Siasat Pemkab Batang Kelola APBD 2026 di Tengah Pemangkasan

Kamis, 15 Januari 2026 Jumadi Dibaca 845 kali Pemerintahan
Siasat Pemkab Batang Kelola APBD 2026 di Tengah Pemangkasan
Pj Sekda Sri Purwaningsih mengungkapkan bahwa postur APBD kali ini mengalami penyesuaian yang cukup signifikan.
Batang Memasuki tahun anggaran 2026, Pemerintah Kabupaten Batang harus bergerak lebih taktis dalam mengelola keuangan daerah. Penjabat (Pj) Sekda Batang Sri Purwaningsih mengungkapkan bahwa postur APBD kali ini mengalami penyesuaian yang cukup signifikan akibat adanya kebijakan efisiensi dari pemerintah pusat.

Batang Memasuki tahun anggaran 2026, Pemerintah Kabupaten Batang harus bergerak lebih taktis dalam mengelola keuangan daerah. Penjabat (Pj) Sekda Batang Sri Purwaningsih mengungkapkan bahwa postur APBD kali ini mengalami penyesuaian yang cukup signifikan akibat adanya kebijakan efisiensi dari pemerintah pusat.

“Meski postur awal APBD 2025 sempat berada di angka sekitar Rp2,1 triliun, dinamika aturan fiskal memaksa daerah untuk melakukan pengencangan ikat pinggang,” katanya saat ditemui di Kantornya, Kamis (15/1/2026).

Ada efisiensi sebesar Rp256 miliar pada Transfer Ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat. Hal ini tentu berdampak pada postur anggaran kita secara keseluruhan.

Landasan Hukum dan Struktur Pendapatan

“Transformasi anggaran ini secara resmi telah dipayungi oleh Perda No. 8 Tahun 2025 tentang APBD Tahun Anggaran 2026 dan Perbup No. 69 Tahun 2025 tentang Penjabaran APBD yang disahkan pada penghujung Desember lalu,” jelasnya.

Dalam struktur baru ini, Kabupaten Batang menargetkan Total Pendapatan sebesar Rp1,82 triliun. Angka ini bersumber dari dua pilar utama:

 * Pendapatan Asli Daerah (PAD): Rp435,77 miliar.

 * Pendapatan Transfer: Rp1,38 triliun.

Meski dibayangi efisiensi, pemerintah tetap memprioritaskan pelayanan publik dan pemenuhan hak ASN. Hal ini terlihat dari Total Belanja yang dipatok sebesar Rp1,88 triliun. Komponen belanja pegawai masih mendominasi dengan alokasi sebesar Rp874,4 miliar.

Sri Purwaningsih merinci bahwa anggaran lainnya disebar untuk menjaga roda pemerintahan dan bantuan sosial tetap berjalan, di antaranya:

 * Barang dan Jasa: Rp444,5 miliar.

 * Belanja Modal: Rp156,2 miliar.

 * Hibah dan Bansos: Masing-masing Rp64,8 miliar dan Rp6,5 miliar.

 * Belanja Tidak Terduga (BTT): Disiapkan Rp11 miliar sebagai bantalan darurat.

Dengan selisih antara pendapatan dan belanja, APBD 2026 mencatatkan defisit sebesar Rp68 miliar. Namun, di tengah keterbatasan tersebut, Pemkab Batang tetap menunjukkan komitmennya untuk memperkuat unit usaha daerah.

“Kami tetap mengalokasikan penyertaan modal sebesar Rp2 miliar untuk Perusda (Perusahaan Daerah). Ini merupakan investasi strategis agar perusahaan daerah bisa lebih mandiri dan berkontribusi balik ke kas daerah,” terangnya.

