Siasat Pemkab Batang Kelola APBD 2026 di Tengah Pemangkasan

Kamis, 15 Januari 2026 Jumadi Dibaca 980 kali Pemerintahan
Siasat Pemkab Batang Kelola APBD 2026 di Tengah Pemangkasan
Pj Sekda Sri Purwaningsih mengungkapkan bahwa postur APBD kali ini mengalami penyesuaian yang cukup signifikan.
Batang Memasuki tahun anggaran 2026, Pemerintah Kabupaten Batang harus bergerak lebih taktis dalam mengelola keuangan daerah. Penjabat (Pj) Sekda Batang Sri Purwaningsih mengungkapkan bahwa postur APBD kali ini mengalami penyesuaian yang cukup signifikan akibat adanya kebijakan efisiensi dari pemerintah pusat.

Batang Memasuki tahun anggaran 2026, Pemerintah Kabupaten Batang harus bergerak lebih taktis dalam mengelola keuangan daerah. Penjabat (Pj) Sekda Batang Sri Purwaningsih mengungkapkan bahwa postur APBD kali ini mengalami penyesuaian yang cukup signifikan akibat adanya kebijakan efisiensi dari pemerintah pusat.

“Meski postur awal APBD 2025 sempat berada di angka sekitar Rp2,1 triliun, dinamika aturan fiskal memaksa daerah untuk melakukan pengencangan ikat pinggang,” katanya saat ditemui di Kantornya, Kamis (15/1/2026).

Ada efisiensi sebesar Rp256 miliar pada Transfer Ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat. Hal ini tentu berdampak pada postur anggaran kita secara keseluruhan.

Landasan Hukum dan Struktur Pendapatan

“Transformasi anggaran ini secara resmi telah dipayungi oleh Perda No. 8 Tahun 2025 tentang APBD Tahun Anggaran 2026 dan Perbup No. 69 Tahun 2025 tentang Penjabaran APBD yang disahkan pada penghujung Desember lalu,” jelasnya.

Dalam struktur baru ini, Kabupaten Batang menargetkan Total Pendapatan sebesar Rp1,82 triliun. Angka ini bersumber dari dua pilar utama:

 * Pendapatan Asli Daerah (PAD): Rp435,77 miliar.

 * Pendapatan Transfer: Rp1,38 triliun.

Meski dibayangi efisiensi, pemerintah tetap memprioritaskan pelayanan publik dan pemenuhan hak ASN. Hal ini terlihat dari Total Belanja yang dipatok sebesar Rp1,88 triliun. Komponen belanja pegawai masih mendominasi dengan alokasi sebesar Rp874,4 miliar.

Sri Purwaningsih merinci bahwa anggaran lainnya disebar untuk menjaga roda pemerintahan dan bantuan sosial tetap berjalan, di antaranya:

 * Barang dan Jasa: Rp444,5 miliar.

 * Belanja Modal: Rp156,2 miliar.

 * Hibah dan Bansos: Masing-masing Rp64,8 miliar dan Rp6,5 miliar.

 * Belanja Tidak Terduga (BTT): Disiapkan Rp11 miliar sebagai bantalan darurat.

Dengan selisih antara pendapatan dan belanja, APBD 2026 mencatatkan defisit sebesar Rp68 miliar. Namun, di tengah keterbatasan tersebut, Pemkab Batang tetap menunjukkan komitmennya untuk memperkuat unit usaha daerah.

“Kami tetap mengalokasikan penyertaan modal sebesar Rp2 miliar untuk Perusda (Perusahaan Daerah). Ini merupakan investasi strategis agar perusahaan daerah bisa lebih mandiri dan berkontribusi balik ke kas daerah,” terangnya.

