Disnaker Batang: PMI di Timur Tengah Hanya 23 Orang, Warga Diminta Tempuh Jalur Legal

Rabu, 04 Maret 2026 Jumadi Dibaca 431 kali Pemerintahan
Disnaker Batang: PMI di Timur Tengah Hanya 23 Orang, Warga Diminta Tempuh Jalur Legal
Kepala Disnaker Batang Suprapto menyampaikan, PMI di Timur Tengah Hanya 23 Orang, Warga Diminta Tempuh Jalur Legal.
Batang - Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Batang memastikan jumlah Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Batang yang bekerja di kawasan Timur Tengah relatif sedikit di tengah dinamika geopolitik akibat konflik Israel, Amerika Serikat, dan Iran.

Batang - Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Batang memastikan jumlah Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Batang yang bekerja di kawasan Timur Tengah relatif sedikit di tengah dinamika geopolitik akibat konflik Israel, Amerika Serikat, dan Iran.

Kepala Disnaker Batang Suprapto mengatakan, berdasarkan data yang tercatat, total PMI asal Batang di wilayah Timur Tengah saat ini berjumlah 23 orang.

“Rinciannya, 15 orang di Arab Saudi, empat orang di Turki, satu orang di Dubai, dan satu orang di Qatar,” katanya saat ditemui di Kantor Disnaker Kabupaten Batang, Rabu (4/3/2026).

Ia menjelaskan, negara tujuan utama PMI asal Batang saat ini masih didominasi Taiwan dan Hong Kong. Sementara untuk Timur Tengah, jumlahnya relatif kecil. Sejak diberlakukannya kebijakan moratorium pengiriman pekerja sektor rumah tangga ke Timur Tengah, tidak ada lagi penempatan PMI pada sektor tersebut.

“Yang saat ini berada di Timur Tengah adalah pekerja legal yang bekerja di sektor medis maupun non-medis tertentu, jumlahnya pun tidak banyak,” jelasnya.

Terkait prosedur keberangkatan, Suprapto menegaskan bahwa Disnaker tidak mengeluarkan rekomendasi, melainkan melakukan verifikasi dokumen calon PMI.

“Proses tersebut mencakup pengecekan kelengkapan dan legalitas berkas yang dikelola oleh Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI). Rata-rata setiap hari ada lima sampai tujuh orang yang melakukan verifikasi dokumen di Disnaker Batang,” terangnya.

Menyikapi situasi konflik di Timur Tengah, Suprapto menyatakan bahwa perlindungan warga negara Indonesia di luar negeri menjadi kewenangan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) setempat. Hingga kini, tidak ada berkas verifikasi calon PMI yang ditahan atau dibatalkan akibat situasi politik tersebut.

Ia juga mengimbau, masyarakat agar menempuh jalur resmi apabila ingin bekerja ke luar negeri.

“Pekerja di luar negeri sebaiknya melalui prosedur legal dan dipastikan ada verifikasi dari Disnaker. Kalau berangkat tanpa proses itu, sudah dipastikan ilegal,” tegasnya.

Menurut dia, keberangkatan secara ilegal berisiko tinggi karena menyulitkan proses perlindungan hukum maupun administrasi apabila terjadi permasalahan di negara tujuan.

Suprapto juga menekankan bahwa Pemerintah Daerah tidak memiliki alokasi anggaran untuk membiayai pemulangan pekerja migran ilegal.

“Kalau ilegal lalu ada masalah dan harus pulang, itu biaya sendiri. Pemda tidak memiliki anggaran untuk membiayai pemulangan pekerja ilegal. Kalau itu dibiayai, justru bisa memicu semakin banyak yang berangkat secara ilegal,” ungkapnya.

Ia menambahkan, melalui jalur resmi, PMI akan mendapatkan perlindungan sosial seperti jaminan BPJS serta kejelasan pihak yang bertanggung jawab di negara tujuan.

“Dengan jalur legal, ada jaminan sosial dan keuangan bagi pekerja, serta ada pihak yang bisa dihubungi jika terjadi sesuatu,” pungkasnya.

