Batang - Dentum rebana menggema lembut di halaman Yayasan Pondok Pesantren Al Munawwir Gringsing. Siang itu, ratusan santri-siswa SMP dan SMA NU Al Munawwir berbaris rapi, menyambut kedatangan Kapolres Batang yang baru, AKBP Veronika. Wajah-wajah antusias tampak jelas, mencerminkan rasa bangga dan bahagia atas kunjungan silaturahmi tersebut.
Batang - Dentum rebana menggema lembut di halaman Yayasan Pondok Pesantren Al Munawwir Gringsing. Siang itu, ratusan santri-siswa SMP dan SMA NU Al Munawwir berbaris rapi, menyambut kedatangan Kapolres Batang yang baru, AKBP Veronika. Wajah-wajah antusias tampak jelas, mencerminkan rasa bangga dan bahagia atas kunjungan silaturahmi tersebut.
AKBP
Veronika memasuki lingkungan pondok dengan iringan rebana khas pesantren.
Suasana hangat dan penuh kekeluargaan langsung terasa, menandai pertemuan
antara dunia kepesantrenan dan kepolisian yang dibangun dalam semangat
kebersamaan dan sinergi.
Acara
dilanjutkan dengan sambutan dari Pengasuh Pondok Pesantren Al Munawwir
Gringsing, Kyai Solichin. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya hubungan
yang harmonis antara ulama dan kepolisian.
“Kami
mengucapkan terima kasih atas kunjungan Ibu Kapolres Batang beserta jajaran ke
Pondok Pesantren Al Munawwir Gringsing. Hubungan antara ulama dan kepolisian
harus terus terjalin dengan baik, karena keduanya memiliki peran penting dalam
menjaga ketenteraman, membina akhlak, serta menanamkan nilai-nilai kebangsaan
kepada generasi muda, khususnya para santri,†katanya saat ditemui di Yayasan
Pondok Pesantren Al Munawwir, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, Rabu
(21/1/2026).
Sementara
itu, Kapolres Batang AKBP Veronika menyampaikan pesan-pesan pembinaan kepada
para santri. Ia menyoroti pentingnya menciptakan lingkungan yang aman dan
saling menghargai, terutama di kalangan pelajar.
“Saya
berpesan kepada seluruh santri agar menjauhi segala bentuk perundungan, baik di
lingkungan sekolah maupun di luar. Perundungan tidak mencerminkan karakter yang
kuat dan berakhlak. Kuat itu bukan menyakiti, tetapi mampu menghargai dan
melindungi sesama,†tegasnya.
Kegiatan
dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang berlangsung hangat dan interaktif.
Para santri tampak antusias mengajukan pertanyaan seputar tugas kepolisian,
pembinaan generasi muda, hingga proses menjadi anggota Polri. (MC Batang,
Jateng/Heri/Jumadi)