Menata Wajah Batang, Strategi PUPR Redam Banjir dari Hulu hingga Hilir

Senin, 19 Januari 2026 Jumadi Dibaca 580 kali Pembangunan Infrastruktur
Menata Wajah Batang, Strategi PUPR Redam Banjir dari Hulu hingga Hilir
Kepala DPUPR Batang Endro Suryono mengungkapkan terjun langsung memetakan titik-titik krusial banjir dari Hulu hingga Hilir saat ditemui di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang.
Batang Persoalan banjir di wilayah perkotaan Kabupaten Batang menjadi rapor merah yang terus dicarikan solusinya oleh pemerintah daerah. Bukan sekadar wacana, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Batang kini tengah mematangkan 17 rencana strategis untuk meminimalisir dampak genangan yang kerap menghantui warga.

Batang Persoalan banjir di wilayah perkotaan Kabupaten Batang menjadi rapor merah yang terus dicarikan solusinya oleh pemerintah daerah. Bukan sekadar wacana, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Batang kini tengah mematangkan 17 rencana strategis untuk meminimalisir dampak genangan yang kerap menghantui warga.

Kepala DPUPR Batang Endro Suryono mengungkapkan, bahwa pihaknya bersama Penjabat Bupati telah terjun langsung memetakan titik-titik krusial. Identifikasi masalah ini menjadi fondasi sebelum alat berat diturunkan ke lapangan.

“Banjir dulu kita sudah identifikasi semua, sudah ada kajian tinggal nanti tindak lanjutnya seperti apa yang akan kita eksekusi,” katanya saat ditemui di Aula Kantor Bupati Batang, Kabupaten Batang, Senin (19/1/2026).

Salah satu "senjata utama" yang disiapkan adalah pembangunan Embung Kalipucang. Proyek ini diproyeksikan menjadi bak penampungan raksasa untuk memecah debit air sebelum masuk ke jantung kota. Namun, karena membutuhkan dana besar sekitar Rp30 miliar, Pemkab Batang kini tengah melobi pusat.

“Betul, jadi Embung Kalipucang itu salah satunya sudah tahun kemarin, tahun 2025 sudah ada FS-nya (Feasibility Study). Kita mengajukan di Kementerian PUPR kurang lebih sekitar Rp30 miliar. Kita belum bisa menjawab apakah di 2027 atau 2028 karena embung itu,” jelasnya.

Sembari menunggu proyek raksasa tersebut, Endro menegaskan ada langkah jangka pendek yang dieksekusi tahun 2026 ini. Fokus utamanya adalah perbaikan drainase di jalur protokol seperti Jalan R.E. Martadinata dan Jalan Yos Sudarso.

“Langkah ini diambil untuk memecah tumpukan air yang biasanya tertahan di Jalan Ahmad Yani. Yang Jl Yos Sudarso itu yang dari Jl A.Yani dan dari Jl RE Martadinata yang dari penjaringan itu nanti insyaallah akan kita kerjakan di tahun 2026 ini,” terangnya.

Melawan Rob dan Normalisasi Sungai

Endro tak menampik bahwa banjir di Batang merupakan hasil "keroyokan" antara curah hujan ekstrem dan fenomena rob. Berdasarkan pengamatannya pada pertengahan Januari lalu, kenaikan air laut memang sedang berada pada puncaknya.

Sebagai solusi cepat sebelum memasuki masa Lebaran, DPUPR akan fokus pada pembersihan sisa-sisa sumbatan di aliran sungai lama.

“Apa sih yang Pemda akan lakukan? Salah satunya ya nanti kita akan normalisasi eks Sambong, insyaallah semoga sebelum Lebaran kita sudah bisa normalisasi yang eceng gondok,” tegasnya.

Terkait kewenangan yang berada di bawah Provinsi maupun Pusat, seperti pembangunan tanggul hingga ke hilir Nomban, Endro memastikan pihaknya tidak tinggal diam dan terus bersurat agar segera ada penanganan permanen. (MC Bagang, Jateng/Edo/Sri Rahayu)

Berita Lainnya

Proyek Berkualitas Harga Mati, DPUPR Batang Minta Pengawas Tak Boleh Merangkap Proyek Berkualitas Harga Mati, DPUPR Batang Minta Pengawas Tak Boleh Merangkap
Proyek Berkualitas Harga Mati, DPUPR Batang Minta Pengawas Tak Boleh Merangkap
Batang - Kualitas proyek infrastruktur yang kokoh tidak hanya lahir dari material yang bagus, melainkan juga dari pengawasan yang ketat di lapangan. Demi menjaga komitmen tersebut, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Batang memperketat aturan main bagi para konsultan pengawas.
10 Jul 2026 Jumadi 33
MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot
MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot
Batang -  Tiga pekan libur sekolah, ternyata berdampak pada penurunan harga ayam potong dan telur ayam negeri yang siginifikan. Sebagian besar pedagang menyambut positif karena selama libur sekolah yang disertai liburnya program Makan Bergizi Gratis (MBG), turut diikuti pula dengan turunnya harga kebutuhan pokok seperti ayam dan telur.
10 Jul 2026 Jumadi 83
Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal
Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal
Batang Pemerintah Kabupaten Batang terus memperkuat tata kelola ketenagakerjaan di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) melalui kebijakan yang mendorong penyerapan tenaga kerja lokal sekaligus memastikan proses rekrutmen berlangsung transparan dan akuntabel.
10 Jul 2026 Jumadi 40
SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun
SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun
Batang - Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE26) di Kabupaten Batang menghadirkan kisah menarik. Saat melakukan pendataan di Desa Ketanggan, Kecamatan Gringsing, petugas Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Batang menemukan seorang warga lanjut usia bernama Supiyah yang telah berusia 100 tahun 1 bulan 19 hari dan masih menjalani aktivitas sehari-hari dengan mandiri.
10 Jul 2026 Jumadi 106
Bupati Batang Tetapkan Wisata Prioritas Untuk Program 2027 Bupati Batang Tetapkan Wisata Prioritas Untuk Program 2027
Bupati Batang Tetapkan Wisata Prioritas Untuk Program 2027
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menetapkan pengembangan sektor pariwisata sebagai salah satu prioritas pembangunan pada tahun 2027. Sejumlah destinasi unggulan akan dikembangkan secara bertahap untuk meningkatkan daya tarik wisata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
10 Jul 2026 Jumadi 32
Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi
Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menetapkan sektor pariwisata sebagai salah satu fokus utama dalam penyusunan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah melalui pengembangan destinasi wisata yang berkelanjutan.
10 Jul 2026 Jumadi 38