Batang - Warga Kabupaten Batang dan sekitarnya kini bisa melihat langsung tingkah lucu kapibara, satwa pengerat raksasa yang populer dengan julukan “Masbroâ€. Hewan yang viral di media sosial ini resmi menjadi penghuni baru Safari Beach Jateng (SBJ) Batang.
Batang - Warga Kabupaten Batang dan sekitarnya kini bisa melihat langsung tingkah lucu kapibara, satwa pengerat raksasa yang populer dengan julukan “Masbroâ€. Hewan yang viral di media sosial ini resmi menjadi penghuni baru Safari Beach Jateng (SBJ) Batang.
Kapibara
tersebut ditempatkan di area depan Pantai SBJ. Lima ekor kapibara tampak selalu
bergerombol dan bergerak bersama, mulai dari berjalan hingga menuju tempat
makan. Kebiasaan unik inilah yang membuat banyak pengunjung merasa gemas.
Dokter
Hewan SBJ Batang Danny Bagus Wibowo mengatakan, selain aktif berjalan
berkelompok, kapibara juga kerap terlihat diam sambil mengunyah makanan. Dari
kejauhan, satwa ini tampak seperti patung dengan mulut yang terus bergerak.
“Bahwa
kehadiran kapibara di SBJ merupakan hasil kerja sama pertukaran satwa atau
breeding loan dengan Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta. Kami mendatangkan lima
ekor kapibara dari Ragunan. Sebagai gantinya, kami mengirimkan dua ekor sapi
Watusi ke sana,†katanya saat ditemui di SBJ Batang, Kabupaten Batang, Jumat
(23/1/2026).
Meski
kapibara merupakan satwa asli Amerika Selatan, Danny memastikan hewan tersebut
telah beradaptasi dengan baik terhadap iklim Indonesia. Kapibara dikenal
memiliki sifat tenang, ramah, dan hidup berkoloni, bahkan dapat berbaur dengan
satwa lain.
“Karakter
kapibara itu sangat cheerful dan friendly. Karena sifatnya yang santai dan
mudah bergaul, warganet menjulukinya ‘Masbro’. Untuk mendukung kenyamanan satwa
semi-akuatik ini, pihak SBJ menyiapkan kandang khusus yang menyerupai habitat
aslinya di hutan rawa,†jelasnya.
Mereka
suka berenang, jadi kami sediakan kolam yang cukup luas lengkap dengan
waterfall, supaya bisa bermain air dengan nyaman. Saat ini, kelima kapibara
tersebut masih berusia sekitar satu tahun dan tergolong satwa muda. Kapibara
sendiri memiliki usia hidup hingga 15 tahun.
“Dari
sisi pakan, kapibara dikenal sebagai herbivora dengan nafsu makan besar. Satu
ekor kapibara bisa menghabiskan sekitar 4 kilogram rumput setiap hari.
Aktivitas mengunyah juga berfungsi untuk mengasah gigi mereka,†terangnya.
Setelah
menjalani masa karantina selama dua minggu, kapibara kini sudah bisa dilihat
langsung oleh pengunjung. Meski belum
diperbolehkan berinteraksi secara langsung, SBJ berencana membuka sesi khusus
ke depannya.
“Ke
depan, kami rencanakan ada sesi feeding dan foto bersama. Jadi pengunjung bisa
lebih dekat dengan Masbro,†ungkapnya.
Sementara
itu, salah satu pengunjung dari Pekalongan Toni mengatakan, gemas saja
lihatnya, seperti tikus tapi besar dan tidak punya ekor.
“Tapi
sayang belum boleh dipegang, katanya masih masa penyesuaian,†ujar dia. (MC
Batang, Jateng/Roza/Jumadi)