Disnaker Batang: PMI di Timur Tengah Hanya 23 Orang, Warga Diminta Tempuh Jalur Legal

Rabu, 04 Maret 2026 Jumadi Dibaca 400 kali Pemerintahan
Disnaker Batang: PMI di Timur Tengah Hanya 23 Orang, Warga Diminta Tempuh Jalur Legal
Kepala Disnaker Batang Suprapto menyampaikan, PMI di Timur Tengah Hanya 23 Orang, Warga Diminta Tempuh Jalur Legal.
Batang - Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Batang memastikan jumlah Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Batang yang bekerja di kawasan Timur Tengah relatif sedikit di tengah dinamika geopolitik akibat konflik Israel, Amerika Serikat, dan Iran.

Batang - Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Batang memastikan jumlah Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Batang yang bekerja di kawasan Timur Tengah relatif sedikit di tengah dinamika geopolitik akibat konflik Israel, Amerika Serikat, dan Iran.

Kepala Disnaker Batang Suprapto mengatakan, berdasarkan data yang tercatat, total PMI asal Batang di wilayah Timur Tengah saat ini berjumlah 23 orang.

“Rinciannya, 15 orang di Arab Saudi, empat orang di Turki, satu orang di Dubai, dan satu orang di Qatar,” katanya saat ditemui di Kantor Disnaker Kabupaten Batang, Rabu (4/3/2026).

Ia menjelaskan, negara tujuan utama PMI asal Batang saat ini masih didominasi Taiwan dan Hong Kong. Sementara untuk Timur Tengah, jumlahnya relatif kecil. Sejak diberlakukannya kebijakan moratorium pengiriman pekerja sektor rumah tangga ke Timur Tengah, tidak ada lagi penempatan PMI pada sektor tersebut.

“Yang saat ini berada di Timur Tengah adalah pekerja legal yang bekerja di sektor medis maupun non-medis tertentu, jumlahnya pun tidak banyak,” jelasnya.

Terkait prosedur keberangkatan, Suprapto menegaskan bahwa Disnaker tidak mengeluarkan rekomendasi, melainkan melakukan verifikasi dokumen calon PMI.

“Proses tersebut mencakup pengecekan kelengkapan dan legalitas berkas yang dikelola oleh Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI). Rata-rata setiap hari ada lima sampai tujuh orang yang melakukan verifikasi dokumen di Disnaker Batang,” terangnya.

Menyikapi situasi konflik di Timur Tengah, Suprapto menyatakan bahwa perlindungan warga negara Indonesia di luar negeri menjadi kewenangan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) setempat. Hingga kini, tidak ada berkas verifikasi calon PMI yang ditahan atau dibatalkan akibat situasi politik tersebut.

Ia juga mengimbau, masyarakat agar menempuh jalur resmi apabila ingin bekerja ke luar negeri.

“Pekerja di luar negeri sebaiknya melalui prosedur legal dan dipastikan ada verifikasi dari Disnaker. Kalau berangkat tanpa proses itu, sudah dipastikan ilegal,” tegasnya.

Menurut dia, keberangkatan secara ilegal berisiko tinggi karena menyulitkan proses perlindungan hukum maupun administrasi apabila terjadi permasalahan di negara tujuan.

Suprapto juga menekankan bahwa Pemerintah Daerah tidak memiliki alokasi anggaran untuk membiayai pemulangan pekerja migran ilegal.

“Kalau ilegal lalu ada masalah dan harus pulang, itu biaya sendiri. Pemda tidak memiliki anggaran untuk membiayai pemulangan pekerja ilegal. Kalau itu dibiayai, justru bisa memicu semakin banyak yang berangkat secara ilegal,” ungkapnya.

Ia menambahkan, melalui jalur resmi, PMI akan mendapatkan perlindungan sosial seperti jaminan BPJS serta kejelasan pihak yang bertanggung jawab di negara tujuan.

“Dengan jalur legal, ada jaminan sosial dan keuangan bagi pekerja, serta ada pihak yang bisa dihubungi jika terjadi sesuatu,” pungkasnya.