Disnaker Batang mengimbau masyarakat, keluarga, serta perangkat RT dan RW untuk turut memastikan setiap calon pekerja migran berangkat melalui prosedur resmi demi keselamatan dan perlindungan yang lebih terjamin. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

BPI Kenalkan Teknologi PLTU dan Pelestarian Lingkungan ke Pelajar SMPN 4 Batang BPI Kenalkan Teknologi PLTU dan Pelestarian Lingkungan ke Pelajar SMPN 4 Batang
BPI Kenalkan Teknologi PLTU dan Pelestarian Lingkungan ke Pelajar SMPN 4 Batang
Batang - PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) memberikan edukasi mengenai energi dan pelestarian lingkungan dalam kegiatan Gelar Budaya IV di halaman SMP Negeri 4 Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (2352026).
23 Mei 2026 Jumadi 82
SMPN 4 Batang Gelar Budaya IV, Lestarikan Seni Tradisional Lewat Pagelaran Ketoprak SMPN 4 Batang Gelar Budaya IV, Lestarikan Seni Tradisional Lewat Pagelaran Ketoprak
SMPN 4 Batang Gelar Budaya IV, Lestarikan Seni Tradisional Lewat Pagelaran Ketoprak
Batang - SMP Negeri 4 Batang menggelar Gelar Budaya IV. Kegiatan tersebut menjadi panggung apresiasi seni sekaligus ujian akhir mata pelajaran seni budaya bagi siswa yang menampilkan pertunjukan ketoprak lengkap dengan iringan gamelan.
23 Mei 2026 Jumadi 253
Tampilkan Seni Ketoprak, SMP 4 Batang Bersiap Menuju Sekolah Budaya Tampilkan Seni Ketoprak, SMP 4 Batang Bersiap Menuju Sekolah Budaya
Tampilkan Seni Ketoprak, SMP 4 Batang Bersiap Menuju Sekolah Budaya
Batang - Ratusan pelajar SMP Negeri 4 Batang khususnya kelas 9, mengasah kemampuannya dalam berkesenian lewat even Gelar Budaya IV. Mengusung tema "Jejak Sejarah dan Legenda, Mewarisi Budaya Menguatkan Jati Diri Bangsa", para siswa menampilkan ketoprak lewat ragam cerita rakyat, sebagai upaya mewujudkan Sekolah Budaya.
23 Mei 2026 Jumadi 102
Waspada Hantavirus, Warga Binaan Lapas Batang Jalani Cek Kesehatan Gratis Waspada Hantavirus, Warga Binaan Lapas Batang Jalani Cek Kesehatan Gratis
Waspada Hantavirus, Warga Binaan Lapas Batang Jalani Cek Kesehatan Gratis
Batang - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Batang terus berkomitmen menjaga kondisi kesehatan warga binaan melalui langkah preventif dan deteksi dini. Lapas Batang memastikannya dengan menggelar kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) serta Penyuluhan Penyakit Hantavirus dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
22 Mei 2026 Jumadi 133
Bangun Jejaring Nasional, KUPS Perempuan Batang ikuti Seminar Internasional Bangun Jejaring Nasional, KUPS Perempuan Batang ikuti Seminar Internasional
Bangun Jejaring Nasional, KUPS Perempuan Batang ikuti Seminar Internasional
Batang - IPB University menjadi ruang pertemuan penting bagi pelaku perhutanan sosial, akademisi, dan komunitas masyarakat dalam kegiatan International Conference and Writing Workshop: Autonomous Social Sciences and Alternative Development yang berlangsung pada 2123 Mei 2026. Dalam kegiatan tersebut, KUPS Perempuan Kabupaten Batang turut ambil bagian melalui pameran produk wanatani dan hasil bumi unggulan daerah.
22 Mei 2026 Jumadi 64
Bupati Batang Tegaskan Persibat Harus Naik Liga 3 Bupati Batang Tegaskan Persibat Harus Naik Liga 3
Bupati Batang Tegaskan Persibat Harus Naik Liga 3
Batang - Bagi masyarakat Kabupaten Batang, Persatuan Sepak Bola Batang (Persibat) bukan sekadar klub sepak bola yang bertanding di lapangan hijau. Lebih dari itu, tim berjuluk Laskar Alas Roban ini adalah sebuah identitas kultural yang memuat kebanggaan dan harga diri daerah yang harus terus dijaga eksistensinya.
22 Mei 2026 Jumadi 143