Palawija Batang Coffee Paparkan Strategi Marketing Kopi Kekinian

Minggu, 08 Februari 2026 Jumadi Dibaca 376 kali IKM UKM UMKM
Palawija Batang Coffee Paparkan Strategi Marketing Kopi Kekinian
PUPUK Surabaya menggelar pelatihan terpadu budidaya kopi di Deles Dharmawangsa Agro Forestry, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang.
Batang - Perkumpulan Untuk Peningkatan Usaha Kecil (PUPUK) Surabaya kembali menggelar pelatihan terpadu budidaya kopi, secara berkelanjutan dengan berkolaborasi bersama Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS). Sebagai pemateri dari Yuly Palawija Batang Coffee, Sustanto memaparkan strategi agar ke depan para anggota KUPS mampu menjalin kemitraan dengan pihak terkait, agar produknya mampu memenuhi selera pasar.

Batang - Perkumpulan Untuk Peningkatan Usaha Kecil (PUPUK) Surabaya kembali menggelar pelatihan terpadu budidaya kopi,  secara berkelanjutan dengan berkolaborasi bersama Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS). Sebagai pemateri dari Yuly Palawija Batang Coffee, Sustanto memaparkan strategi agar ke depan para anggota KUPS mampu menjalin kemitraan dengan pihak terkait, agar produknya mampu memenuhi selera pasar.

Sustanto mengharapkan, agar para anggota KUPS berkembang makin maju dan bergerak secara konsisten mengupayakan agar kualitas kopi yang dihasilkan dapat diterima pasar luas.

“Semoga KUPS dari berbagai desa bisa menjalin kerja sama dengan berbagai komunitas pecinta kopi, sehingga memperluas penjualan produk sesuai keinginan konsumen,” katanya saat ditemui di Deles Dharmawangsa Agro Forestry, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Minggu (8/2/2026).

Setelah anggota KUPS memperoleh pengetahuan secara mendalam, nantinya dapat menjual produk-produknya langsung kepada pembeli atau pasar yang telah bermitra. Ia mengharapkan tidak hanya pola dan ilmu penjualan produk yang diserap, namun lebih dari itu, mampu melakukan penanaman kembali agar meningkatkan bibit kopi terbaiknya.

“Hasil penjualannya tidak seluruhnya dinikmati, tapi bisa untuk mempersiapkan penanaman berikutnya. Jadi pascapanen, bibit kopi akan terpenuhi, demi kualitas yang terus makin baik,” jelasnya.

Para peserta yang didominasi kaum perempuan dilatih secara intensif, agar terus mengembangkan potensi kopi, hingga mampu membantu menggerakkan perekonomian keluarganya.

Ketua Kups Perempuan Desa Bismo Blado Sumini mengharapkan, pelatihan ini membawa dampak positif bagi para kaum ibu untuk berperan aktif membantu perekonomian keluarga.

“Ilmunya bermanfaat sekali, karena langsung dari pakarnya. Saya pingin kalau sudah dapat ilmunya bisa mendapatkan keuntungan terus hasilnya ditabung buat kebutuhan di masa depan,” ungkapnya.

Di sisi lain, pengelolaan kopi oleh KUPS Perempuan masih menghadapi berbagai tantangan, antara lain penerapan teknik budidaya yang belum sepenuhnya berkelanjutan, keterbatasan pengetahuan pasca panen. Ini berdampak pada mutu produk, serta belum optimalnya akses pasar dan kemitraan dengan pelaku usaha kopi.

