Lahan Sawah Depok-Tegalsari dan Ujungnegoro, Ditenggelamkan Banjir

Selasa, 27 Januari 2026 Jumadi Dibaca 946 kali Pertanian Perikanan Perkebunan Peternakan
Lahan Sawah Depok-Tegalsari dan Ujungnegoro, Ditenggelamkan Banjir
Salah satu petani Desa Ujungnegoro Tasno mengatakan, Lahan Sawah Depok-Tegalsari dan Ujungnegoro, Ditenggelamkan Banjir.
Batang - Hamparan sawah di wilayah Ujungnegoro, Depok, hingga Tegalsari, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang yang seharusnya mulai menguning dan membawa berkah, kini justru menjadi ladang duka bagi para petani. Ratusan hektare tanaman padi yang tengah "mratak" (mulai berisi) ludes tak bersisa.

Batang - Hamparan sawah di wilayah Ujungnegoro, Depok, hingga Tegalsari, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang yang seharusnya mulai menguning dan membawa berkah, kini justru menjadi ladang duka bagi para petani. Ratusan hektare tanaman padi yang tengah "mratak" (mulai berisi) ludes tak bersisa.

Musuhnya bukan lagi sekadar cuaca, melainkan serangan koloni burung emprit yang tak terbendung dan ancaman banjir tahunan.

Seorang petani Desa Ujungnegoro Tasno mengatakan, musim tanam kali ini adalah mimpi buruk. Lahan seluas 10 hektare miliknya terpaksa dinyatakan puso (rusak parah). Harapan untuk panen sirna setelah burung emprit menyerbu bulir-bulir padinya tanpa ampun.

“Segala cara telah ia lakukan, mulai dari memasang jaring yang menyelimuti sawah hingga membuat bunyi-bunyian gaduh untuk menakut-nakuti sang hama. Namun, upaya itu sia-sia. Sudah dijaring dan ditakut-takuti dengan bunyi-bunyian, tapi tidak takut burungnya,” katanya saat ditemui di Desa Ujungnegoro, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang, Selasa (27/1/2026).

Senada dengan Taryadi, Ketua Kelompok Tani Sregep Mantep 3 Desa Tegalsari, keresahan juga dirasakan oleh petani lain di perbatasan Depok dan Ujungnegoro. Teknologi konvensional dianggap sudah tidak mumpuni lagi menghadapi serangan yang masif.

“Ora iso mengatasi, dipangani (dimakan terus). Parah! Mungkin ada teknologi lain lah ya untuk bisa mengusir burung,” ungkapnya.

Selain hama, masalah infrastruktur air menjadi duri dalam daging bagi warga setempat. Kali Sono, sungai yang membelah perbatasan Ujungnegoro dan Depok, dituding sebagai penyebab banjir yang kerap merendam sawah dalam waktu lama.

“Kondisi sungai yang berkelok-kelok tajam membuat aliran air tidak lancar saat debit meningkat. Warga mengibaratkan bentuk sungai tersebut seperti ular yang menghambat laju air menuju hilir. Sungainya itu menyerupai ular jalan. Jadi tidak bisa lurus. Harapannya kedepan banjirnya setiap tahun bisa cepat surut,” terangnya.

Kini, para petani hanya bisa menggantungkan harapan pada pemerintah. Mereka mendesak adanya normalisasi atau pelurusan aliran Kali Sono agar sawah mereka tak lagi menjadi "kolam abadi" setiap musim hujan tiba.

“Tanpa solusi nyata, ratusan hektare sawah di perbatasan ini hanya akan terus menjadi saksi bisu kegagalan panen yang berulang,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Edo/Siska)

Berita Lainnya

Kado Manis HUT Ke-60 Batang, Siswa SMK Sabet Juara 1 Karate FORDA Jateng Kado Manis HUT Ke-60 Batang, Siswa SMK Sabet Juara 1 Karate FORDA Jateng
Kado Manis HUT Ke-60 Batang, Siswa SMK Sabet Juara 1 Karate FORDA Jateng
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memberikan penghargaan kepada pelajar berprestasi dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang di Alun-Alun Batang, Kabupaten Batang, Kamis (842026).
09 Apr 2026 Jumadi 30
Batang Bakal Punya Galangan Kapal Terbesar di Jawa, Terintegrasi dengan Proyek GSW Batang Bakal Punya Galangan Kapal Terbesar di Jawa, Terintegrasi dengan Proyek GSW
Batang Bakal Punya Galangan Kapal Terbesar di Jawa, Terintegrasi dengan Proyek GSW
Batang Kabupaten Batang bersiap mencatatkan namanya dalam peta industri maritim nasional. Tak hanya fokus pada penanganan rob melalui proyek tanggul laut raksasa Giant Sea Wall (GSW), wilayah ini diproyeksikan menjadi rumah bagi salah satu galangan kapal terbesar di Pulau Jawa.
08 Apr 2026 Jumadi 42
Upacara HUT Ke-60 Batang, Bupati Ajak Warga Perkuat Semangat Cinta Daerah Upacara HUT Ke-60 Batang, Bupati Ajak Warga Perkuat Semangat Cinta Daerah
Upacara HUT Ke-60 Batang, Bupati Ajak Warga Perkuat Semangat Cinta Daerah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menggelar upacara peringatan Hari Jadi Ke-60 di Alun-Alun Batang, Kabupaten Batang, Rabu (842026).
08 Apr 2026 Jumadi 30
HUT Ke-60 Batang, Bupati Paparkan Capaian Ekonomi hingga Penurunan Pengangguran HUT Ke-60 Batang, Bupati Paparkan Capaian Ekonomi hingga Penurunan Pengangguran
HUT Ke-60 Batang, Bupati Paparkan Capaian Ekonomi hingga Penurunan Pengangguran
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatat sejumlah capaian positif dalam momentum peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 tahun 2026. Hal tersebut disampaikan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan saat ditemui di Rumah Dinas Bupati Batang, Kabupaten Batang, Rabu (842026).
08 Apr 2026 Jumadi 25
Pertumbuhan Ekonomi Meningkat, Dewan Apresiasi Kinerja Pemkab Batang Pertumbuhan Ekonomi Meningkat, Dewan Apresiasi Kinerja Pemkab Batang
Pertumbuhan Ekonomi Meningkat, Dewan Apresiasi Kinerja Pemkab Batang
Batang - Di usia Ke-60, Kembalinya Kabupaten Batang dari Kabupaten Pekalongan, Wakil Ketua DPRD Batang Danang Aji Saputra mendukung terhadap kinerja Pemda dalam memberikan pelayanan di segala bidang. Mulai dari peningkatan perekonomian hingga upaya perbaikan infrastruktur yang terus dipercepat melalui kolaborasi bersama pemerintah pusat.
08 Apr 2026 Jumadi 29
Bupati Batang Prioritaskan Penanganan Banjir Rob di Pesisir Barat Bupati Batang Prioritaskan Penanganan Banjir Rob di Pesisir Barat
Bupati Batang Prioritaskan Penanganan Banjir Rob di Pesisir Barat
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memprioritaskan penanganan banjir rob di wilayah pesisir barat sebagai bagian dari upaya perlindungan kawasan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Hal tersebut disampaikan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan saat ditemui di Rumah Dinas Bupati Batang, Kabupaten Batang, Rabu (842026).
08 Apr 2026 Jumadi 30