Gebrakan Hari Belajar Guru 2026: Ratusan Guru Batang Didorong Melek Digital

Rabu, 11 Februari 2026 Jumadi Dibaca 689 kali Teknologi
Gebrakan Hari Belajar Guru 2026: Ratusan Guru Batang Didorong Melek Digital
Disdikbud Batang menggelar pembukaan Hari Belajar Guru di Aula SMKN 1 Kandeman, Kabupaten Batang.
Batang - Suasana di SMKN 1 Kandeman, Kabupaten Batang tampak berbeda. Ratusan guru Sekolah Dasar (SD) dari Kecamatan Tulis berkumpul bukan untuk mengajar, melainkan untuk kembali menjadi "murid". Melalui forum Kelompok Kerja Guru (KKG) Lingkar Pena, mereka merayakan Hari Belajar Guru 2026 sebagai wadah peningkatan kompetensi di tengah derasnya arus digitalisasi.

Batang - Suasana di SMKN 1 Kandeman, Kabupaten Batang tampak berbeda. Ratusan guru Sekolah Dasar (SD) dari Kecamatan Tulis berkumpul bukan untuk mengajar, melainkan untuk kembali menjadi "murid". Melalui forum Kelompok Kerja Guru (KKG) Lingkar Pena, mereka merayakan Hari Belajar Guru 2026 sebagai wadah peningkatan kompetensi di tengah derasnya arus digitalisasi.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Batang Bambang Suryantoro Soedibyo, hadir langsung untuk memberikan suntikan semangat. Ia menekankan bahwa di era pendidikan modern, peran guru tidak boleh stagnan. Guru harus bergerak dinamis mengikuti perkembangan zaman.

“Tadi sudah disampaikan panitia bahwa kegiatan ini sangat bagus dilaksanakan para guru. Hari Belajar Guru itu perlu, karena mereka bisa berkumpul, saling tukar informasi apa yang ada di sekolah masing-masing, bertemu dengan sekolah lain, sehingga muncul inovasi dan meningkatkan mutu pendidikan di Batang,” katanya saat ditemui di Aula SMKN 1 Kandeman, Kabupaten Batang, Rabu (11/2/2026).

Bambang juga mengingatkan, bahwa esensi seorang pendidik adalah menjadi pembelajar abadi. Ia tidak ingin ada jarak pengetahuan yang terlalu lebar antara guru dan murid akibat ketidaksiapan menghadapi aturan atau ilmu baru.

“Yang belajar tidak hanya siswa. Guru juga perlu belajar karena banyak aturan dan ilmu baru yang harus dipelajari. Jangan sampai muridnya sudah tahu, gurunya belum. Belajar itu tidak akan ada habisnya, sepanjang hayat,” jelasnya.

Menariknya, kegiatan ini menjadi jembatan antara guru senior dan junior. Ketua PGRI Batang M. Arief Rohman memaparkan, bahwa saat ini peta demografi pendidik di Batang didominasi oleh wajah-wajah muda.

“Dari total sekitar 5.000 guru, 70 persen di antaranya merupakan generasi muda, sementara 30 persen lainnya mendekati masa purna tugas,” terangnya.

Dari sisi profesionalisme, Arief mencatat capaian positif: 98 persen guru di Batang telah mengantongi sertifikasi. Sisanya hanya tinggal menunggu antrean Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) dari pemerintah pusat.

Manfaat nyata dari pertemuan ini dirasakan langsung oleh para peserta, salah satunya Isnaini Imaniah (30). Guru PAI dari SDN Posong 01 ini mengaku antusias mendalami kurikulum terbaru dan teknik pembelajaran berbasis digital atau Implementasi IHP.

“Luar biasa, karena ini menambah ilmu. Guru selain mengajar murid juga harus belajar lagi. Kurikulum kan baru, jadi kita juga harus terus belajar supaya bisa menyampaikan dengan baik ke murid,” ungkapnya.

Bagi Isnaini, tantangan terbesar saat ini adalah kecepatan anak didik dalam menyerap teknologi. Guru dituntut untuk tidak boleh kalah langkah.

