Hadapi Cuaca Ekstrem, Musim Panen Padi di Gringsing Batang Capai 6,5 Ton Per Hektar

Selasa, 24 Februari 2026 Jumadi Dibaca 588 kali Pertanian Perikanan Perkebunan Peternakan
Hadapi Cuaca Ekstrem, Musim Panen Padi di Gringsing Batang Capai 6,5 Ton Per Hektar
Sejumlah petani memanen padi menggunakan mesin Combine Rice Harvester di Desa Sidorejo, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang.
Batang - Musim panen padi periode OktoberMaret (Okmar) 2025/2026 di Desa Sidorejo, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang mulai berlangsung sejak sekitar dua minggu terakhir. Panen raya ini menjadi salah satu yang pertama di wilayah Kecamatan Gringsing.

Batang - Musim panen padi periode OktoberMaret (Okmar) 2025/2026 di Desa Sidorejo, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang mulai berlangsung sejak sekitar dua minggu terakhir. Panen raya ini menjadi salah satu yang pertama di wilayah Kecamatan Gringsing.

Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Gringsing menyampaikan, luas lahan panen di Desa Sidorejo mencapai sekitar 153 hektar, sementara total luas lahan panen di Kecamatan Gringsing mencapai kurang lebih 1.200 hektar.

“Sidorejo termasuk yang pertama mulai panen. Untuk produktivitas rata-rata di wilayah ini masih dalam kondisi normal, yakni sekitar 6 sampai 7 ton per hektar atau rata-rata 6,5 ton per hektar,” katanya saat ditemui di lokasi panen Desa Sidorejo, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, Selasa (24/2/2026).

Dengan capaian tersebut, estimasi produksi gabah kering panen di Desa Sidorejo diperkirakan mencapai lebih dari 900 ton dari total luas lahan yang ada. Menurutnya, mayoritas petani di wilayah tersebut menanam varietas padi Inpari 32. Proses panen juga telah memanfaatkan teknologi modern berupa mesin Combine Rice Harvester besar yang mulai digunakan sejak 2025.

“Alhamdulillah panen kali ini sudah dibantu alat mesin panen Combine Rice Harvester sehingga proses panen menjadi lebih cepat dan efisien,” ungkapnya.

Sementara itu, harga gabah kering panen di tingkat petani saat ini berada di kisaran Rp7.100,00 hingga Rp7.300,00 per kilogram. Harga tersebut masih berada di atas harga Serapan Gabah Petani (Sergap), sehingga sebagian besar gabah diserap oleh Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) maupun penebas lokal.

“Pembeli dari luar daerah, seperti Demak, untuk sementara cenderung menahan diri karena kondisi cuaca yang masih sering hujan serta harga gabah yang relatif tinggi,” jelasnya.

Ketua Gapoktan Tunggorono Desa Sidorejo Suwartono mengatakan, hasil panen tahun ini masih cukup baik meski menghadapi tantangan cuaca ekstrem.

“Alhamdulillah, walaupun curah hujan cukup tinggi, untuk Sidorejo hasil panennya masih baik. Rata-rata masih bisa mencapai sekitar 6 sampai 6,5 ton per hektar,” tuturnya.

Ia menambahkan, kendala utama yang dihadapi petani pada musim tanam kali ini adalah serangan hama, terutama tikus dan sundep. Namun, ketersediaan pupuk bagi petani disebut masih relatif lancar.

Koordinator BPP Kecamatan Gringsing M Ariesna P menambahkan, bahwa capaian Luas Tambah Tanam (LTT) di wilayah tersebut tetap terpenuhi meski menghadapi berbagai tantangan, seperti curah hujan tinggi dan serangan hama.

“Dukungan sarana produksi pertanian serta program pemerintah dalam meningkatkan produksi pangan turut membantu petani tetap dapat melakukan panen dengan hasil yang cukup baik,” ujar dia.

