Final Liga 1 Bhimasena Dongkrak Rezeki UMKM di Batang

Minggu, 15 Februari 2026 Jumadi Dibaca 408 kali IKM UKM UMKM
Final Liga 1 Bhimasena Dongkrak Rezeki UMKM di Batang
Pelaku UMKM Batang menggelar lapak dagangannya saat Final Liga 1 Bhimasena di Stadion Moh. Sarengat Batang, Kabupaten Batang.
Batang - Partisipasi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dalam gelaran Liga 1 Bhimasena memberi dampak ekonomi langsung bagi warga sekitar. Pada partai babak delapan besar hingga final yang berlangsung di Stadion Moh. Sarengat Batang, Kabupaten Batang, Minggu (15/2/2026), deretan pedagang tampak memadati area sekitar stadion sejak siang hari.

Batang - Partisipasi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dalam gelaran Liga 1 Bhimasena memberi dampak ekonomi langsung bagi warga sekitar. Pada partai babak delapan besar hingga final yang berlangsung di Stadion Moh. Sarengat Batang, Kabupaten Batang, Minggu (15/2/2026), deretan pedagang tampak memadati area sekitar stadion sejak siang hari.

Salah satu pedagang, Edi Kuswantoro warga Ujungnegoro mengaku merasakan peningkatan pendapatan sejak mengikuti rangkaian turnamen tersebut.

“Alhamdulillah kemarin saat semifinal ada peningkatan. Mudah-mudahan hari ini lebih ramai lagi karena final,” ungkapnya.

Edi mengatakan dirinya telah mengikuti kegiatan sejak laga pembukaan yang semula digelar di Karanggeneng. Saat lokasi berpindah ke Ujungnegoro karena kondisi lapangan, ia tetap setia berjualan.

Menurutnya, keberadaan event olahraga yang digagas Bhimasena Power Indonesia itu sangat membantu memperluas pemasaran. Membantu sekali, Soalnya untuk pemasaran jadi lebih banyak.

“Adapun produk yang kami jual cukup beragam, mulai dari jasuke, jeruk peras, es teh, hingga kopi yang menyasar penonton dewasa. Minuman tersebut disajikan menggunakan kemasan cup agar praktis dibawa saat menyaksikan pertandingan,” terangnya.

Edi juga menyebutkan, banyaknya penonton yang datang tidak hanya memberi keuntungan bagi pedagang, tetapi juga menggerakkan aktivitas ekonomi kecil di sekitar stadion.