Langkah ini diambil sebagai strategi jangka panjang agar di masa depan, ketergantungan terhadap dana transfer pusat bisa perlahan dikurangi melalui penguatan sektor-sektor produktif di bawah naungan pemerintah kabupaten. (MC Batang, Jateng/Edo/Sri Rahayu)

Berita Lainnya

BPI Kenalkan Teknologi PLTU dan Pelestarian Lingkungan ke Pelajar SMPN 4 Batang BPI Kenalkan Teknologi PLTU dan Pelestarian Lingkungan ke Pelajar SMPN 4 Batang
BPI Kenalkan Teknologi PLTU dan Pelestarian Lingkungan ke Pelajar SMPN 4 Batang
Batang - PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) memberikan edukasi mengenai energi dan pelestarian lingkungan dalam kegiatan Gelar Budaya IV di halaman SMP Negeri 4 Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (2352026).
23 Mei 2026 Jumadi 83
SMPN 4 Batang Gelar Budaya IV, Lestarikan Seni Tradisional Lewat Pagelaran Ketoprak SMPN 4 Batang Gelar Budaya IV, Lestarikan Seni Tradisional Lewat Pagelaran Ketoprak
SMPN 4 Batang Gelar Budaya IV, Lestarikan Seni Tradisional Lewat Pagelaran Ketoprak
Batang - SMP Negeri 4 Batang menggelar Gelar Budaya IV. Kegiatan tersebut menjadi panggung apresiasi seni sekaligus ujian akhir mata pelajaran seni budaya bagi siswa yang menampilkan pertunjukan ketoprak lengkap dengan iringan gamelan.
23 Mei 2026 Jumadi 257
Tampilkan Seni Ketoprak, SMP 4 Batang Bersiap Menuju Sekolah Budaya Tampilkan Seni Ketoprak, SMP 4 Batang Bersiap Menuju Sekolah Budaya
Tampilkan Seni Ketoprak, SMP 4 Batang Bersiap Menuju Sekolah Budaya
Batang - Ratusan pelajar SMP Negeri 4 Batang khususnya kelas 9, mengasah kemampuannya dalam berkesenian lewat even Gelar Budaya IV. Mengusung tema "Jejak Sejarah dan Legenda, Mewarisi Budaya Menguatkan Jati Diri Bangsa", para siswa menampilkan ketoprak lewat ragam cerita rakyat, sebagai upaya mewujudkan Sekolah Budaya.
23 Mei 2026 Jumadi 103
Waspada Hantavirus, Warga Binaan Lapas Batang Jalani Cek Kesehatan Gratis Waspada Hantavirus, Warga Binaan Lapas Batang Jalani Cek Kesehatan Gratis
Waspada Hantavirus, Warga Binaan Lapas Batang Jalani Cek Kesehatan Gratis
Batang - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Batang terus berkomitmen menjaga kondisi kesehatan warga binaan melalui langkah preventif dan deteksi dini. Lapas Batang memastikannya dengan menggelar kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) serta Penyuluhan Penyakit Hantavirus dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
22 Mei 2026 Jumadi 135
Bangun Jejaring Nasional, KUPS Perempuan Batang ikuti Seminar Internasional Bangun Jejaring Nasional, KUPS Perempuan Batang ikuti Seminar Internasional
Bangun Jejaring Nasional, KUPS Perempuan Batang ikuti Seminar Internasional
Batang - IPB University menjadi ruang pertemuan penting bagi pelaku perhutanan sosial, akademisi, dan komunitas masyarakat dalam kegiatan International Conference and Writing Workshop: Autonomous Social Sciences and Alternative Development yang berlangsung pada 2123 Mei 2026. Dalam kegiatan tersebut, KUPS Perempuan Kabupaten Batang turut ambil bagian melalui pameran produk wanatani dan hasil bumi unggulan daerah.
22 Mei 2026 Jumadi 64
Bupati Batang Tegaskan Persibat Harus Naik Liga 3 Bupati Batang Tegaskan Persibat Harus Naik Liga 3
Bupati Batang Tegaskan Persibat Harus Naik Liga 3
Batang - Bagi masyarakat Kabupaten Batang, Persatuan Sepak Bola Batang (Persibat) bukan sekadar klub sepak bola yang bertanding di lapangan hijau. Lebih dari itu, tim berjuluk Laskar Alas Roban ini adalah sebuah identitas kultural yang memuat kebanggaan dan harga diri daerah yang harus terus dijaga eksistensinya.
22 Mei 2026 Jumadi 143