Dengan berbagai kondisi yang ada, petani masih bisa merasakan hasil panen yang cukup baik, baik dari sisi produksi maupun harga gabah yang saat ini masih relatif tinggi. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

PEXI Batang Membidik Emas Porprov hingga Asia PEXI Batang Membidik Emas Porprov hingga Asia
PEXI Batang Membidik Emas Porprov hingga Asia
Batang Musyawarah Kabupaten (Muskab) Persatuan Xiangqi Indonesia (PEXI) Kabupaten Batang sukses menelurkan nakhoda baru. Afif Rahman terpilih secara resmi untuk menduduki kursi ketua umum, menggantikan pejabat lama, Ali Sadikin.
23 Mei 2026 Jumadi 11
SMPN 4 Batang Gelar Budaya IV, Lestarikan Seni Tradisional Lewat Pagelaran Ketoprak SMPN 4 Batang Gelar Budaya IV, Lestarikan Seni Tradisional Lewat Pagelaran Ketoprak
SMPN 4 Batang Gelar Budaya IV, Lestarikan Seni Tradisional Lewat Pagelaran Ketoprak
Batang - SMP Negeri 4 Batang menggelar Gelar Budaya IV. Kegiatan tersebut menjadi panggung apresiasi seni sekaligus ujian akhir mata pelajaran seni budaya bagi siswa yang menampilkan pertunjukan ketoprak lengkap dengan iringan gamelan.
23 Mei 2026 Jumadi 269
Tampilkan Seni Ketoprak, SMP 4 Batang Bersiap Menuju Sekolah Budaya Tampilkan Seni Ketoprak, SMP 4 Batang Bersiap Menuju Sekolah Budaya
Tampilkan Seni Ketoprak, SMP 4 Batang Bersiap Menuju Sekolah Budaya
Batang - Ratusan pelajar SMP Negeri 4 Batang khususnya kelas 9, mengasah kemampuannya dalam berkesenian lewat even Gelar Budaya IV. Mengusung tema "Jejak Sejarah dan Legenda, Mewarisi Budaya Menguatkan Jati Diri Bangsa", para siswa menampilkan ketoprak lewat ragam cerita rakyat, sebagai upaya mewujudkan Sekolah Budaya.
23 Mei 2026 Jumadi 109
Potensi Sapi Perah Reban, Tingkatkan Ekonomi Lokal Potensi Sapi Perah Reban, Tingkatkan Ekonomi Lokal
Potensi Sapi Perah Reban, Tingkatkan Ekonomi Lokal
Batang - Pengembangan peternakan sapi perah di Kecamatan Reban, Kabupaten Batang, terus menunjukkan perkembangan positif. Desa Semampir menjadi salah satu wilayah yang aktif mengembangkan usaha sapi perah karena memiliki kondisi alam yang mendukung serta berpotensi meningkatkan perekonomian masyarakat desa.
23 Mei 2026 Jumadi 13
BPI Kenalkan Teknologi PLTU dan Pelestarian Lingkungan ke Pelajar SMPN 4 Batang BPI Kenalkan Teknologi PLTU dan Pelestarian Lingkungan ke Pelajar SMPN 4 Batang
BPI Kenalkan Teknologi PLTU dan Pelestarian Lingkungan ke Pelajar SMPN 4 Batang
Batang - PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) memberikan edukasi mengenai energi dan pelestarian lingkungan dalam kegiatan Gelar Budaya IV di halaman SMP Negeri 4 Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (2352026).
23 Mei 2026 Jumadi 91
Sale Pisang Bang Zae Wakili Produk Batang di Pameran IPB University Sale Pisang Bang Zae Wakili Produk Batang di Pameran IPB University
Sale Pisang Bang Zae Wakili Produk Batang di Pameran IPB University
Batang - Produk olahan khas Kabupaten Batang, Sale Pisang Bang Zae, mendapat kesempatan tampil dalam kegiatan Program Pengabdian kepada Masyarakat melalui Diseminasi dan Pameran Inovasi yang digelar Sekolah Vokasi IPB University di Paseban Sri Baduga, Balai Kota Bogor, Rabu (2052026).
22 Mei 2026 Jumadi 75