Langkah ini diambil sebagai strategi jangka panjang agar di masa depan, ketergantungan terhadap dana transfer pusat bisa perlahan dikurangi melalui penguatan sektor-sektor produktif di bawah naungan pemerintah kabupaten. (MC Batang, Jateng/Edo/Sri Rahayu)

Berita Lainnya

Pemkab Batang Matangkan RDTR Subah dan Batang, Dorong Kepastian Hukum Lahan dan Investasi Pemkab Batang Matangkan RDTR Subah dan Batang, Dorong Kepastian Hukum Lahan dan Investasi
Pemkab Batang Matangkan RDTR Subah dan Batang, Dorong Kepastian Hukum Lahan dan Investasi
Batang - Penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) di Kabupaten Batang terus dimatangkan. Melalui Focus Group Discussion (FGD) dan Konsultasi Publik Tahap I yang digelar oleh Kementerian Agraria dan Tata RuangBadan Pertanahan Nasional (ATRBPN), dua wilayah utama Kecamatan Batang dan Kecamatan Subah kini menjadi fokus penataan tata ruang yang presisi.
08 Okt 2026 Jumadi 133
Waspada Ancaman Kebakaran di Dapur, Kaum Ibu Diedukasi Damkar Batang Waspada Ancaman Kebakaran di Dapur, Kaum Ibu Diedukasi Damkar Batang
Waspada Ancaman Kebakaran di Dapur, Kaum Ibu Diedukasi Damkar Batang
Batang - Kerawanan kebakaran yang terjadi di area dapur menjadi hal yang patut diwaspadai, agar sedini mungkin diantisipasi melalui edukasi dan praktik langsung. Kerawanan tersebut menginisiasi para kaum ibu bersama putra-putrinya berkunjung ke Dinas Pemadaman Kebakaran (Damkar) Batang, untuk mendapatkan edukasi cara pemadaman api secara ringan dan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).
08 Okt 2026 Jumadi 150
Batang Jadi Pilot Project MBG Prasmanan, Dengan Konsep Makan Sekolah di Jepang Batang Jadi Pilot Project MBG Prasmanan, Dengan Konsep Makan Sekolah di Jepang
Batang Jadi Pilot Project MBG Prasmanan, Dengan Konsep Makan Sekolah di Jepang
Batang Kabupaten Batang, menjadi salah satu daerah yang mendapatkan pilot project program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan konsep prasmanan. Uji coba tersebut dilaksanakan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ujungnegoro 1 di SMP Negeri 2 Kandeman, Kabupaten Batang, Kamis (8102026).
08 Okt 2026 Jumadi 163
RDTR Batang dan Subah Diperkuat, Pemkab Pastikan Tata Ruang Beri Kepastian bagi Investor RDTR Batang dan Subah Diperkuat, Pemkab Pastikan Tata Ruang Beri Kepastian bagi Investor
RDTR Batang dan Subah Diperkuat, Pemkab Pastikan Tata Ruang Beri Kepastian bagi Investor
Batang Pemerintah Kabupaten Batang, terus memperkuat kepastian tata ruang melalui penyusunan dan pemanfaatan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR). Upaya tersebut disosialisasikan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Batang melalui kegiatan Sosialisasi Tata Ruang terkait RDTR di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Kamis (8102026).
08 Okt 2026 Jumadi 148
DPRD Batang Soroti Serapan APBD Perubahan 2026, Pemkab Diminta Percepat Pelaksanaan Kegiatan DPRD Batang Soroti Serapan APBD Perubahan 2026, Pemkab Diminta Percepat Pelaksanaan Kegiatan
DPRD Batang Soroti Serapan APBD Perubahan 2026, Pemkab Diminta Percepat Pelaksanaan Kegiatan
Batang DPRD Kabupaten Batang menggelar rapat paripurna penyampaian tindak lanjut hasil evaluasi Gubernur Jawa Tengah terhadap Raperda Perubahan APBD Kabupaten Batang Tahun Anggaran 2026. Dalam rapat tersebut, pemerintah daerah diminta mempercepat pelaksanaan sejumlah kegiatan yang telah dianggarkan mengingat waktu pelaksanaan APBD 2026 tinggal sekitar dua bulan.
08 Okt 2026 Jumadi 128
Pemkab Batang Gelontorkan Tim Terpadu Perlinsos Digital Penerima Bansos Pemkab Batang Gelontorkan Tim Terpadu Perlinsos Digital Penerima Bansos
Pemkab Batang Gelontorkan Tim Terpadu Perlinsos Digital Penerima Bansos
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang bergerak cepat memperbarui data penerima bantuan sosial (bansos) untuk tahun 2027. Melalui skema digitalisasi perlindungan sosial (perlinsos), masyarakat diajak melakukan registrasi ulang agar penyaluran bantuan tepat sasaran dan transparan.
08 Okt 2026 Jumadi 149