Lahan Tak Memadai, Dinkes Minta 8 Puskesmas di Batang Direlokasi

Kamis, 12 Februari 2026 Jumadi Dibaca 470 kali Pembangunan Infrastruktur
Lahan Tak Memadai, Dinkes Minta 8 Puskesmas di Batang Direlokasi
Kepala Dinkes Batang Ida Susilaksmi Minta 8 Puskesmas di Batang Direlokasi.
Batang - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Batang menyebut sedikitnya delapan puskesmas di wilayahnya harus direlokasi karena kondisi lahan dan bangunan sudah tidak lagi memenuhi standar pelayanan kesehatan. Hal itu disampaikan Kepala Dinkes Batang Ida Susilaksmi saat ditemui di Kantornya, Kamis (12/2/2026).

Batang - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Batang menyebut sedikitnya delapan puskesmas di wilayahnya harus direlokasi karena kondisi lahan dan bangunan sudah tidak lagi memenuhi standar pelayanan kesehatan. Hal itu disampaikan Kepala Dinkes Batang Ida Susilaksmi saat ditemui di Kantornya, Kamis (12/2/2026).

Dijelaskannya, dari total 21 puskesmas yang ada di Kabupaten Batang, baru sembilan puskesmas yang berdiri di atas tanah milik pemerintah daerah. Sementara 12 lainnya masih menempati tanah milik desa.

“Dari 12 puskesmas tersebut, delapan di antaranya dipastikan harus pindah lokasi. Adapun empat puskesmas lainnya dinilai masih layak sehingga cukup dilakukan tukar menukar tanah antara desa dan Pemkab Batang. Delapan puskesmas harus relokasi karena lahannya tidak memenuhi syarat, sebagian besar berada di wilayah Kecamatan Batang,” jelasnya.

Delapan puskesmas yang direncanakan pindah itu yakni Puskesmas Banyuputih, Tersono, Blado 2, Kandeman, Batang 1, Batang 2, Batang 3 dan Batang 4.

Menurut Ida, kondisi paling mendesak terdapat di Puskesmas Banyuputih. Selain keterbatasan lahan, bangunan yang ada juga dinilai sudah tidak memungkinkan untuk pengembangan layanan kesehatan.

“Puskesmas Banyuputih kondisinya memang seperti itu. Sedangkan puskesmas lain, terutama di Batang kota, lokasinya tidak memenuhi standar,” ungkapnya.

Sementara itu, empat puskesmas yang tetap berada di tanah desa dianggap masih memadai dari sisi luas maupun letak. Karena itu, solusi yang diambil adalah melakukan tukar guling lahan dengan aset milik pemerintah daerah agar status kepemilikan bisa segera menjadi milik Pemkab Batang tanpa harus memindahkan bangunan.

Ida menambahkan, rencana relokasi maupun tukar menukar lahan tersebut telah diajukan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dan kini masih berproses.

“Rencana itu sebelumnya sudah diusulkan dalam Musrenbang 2025 dan akan kembali diajukan pada Musrenbang 2027. Sudah masuk Musrenbang tingkat kabupaten. Tinggal bertahap mana yang diprioritaskan dulu, tergantung kesiapan prosesnya,” pungkasnya.

Saat ini, delapan puskesmas yang akan direlokasi masih berada dalam berbagai tahapan, mulai dari penyusunan studi kelayakan atau Feasibility Study (FS), penilaian appraisal, hingga menunggu rekomendasi dari Gubernur. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Wabup Batang Pastikan Kebutuhan Petani Tetap Diprioritaskan Wabup Batang Pastikan Kebutuhan Petani Tetap Diprioritaskan
Wabup Batang Pastikan Kebutuhan Petani Tetap Diprioritaskan
Batang Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Batang menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian pandangan fraksi terhadap tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) di Ruang DPRD Batang, Kabupaten Batang, Kamis (2782026).
27 Ags 2026 Jumadi 26
Intensifkan Sertifikasi, Pusat Nurseri Kelapa Batang Siapkan Bibit Unggul Intensifkan Sertifikasi, Pusat Nurseri Kelapa Batang Siapkan Bibit Unggul
Intensifkan Sertifikasi, Pusat Nurseri Kelapa Batang Siapkan Bibit Unggul
Batang - Pusat Nurseri Kelapa Batang berupaya menghasilkan bibit berkualitas, demi memenuhi kebutuhan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), mendapatkan bibit unggul. Secara konsisten perlu dilakukan sertifikasi demi menjaga varietas unggul sebelum didistribusikan ke petani.
27 Ags 2026 Jumadi 49
Bukan Sekadar Etalase Digital, Pemkab Batang Sulap Batang Investa Jadi Marketplace Investasi Bukan Sekadar Etalase Digital, Pemkab Batang Sulap Batang Investa Jadi Marketplace Investasi
Bukan Sekadar Etalase Digital, Pemkab Batang Sulap Batang Investa Jadi Marketplace Investasi
Batang - Langkah Pemerintah Kabupaten Batang menyulap platform digitalnya dari sekadar kanal informasi menjadi pusat transaksi investasi yang dinamis patut diacungi jempol. Usai diresmikan oleh Bupati M Faiz Kurniawan, platform Batang Investa kini mulai bersolek demi mempermudah daya tarik modal masuk ke daerah.
27 Ags 2026 Jumadi 109
Memeriahan HUT Ke-81 RI, Sajikan Jajan Pasar Lengko Sepanjang 250 Meter dan Bentangan Merah Putih Memeriahan HUT Ke-81 RI, Sajikan Jajan Pasar Lengko Sepanjang 250 Meter dan Bentangan Merah Putih
Memeriahan HUT Ke-81 RI, Sajikan Jajan Pasar Lengko Sepanjang 250 Meter dan Bentangan Merah Putih
Batang Suasana kemerdekaan di Kabupaten Batang selalu punya cara tersendiri untuk menghadirkan kehangatan dan kebersamaan. Tahun ini, warga Blok Ngasem RT 04 RW 02, Desa Denasri Kulon, Kecamatan Batang, bersiap menggelar tradisi unik dan penuh rasa kekeluargaan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Ke-81 Republik Indonesia.
27 Ags 2026 Jumadi 33
Lepas Kontingen POPDA Jateng 2026, Wabup Batang Minta Atlet Punya Jiwa Petarung Lepas Kontingen POPDA Jateng 2026, Wabup Batang Minta Atlet Punya Jiwa Petarung
Lepas Kontingen POPDA Jateng 2026, Wabup Batang Minta Atlet Punya Jiwa Petarung
Batang - Wakil Bupati Batang Suyono melepas kontingen atlet Kabupaten Batang yang akan berlaga dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Provinsi Jawa Tengah 2026. Pelepasan kontingen berlangsung di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Kamis (2782026).
27 Ags 2026 Jumadi 55
Pemkab Batang Siapkan Langkah Antispasi Pestisida Untuk Hama Tikus Pemkab Batang Siapkan Langkah Antispasi Pestisida Untuk Hama Tikus
Pemkab Batang Siapkan Langkah Antispasi Pestisida Untuk Hama Tikus
Batang - Musim kemarau di Kabupaten Batang tak hanya membawa hawa kering, tetapi juga ancaman nyata bagi para petani: pergerakan hama tikus yang mulai bergerilya di sejumlah sentra pertanian. Kendati demikian, Dinas Pangan, Pertanian dan Perkebunan (Dispaperta) Kabupaten Batang memastikan bahwa hingga pertengahan Agustus 2026, kondisi di lapangan masih aman dan belum ada tanaman yang sampai mengalami puso atau gagal panen.
26 Ags 2026 Jumadi 266