Batang - Partisipasi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dalam gelaran Liga 1 Bhimasena memberi dampak ekonomi langsung bagi warga sekitar. Pada partai babak delapan besar hingga final yang berlangsung di Stadion Moh. Sarengat Batang, Kabupaten Batang, Minggu (15/2/2026), deretan pedagang tampak memadati area sekitar stadion sejak siang hari.
Batang - Partisipasi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dalam gelaran Liga 1 Bhimasena memberi dampak ekonomi langsung bagi warga sekitar. Pada partai babak delapan besar hingga final yang berlangsung di Stadion Moh. Sarengat Batang, Kabupaten Batang, Minggu (15/2/2026), deretan pedagang tampak memadati area sekitar stadion sejak siang hari.
Salah
satu pedagang, Edi Kuswantoro warga Ujungnegoro mengaku merasakan peningkatan
pendapatan sejak mengikuti rangkaian turnamen tersebut.
“Alhamdulillah
kemarin saat semifinal ada peningkatan. Mudah-mudahan hari ini lebih ramai lagi
karena final,†ungkapnya.
Edi
mengatakan dirinya telah mengikuti kegiatan sejak laga pembukaan yang semula
digelar di Karanggeneng. Saat lokasi berpindah ke Ujungnegoro karena kondisi
lapangan, ia tetap setia berjualan.
Menurutnya,
keberadaan event olahraga yang digagas Bhimasena Power Indonesia itu sangat
membantu memperluas pemasaran. Membantu sekali, Soalnya untuk pemasaran jadi
lebih banyak.
“Adapun
produk yang kami jual cukup beragam, mulai dari jasuke, jeruk peras, es teh,
hingga kopi yang menyasar penonton dewasa. Minuman tersebut disajikan
menggunakan kemasan cup agar praktis dibawa saat menyaksikan pertandingan,â€
terangnya.
Edi
juga menyebutkan, banyaknya penonton yang datang tidak hanya memberi keuntungan
bagi pedagang, tetapi juga menggerakkan aktivitas ekonomi kecil di sekitar
stadion.
“Para
pelaku UMKM berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut sehingga membuka
peluang usaha baru bagi masyarakat sekitar,†pungkasnya. (MC Batang,
Jateng/Roza/Jumadi)