“Sementara permintaan pasar terhadap kopi yang diproduksi secara berkelanjutan, ramah lingkungan, dan memiliki nilai sosial terus meningkat. Jadi pelatihan ini memang kami butuhkan, agar produk yang dihasilkan berkualitas,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Bupati Batang Resmikan Mesin Pirolisis UNDIP, Sampah Plastik Bisa Diolah Jadi Bahan Bakar Bupati Batang Resmikan Mesin Pirolisis UNDIP, Sampah Plastik Bisa Diolah Jadi Bahan Bakar
Bupati Batang Resmikan Mesin Pirolisis UNDIP, Sampah Plastik Bisa Diolah Jadi Bahan Bakar
Pemkab Batang bersama UNDIP mengembangkan teknologi pirolisis untuk mengolah sampah plastik menjadi bahan bakar sebagai alternatif solusi penanganan sampah, mengurangi ketergantungan pada TPA, serta mendorong pengelolaan sampah yang berkelanjutan dengan tetap memperhatikan keselamatan dan dampak lingkungan.
26 Okt 2026 Jumadi 98
Perkuat Ekonomi Daerah, Pemkab Batang Prioritaskan Kontraktor Lokal untuk Proyek di Bawah Rp2 Miliar Perkuat Ekonomi Daerah, Pemkab Batang Prioritaskan Kontraktor Lokal untuk Proyek di Bawah Rp2 Miliar
Perkuat Ekonomi Daerah, Pemkab Batang Prioritaskan Kontraktor Lokal untuk Proyek di Bawah Rp2 Miliar
Pemkab Batang melalui DPUPR memprioritaskan kontraktor lokal berdomisili di Batang untuk proyek pemerintah daerah dengan nilai di bawah Rp2 miliar. Kebijakan ini bertujuan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, membuka lapangan kerja bagi warga setempat, serta memberdayakan pemasok material lokal. DPUPR juga berencana mempercepat pengadaan proyek melalui lelang dini untuk tahun anggaran 2027.
26 Okt 2026 Jumadi 73
Aksi Solidaritas Kontingen Batang, Kirim Doa dan Pita Hitam untuk Atlet Selam Aksi Solidaritas Kontingen Batang, Kirim Doa dan Pita Hitam untuk Atlet Selam
Aksi Solidaritas Kontingen Batang, Kirim Doa dan Pita Hitam untuk Atlet Selam
Kontingen Kabupaten Batang menunjukkan solidaritas dan belasungkawa atas meninggalnya atlet selam asal Jepara, Syabilla Rizkia Putri Raharja, dalam Porprov XVII Jawa Tengah 2026 melalui pemakaian pita hitam dan pembentangan spanduk. Kontingen Batang juga memperketat pengawasan kesehatan atlet dengan menyiagakan ambulans dan tenaga medis, sekaligus terus berjuang meraih prestasi di ajang Porprov.
26 Okt 2026 Jumadi 282
Pulihkan Ekosistem Laut, BPI bersama UNDIP Luncurkan AFA dan APR Sebagai Produk Hilirisasi Pulihkan Ekosistem Laut, BPI bersama UNDIP Luncurkan AFA dan APR Sebagai Produk Hilirisasi
Pulihkan Ekosistem Laut, BPI bersama UNDIP Luncurkan AFA dan APR Sebagai Produk Hilirisasi
Pemkab Batang, UNDIP, dan PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) memperkuat kolaborasi pemulihan ekosistem laut melalui pengembangan Artificial Fish Apartment (AFA) dan Artificial Patch Reef (APR) berbahan Fly Ash and Bottom Ash (FABA). Program ini diharapkan menjadi habitat biota laut, mendukung pelestarian keanekaragaman hayati, serta dikembangkan sebagai destinasi edukasi wisata pesisir. Kolaborasi tersebut juga disertai pemberdayaan nelayan dan pemantauan lingkungan secara berkelanjutan.
26 Okt 2026 Jumadi 69
Dipantau Tim Wasgiat, Jalan Tembus ke KITB Capai 50 Persen Dipantau Tim Wasgiat, Jalan Tembus ke KITB Capai 50 Persen
Dipantau Tim Wasgiat, Jalan Tembus ke KITB Capai 50 Persen
Pembangunan jalan tembus dari Desa Sembung menuju Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) melalui program TMMD Reguler ke-130 Kodim 0736Batang telah mencapai progres lebih dari 50 persen, dengan target penyelesaian pada 5 November 2026. Jalan sepanjang 1.400 meter ini diharapkan mempermudah akses pekerja menuju kawasan industri, memperlancar pengangkutan hasil pertanian, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.
26 Okt 2026 Jumadi 97
Kejar Target Infrastruktur, Jalan Tembus KITB Bakal Selesai Awal November Kejar Target Infrastruktur, Jalan Tembus KITB Bakal Selesai Awal November
Kejar Target Infrastruktur, Jalan Tembus KITB Bakal Selesai Awal November
Pembangunan jalan penghubung Desa Sembung menuju Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) melalui program TMMD Reguler Kodim 0736 Batang telah mencapai progres 530 meter dari target 987 meter atau sekitar 54 persen berdasarkan perhitungan panjang jalan. Pembangunan ditargetkan selesai awal November 2026 untuk memangkas waktu tempuh dari satu jam menjadi sekitar 10 menit, sekaligus meningkatkan akses pekerja, distribusi hasil pertanian, dan perekonomian masyarakat setempat.
25 Okt 2026 Jumadi 207