“Para pelaku UMKM berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut sehingga membuka peluang usaha baru bagi masyarakat sekitar,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Bupati Batang Resmikan Mesin Pirolisis UNDIP, Sampah Plastik Bisa Diolah Jadi Bahan Bakar Bupati Batang Resmikan Mesin Pirolisis UNDIP, Sampah Plastik Bisa Diolah Jadi Bahan Bakar
Bupati Batang Resmikan Mesin Pirolisis UNDIP, Sampah Plastik Bisa Diolah Jadi Bahan Bakar
Pemkab Batang bersama UNDIP mengembangkan teknologi pirolisis untuk mengolah sampah plastik menjadi bahan bakar sebagai alternatif solusi penanganan sampah, mengurangi ketergantungan pada TPA, serta mendorong pengelolaan sampah yang berkelanjutan dengan tetap memperhatikan keselamatan dan dampak lingkungan.
26 Okt 2026 Jumadi 67
Perkuat Ekonomi Daerah, Pemkab Batang Prioritaskan Kontraktor Lokal untuk Proyek di Bawah Rp2 Miliar Perkuat Ekonomi Daerah, Pemkab Batang Prioritaskan Kontraktor Lokal untuk Proyek di Bawah Rp2 Miliar
Perkuat Ekonomi Daerah, Pemkab Batang Prioritaskan Kontraktor Lokal untuk Proyek di Bawah Rp2 Miliar
Pemkab Batang melalui DPUPR memprioritaskan kontraktor lokal berdomisili di Batang untuk proyek pemerintah daerah dengan nilai di bawah Rp2 miliar. Kebijakan ini bertujuan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, membuka lapangan kerja bagi warga setempat, serta memberdayakan pemasok material lokal. DPUPR juga berencana mempercepat pengadaan proyek melalui lelang dini untuk tahun anggaran 2027.
26 Okt 2026 Jumadi 63
Aksi Solidaritas Kontingen Batang, Kirim Doa dan Pita Hitam untuk Atlet Selam Aksi Solidaritas Kontingen Batang, Kirim Doa dan Pita Hitam untuk Atlet Selam
Aksi Solidaritas Kontingen Batang, Kirim Doa dan Pita Hitam untuk Atlet Selam
Kontingen Kabupaten Batang menunjukkan solidaritas dan belasungkawa atas meninggalnya atlet selam asal Jepara, Syabilla Rizkia Putri Raharja, dalam Porprov XVII Jawa Tengah 2026 melalui pemakaian pita hitam dan pembentangan spanduk. Kontingen Batang juga memperketat pengawasan kesehatan atlet dengan menyiagakan ambulans dan tenaga medis, sekaligus terus berjuang meraih prestasi di ajang Porprov.
26 Okt 2026 Jumadi 111
Pulihkan Ekosistem Laut, BPI bersama UNDIP Luncurkan AFA dan APR Sebagai Produk Hilirisasi Pulihkan Ekosistem Laut, BPI bersama UNDIP Luncurkan AFA dan APR Sebagai Produk Hilirisasi
Pulihkan Ekosistem Laut, BPI bersama UNDIP Luncurkan AFA dan APR Sebagai Produk Hilirisasi
Pemkab Batang, UNDIP, dan PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) memperkuat kolaborasi pemulihan ekosistem laut melalui pengembangan Artificial Fish Apartment (AFA) dan Artificial Patch Reef (APR) berbahan Fly Ash and Bottom Ash (FABA). Program ini diharapkan menjadi habitat biota laut, mendukung pelestarian keanekaragaman hayati, serta dikembangkan sebagai destinasi edukasi wisata pesisir. Kolaborasi tersebut juga disertai pemberdayaan nelayan dan pemantauan lingkungan secara berkelanjutan.
26 Okt 2026 Jumadi 48
Dipantau Tim Wasgiat, Jalan Tembus ke KITB Capai 50 Persen Dipantau Tim Wasgiat, Jalan Tembus ke KITB Capai 50 Persen
Dipantau Tim Wasgiat, Jalan Tembus ke KITB Capai 50 Persen
Pembangunan jalan tembus dari Desa Sembung menuju Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) melalui program TMMD Reguler ke-130 Kodim 0736Batang telah mencapai progres lebih dari 50 persen, dengan target penyelesaian pada 5 November 2026. Jalan sepanjang 1.400 meter ini diharapkan mempermudah akses pekerja menuju kawasan industri, memperlancar pengangkutan hasil pertanian, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.
26 Okt 2026 Jumadi 78
Kejar Target Infrastruktur, Jalan Tembus KITB Bakal Selesai Awal November Kejar Target Infrastruktur, Jalan Tembus KITB Bakal Selesai Awal November
Kejar Target Infrastruktur, Jalan Tembus KITB Bakal Selesai Awal November
Pembangunan jalan penghubung Desa Sembung menuju Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) melalui program TMMD Reguler Kodim 0736 Batang telah mencapai progres 530 meter dari target 987 meter atau sekitar 54 persen berdasarkan perhitungan panjang jalan. Pembangunan ditargetkan selesai awal November 2026 untuk memangkas waktu tempuh dari satu jam menjadi sekitar 10 menit, sekaligus meningkatkan akses pekerja, distribusi hasil pertanian, dan perekonomian masyarakat setempat.
25 Okt 2026 Jumadi 194