Batang - Samar-samar terdengar lantunan tembang Atuna Tufuli, sebagai tanda para pelajar MTs. Muhammadiyah Batang menyambut kehadiran Syekh Hasan Abd Elqader Mohammed Abu Toha dari Palestina, di halaman Masjid Bustanul Jannah, Kebonan, Kabupaten Batang, Kamis (26/2/2026).
Batang - Samar-samar terdengar lantunan tembang Atuna Tufuli, sebagai tanda para pelajar MTs. Muhammadiyah Batang menyambut kehadiran Syekh Hasan Abd Elqader Mohammed Abu Toha dari Palestina, di halaman Masjid Bustanul Jannah, Kebonan, Kabupaten Batang, Kamis (26/2/2026).
Kunjungan
Syekh Palestina merupakan kegiatan rutin dari pengurus LAZISMU Batang tiap
Ramadan tiba, sebagai wujud pertanggungjawaban terhadap para muzakki yang telah
mempercayakan infaq dan sedekahnya.
Manajer
LAZISMU Batang, Sarif Khiftanul Bakhri mengatakan, kegiatan tersebut telah
digelar untuk kedua kalinya, khusus di Batang Syekh Hasan Abd Elqader akan
mengunjungi beberapa tempat. Di antaranya MTs. Muhammadiyah, Masjid Attanwir,
MAM Limpung dan PCM Gringsing.
“Ini
bukti pertanggungjawaban kami terhadap para muzakki yang telah menyalurkan
donasi ke Palestina langsung November 2025 lalu. Sedangkan kehadiran Syeikh
Palestina untuk mengetahui kondisi terkini Kota Gaza pasca gencatan senjata,
sekaligus wujud amanah itu sudah tersampaikan,†jelasnya.
Dalam
kesempatan itu, ratusan pelajar pun turut mendonasikan sedekah terbaiknya untuk
mendukung kebebasan Palestina.
“Alhamdulillah
terima kasih warga MTs Muhammadiyah atas donasinya sebesar Rp11,3 juta yang
akan disalurkan melalui LAZISMU Wilayah Jateng untuk dibelanjakan sesuai
kebutuhan warga Gaza,†tegasnya.
Dalam
perbincangannya dengan para siswa, Syekh Hasan Abd Elqader merasa takjub dengan
adab yang ditunjukkan, karena mereka mampu berbincang dengan bahasa Arab secara
fasih. Di sisi lain, Syekh juga mengapresiasi dengan terkumpulnya donasi dari
warga MTs Muhammadiyah Batang.
“Dengan
terkumpulnya donasi sebesar Rp11,3 juta, itu bukti ada ikatan yang kuat antara
siswa, sekolah dan Persyarikatan Muhammadiyah. Jika melihat wajah-wajah di
sini, terpancar kepedulian dan kecintaan terhadap Masjidil Aqsha, Palestina dan
Islam,†ungkapnya.
Terkait
donasi, Kepala MTs Muhammadiyah Batang Muhammad Akhirudin bersyukur karena
meski dengan waktu yang cukup singkat seluruh siswa dan guru mampu mengumpulkan
infaq sebesar Rp11,3 juta.
“Meski
tak sebanyak tahun lalu yang mencapai Rp17 juta, namun tidak mengapa, berapa
pun besarannya, yang penting bisa mendukung kemerdekaan Palestina,†tuturnya.
Para
siswa pun mengambil hikmah dengan kehadiran Syekh Palestina, salah satunya,
Muhammad Azka Hiza Akbar mengaku memetik banyak pelajaran dengan berbincang
langsung. “Tadi saya bertanya kenapa anak-anak di Palestina tetap semangat
belajar, walau di tengah suasana perang, lalu menurut Syekh, menuntut ilmu
hukumnya wajib demi mempertahankan diri,†ujar dia. (MC Batang,
Jateng/Heri/Jumadi)