Disnaker Batang mengimbau masyarakat, keluarga, serta perangkat RT dan RW untuk turut memastikan setiap calon pekerja migran berangkat melalui prosedur resmi demi keselamatan dan perlindungan yang lebih terjamin. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Kado Manis HUT Ke-60 Batang, Siswa SMK Sabet Juara 1 Karate FORDA Jateng Kado Manis HUT Ke-60 Batang, Siswa SMK Sabet Juara 1 Karate FORDA Jateng
Kado Manis HUT Ke-60 Batang, Siswa SMK Sabet Juara 1 Karate FORDA Jateng
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memberikan penghargaan kepada pelajar berprestasi dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang di Alun-Alun Batang, Kabupaten Batang, Kamis (842026).
09 Apr 2026 Jumadi 31
Batang Bakal Punya Galangan Kapal Terbesar di Jawa, Terintegrasi dengan Proyek GSW Batang Bakal Punya Galangan Kapal Terbesar di Jawa, Terintegrasi dengan Proyek GSW
Batang Bakal Punya Galangan Kapal Terbesar di Jawa, Terintegrasi dengan Proyek GSW
Batang Kabupaten Batang bersiap mencatatkan namanya dalam peta industri maritim nasional. Tak hanya fokus pada penanganan rob melalui proyek tanggul laut raksasa Giant Sea Wall (GSW), wilayah ini diproyeksikan menjadi rumah bagi salah satu galangan kapal terbesar di Pulau Jawa.
08 Apr 2026 Jumadi 42
Upacara HUT Ke-60 Batang, Bupati Ajak Warga Perkuat Semangat Cinta Daerah Upacara HUT Ke-60 Batang, Bupati Ajak Warga Perkuat Semangat Cinta Daerah
Upacara HUT Ke-60 Batang, Bupati Ajak Warga Perkuat Semangat Cinta Daerah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menggelar upacara peringatan Hari Jadi Ke-60 di Alun-Alun Batang, Kabupaten Batang, Rabu (842026).
08 Apr 2026 Jumadi 30
HUT Ke-60 Batang, Bupati Paparkan Capaian Ekonomi hingga Penurunan Pengangguran HUT Ke-60 Batang, Bupati Paparkan Capaian Ekonomi hingga Penurunan Pengangguran
HUT Ke-60 Batang, Bupati Paparkan Capaian Ekonomi hingga Penurunan Pengangguran
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatat sejumlah capaian positif dalam momentum peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 tahun 2026. Hal tersebut disampaikan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan saat ditemui di Rumah Dinas Bupati Batang, Kabupaten Batang, Rabu (842026).
08 Apr 2026 Jumadi 25
Pertumbuhan Ekonomi Meningkat, Dewan Apresiasi Kinerja Pemkab Batang Pertumbuhan Ekonomi Meningkat, Dewan Apresiasi Kinerja Pemkab Batang
Pertumbuhan Ekonomi Meningkat, Dewan Apresiasi Kinerja Pemkab Batang
Batang - Di usia Ke-60, Kembalinya Kabupaten Batang dari Kabupaten Pekalongan, Wakil Ketua DPRD Batang Danang Aji Saputra mendukung terhadap kinerja Pemda dalam memberikan pelayanan di segala bidang. Mulai dari peningkatan perekonomian hingga upaya perbaikan infrastruktur yang terus dipercepat melalui kolaborasi bersama pemerintah pusat.
08 Apr 2026 Jumadi 29
Bupati Batang Prioritaskan Penanganan Banjir Rob di Pesisir Barat Bupati Batang Prioritaskan Penanganan Banjir Rob di Pesisir Barat
Bupati Batang Prioritaskan Penanganan Banjir Rob di Pesisir Barat
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memprioritaskan penanganan banjir rob di wilayah pesisir barat sebagai bagian dari upaya perlindungan kawasan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Hal tersebut disampaikan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan saat ditemui di Rumah Dinas Bupati Batang, Kabupaten Batang, Rabu (842026).
08 Apr 2026 Jumadi 30