseri Kelapa Batang Siapkan Bibit Unggul Intensifkan Sertifikasi, Pusat Nurseri Kelapa Batang Siapkan Bibit Unggul
Intensifkan Sertifikasi, Pusat Nurseri Kelapa Batang Siapkan Bibit Unggul
Batang - Pusat Nurseri Kelapa Batang berupaya menghasilkan bibit berkualitas, demi memenuhi kebutuhan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), mendapatkan bibit unggul. Secara konsisten perlu dilakukan sertifikasi demi menjaga varietas unggul sebelum didistribusikan ke petani.
27 Ags 2026 Jumadi 49
Bukan Sekadar Etalase Digital, Pemkab Batang Sulap Batang Investa Jadi Marketplace Investasi Bukan Sekadar Etalase Digital, Pemkab Batang Sulap Batang Investa Jadi Marketplace Investasi
Bukan Sekadar Etalase Digital, Pemkab Batang Sulap Batang Investa Jadi Marketplace Investasi
Batang - Langkah Pemerintah Kabupaten Batang menyulap platform digitalnya dari sekadar kanal informasi menjadi pusat transaksi investasi yang dinamis patut diacungi jempol. Usai diresmikan oleh Bupati M Faiz Kurniawan, platform Batang Investa kini mulai bersolek demi mempermudah daya tarik modal masuk ke daerah.
27 Ags 2026 Jumadi 109
Memeriahan HUT Ke-81 RI, Sajikan Jajan Pasar Lengko Sepanjang 250 Meter dan Bentangan Merah Putih Memeriahan HUT Ke-81 RI, Sajikan Jajan Pasar Lengko Sepanjang 250 Meter dan Bentangan Merah Putih
Memeriahan HUT Ke-81 RI, Sajikan Jajan Pasar Lengko Sepanjang 250 Meter dan Bentangan Merah Putih
Batang Suasana kemerdekaan di Kabupaten Batang selalu punya cara tersendiri untuk menghadirkan kehangatan dan kebersamaan. Tahun ini, warga Blok Ngasem RT 04 RW 02, Desa Denasri Kulon, Kecamatan Batang, bersiap menggelar tradisi unik dan penuh rasa kekeluargaan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Ke-81 Republik Indonesia.
27 Ags 2026 Jumadi 33
Lepas Kontingen POPDA Jateng 2026, Wabup Batang Minta Atlet Punya Jiwa Petarung Lepas Kontingen POPDA Jateng 2026, Wabup Batang Minta Atlet Punya Jiwa Petarung
Lepas Kontingen POPDA Jateng 2026, Wabup Batang Minta Atlet Punya Jiwa Petarung
Batang - Wakil Bupati Batang Suyono melepas kontingen atlet Kabupaten Batang yang akan berlaga dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Provinsi Jawa Tengah 2026. Pelepasan kontingen berlangsung di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Kamis (2782026).
27 Ags 2026 Jumadi 55
Pemkab Batang Siapkan Langkah Antispasi Pestisida Untuk Hama Tikus Pemkab Batang Siapkan Langkah Antispasi Pestisida Untuk Hama Tikus
Pemkab Batang Siapkan Langkah Antispasi Pestisida Untuk Hama Tikus
Batang - Musim kemarau di Kabupaten Batang tak hanya membawa hawa kering, tetapi juga ancaman nyata bagi para petani: pergerakan hama tikus yang mulai bergerilya di sejumlah sentra pertanian. Kendati demikian, Dinas Pangan, Pertanian dan Perkebunan (Dispaperta) Kabupaten Batang memastikan bahwa hingga pertengahan Agustus 2026, kondisi di lapangan masih aman dan belum ada tanaman yang sampai mengalami puso atau gagal panen.
26 Ags 2026 Jumadi 266