Semarang - Dalam rangka menumbuhkan ekonomi daerah melalui produk fashion dan kuliner halal, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggelar Dekranasda Modest & Iftar Festival (D’Modifest) 2026 di Atrium Mall The Park Semarang, Sabtu (28/2/2026).
Semarang - Dalam rangka menumbuhkan ekonomi daerah melalui produk fashion dan kuliner halal, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggelar Dekranasda Modest & Iftar Festival (D’Modifest) 2026 di Atrium Mall The Park Semarang, Sabtu (28/2/2026).
Di
hari kedua D'Modifest 2026, berbagai rangkaian acara digelar, di antaranya
Talkshow OPINI (Obrolan Perempuan Terkini) dengan tema “Dari Hati ke Karya:
Spirit Ramadhan dalam Produk Lokal". Selain itu, juga dimeriahkan dengan
Fashion Show Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda), Makeup Tutorial dari
Wardah, serta Inspirasi UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) & produk
lokal unggulan.
Ketua
Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jawa Tengah Nawal Arafah Yasin,
memaparkan bahwa kekuatan Jateng terletak pada skala dan ekosistemnya.
“Berdasarkan
data Sistem Informasi Data Tunggal (SIDT)-UMKM 2025, Jateng memiliki 4,45 juta
unit UMKM. Angka ini menjadi yang terbesar ketiga di Indonesia, setelah Jawa
Barat dan Jawa Timur,” jelasnya.
Selain
itu, jumlah UMKM binaan Pemprov meningkat, dari 167.391 unit pada tahun 2020,
menjadi 198.780 unit pada 2025.
“Tak
hanya itu, capaian konkret terlihat dalam ajang INACRAFT (Jakarta International
Handicraft Trade Fair) pada 48 Februari 2026 di JICC Jakarta. Sebanyak 22
stand asal Jawa Tengah mencatat total transaksi sebesar Rp820.904.550,00, yang
terdiri dari ritel sejumlah Rp630.334.550,00 dan pesanan sejumlah
Rp190.570.000,00,” terangnya.
Nawal
Arafah juga menyebutkan, capaian tersebut membuktikan bahwa produk UMKM Jateng
memiliki daya saing nasional dan potensi ekspor yang sangat besar.
Sementara
itu, Ketua Dekranasda Batang Faelasufa Faiz Kurniawan juga turut meramaikan
gelaran D'Modifest 2026 dengan menjadi peragawati di Fashion Show Dekranasda
bersama Ketua Dekranasda Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah.
“Hari
ini kami dari Dekranasda Kabupaten Batang mengikuti D'Modifest 2026. Di sini
kami juga tadi memamerkan satu produk dari Kabupaten Batang yang saya pakai
sekarang, yaitu bawahan dari batik rifaiyah dan bajunya atau atasannya adalah
hasil karya dari desainer kebanggan Kabupaten Batang Wulan Velea,” ungkapnya.
Faelasufa
berharap, kegiatan ini adalah suatu platform untuk semakin mengenalkan produk
jadi wastra dari Kabupaten Batang agar lebih dikenal di tingkat Jawa Tengah.
“Kita
hadir membawa misi memperkenalkan karya perajin Batang agar lebih dikenal dan
memiliki akses pasar yang lebih luas. Seluruh produk yang ditampilkan merupakan
karya UMKM lokal yang perlu ruang promosi agar bisa naik kelas,” ujar dia.
Salah
satu contohnya lanjutnya, kita juga kemarin mengikuti ajang INACRAFT dan
mendapatkan omset mencapai Rp188 juta, ini merupakain capaian yang luar biasa.
D'Modifest
2026 berlangsung selama tiga hari yaitu dari tanggal 27 Februari - 1 Maret
2026. (MC Batang, Jateng/Ardhy/Jumadi)