“Anak-anak sekarang sudah pintar digital. Di Hari Belajar Guru ini, guru yang masih gaptek dilatih supaya bisa mengimbangi murid-murid yang sudah melek teknologi,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Edo/Siska)

Berita Lainnya

Genjot Ekonomi Batang, DPUPR Siapkan Strategi "Lelang Dini" di Akhir Tahun Genjot Ekonomi Batang, DPUPR Siapkan Strategi "Lelang Dini" di Akhir Tahun
Genjot Ekonomi Batang, DPUPR Siapkan Strategi "Lelang Dini" di Akhir Tahun
Batang Pemerintah Kabupaten Batang terus memutar otak untuk mengantisipasi keterlambatan proyek fisik yang kerap menjadi momok pembangunan daerah. Demi memastikan roda pembangunan berjalan tepat waktu, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Batang meluncurkan strategi tak biasa: memajukan jadwal lelang proyek di akhir tahun 2026.
08 Jul 2026 Jumadi 31
BPS Batang Perkuat Pendataan Sensus Ekonomi di Pasar, Utamakan Koordinasi dan Pendekatan Humanis BPS Batang Perkuat Pendataan Sensus Ekonomi di Pasar, Utamakan Koordinasi dan Pendekatan Humanis
BPS Batang Perkuat Pendataan Sensus Ekonomi di Pasar, Utamakan Koordinasi dan Pendekatan Humanis
Batang - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Batang terus mengintensifkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dengan menyasar pusat-pusat aktivitas perdagangan. Salah satunya melalui pendataan pedagang di Pasar Limpung, Kecamatan Limpung, Kbupaten Batang, Rabu (872026).
08 Jul 2026 Jumadi 94
Pemkab Tata Kawasan Depan RSUD Batang, PKL Direlokasi ke Pujasera Secara Bertahap Pemkab Tata Kawasan Depan RSUD Batang, PKL Direlokasi ke Pujasera Secara Bertahap
Pemkab Tata Kawasan Depan RSUD Batang, PKL Direlokasi ke Pujasera Secara Bertahap
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mulai melakukan penataan kawasan di depan RSUD Batang dengan merelokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) yang selama ini berjualan di sepanjang bahu jalan dan area depan rumah sakit menuju lokasi pujasera yang telah disiapkan.
08 Jul 2026 Jumadi 21
Disdukcapil Batang Jemput Bola Layanan Adminduk di Desa Pranten Disdukcapil Batang Jemput Bola Layanan Adminduk di Desa Pranten
Disdukcapil Batang Jemput Bola Layanan Adminduk di Desa Pranten
Batang - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Batang kembali menghadirkan pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk) melalui program jemput bola di Balai Desa Pranten, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Rabu (872026).
08 Jul 2026 Jumadi 19
Wajibkan Pasir Muntilan di Semua Proyek Fisik, DPUPR Batang Incar Usia Bangunan hingga 15 Tahun Wajibkan Pasir Muntilan di Semua Proyek Fisik, DPUPR Batang Incar Usia Bangunan hingga 15 Tahun
Wajibkan Pasir Muntilan di Semua Proyek Fisik, DPUPR Batang Incar Usia Bangunan hingga 15 Tahun
Batang Demi menjaga kualitas bangunan proyek fisik, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Batang mewajibkan seluruh kontraktor menggunakan pasir Muntilan atau pasir beton dalam setiap proyek konstruksi tahun anggaran 2026.
07 Jul 2026 Jumadi 45
Ditjen Pesantren Dibentuk, Bawa Kemaslahatan bagi Para Ustaz Ditjen Pesantren Dibentuk, Bawa Kemaslahatan bagi Para Ustaz
Ditjen Pesantren Dibentuk, Bawa Kemaslahatan bagi Para Ustaz
Batang - Para pendidik hingga santri kini mulai bisa bernapas lega setelah dibentuknya Direktorat Jenderal (Ditjen) Pesantren, yang sebelumnya berada di bawah Ditjen Pendidikan Islam (Pendis). Hal tersebut tentu akan berdampak positif bagi seluruh pondok pesantren di Kabupaten Batang dengan memperoleh perhatian lebih intens dalam pengelolaan secara administratif, pengembangan maupun peningkatan kesejahteraan para ustazustazah.
07 Jul 2026 Jumadi 49