Kehilangan Poin Dikandang, Persibat Batang Masih Berpeluang Lolos 16 Besar

Kamis, 15 Januari 2026 Jumadi Dibaca 410 kali Pemuda dan Olahraga
Kehilangan Poin Dikandang, Persibat Batang Masih Berpeluang Lolos 16 Besar
Pertandingan Persibat dengan ISP Purworejo dalam Liga 4 Jateng di Stadion Moh. Sarengat Batang, Kabupaten Batang.
Batang Persatuan Sepak Bola Batang (Persibat) Batang harus menelan kekalahan pada laga pertama putaran kedua Liga 4 Jawa Tengah saat menjamu ISP Purworejo di Stadion Moh. Sarengat Batang, Kabupaten Batang, Kamis (15/1/2026).

Batang Persatuan Sepak Bola Batang (Persibat) Batang harus menelan kekalahan pada laga pertama putaran kedua Liga 4 Jawa Tengah saat menjamu ISP Purworejo di Stadion Moh. Sarengat Batang, Kabupaten Batang, Kamis (15/1/2026).

Manajer Persibat Batang Achmad Dahlan mengatakan, Laskar Alas Roban takluk dengan skor tipis 0-1 akibat gol yang tercipta di penghujung babak kedua. Sejak peluit awal dibunyikan, pertandingan berjalan sengit. Kedua tim saling bergantian melancarkan serangan.

“Persibat Batang tampil dominan dan menciptakan sejumlah peluang emas, namun penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat peluang tersebut gagal berbuah gol. Petaka justru datang pada menit-menit akhir pertandingan. Berawal dari tendangan bebas ISP Purworejo, terjadi kemelut di depan gawang Persibat,” jelasnya.

Bola liar kemudian berhasil dimanfaatkan pemain ISP untuk menjebol gawang tuan rumah dan mengubah skor menjadi 0-1 hingga laga berakhir.

Achmad Dahlan menyebutkan, meski kalah di kandang sendiri, Persibat Batang masih bertahan di puncak klasemen sementara Grup dengan koleksi enam poin. Namun, posisi tersebut belum memastikan Persibat lolos ke babak 16 besar Liga 4 Jawa Tengah.

Ia juga mengakui, timnya tampil di bawah performa terbaik. Ia menilai kekalahan ini dipengaruhi faktor mental pemain yang terlalu percaya diri setelah meraih dua kemenangan sebelumnya.

“Anak-anak overconfident. Setelah menang dua kali, termasuk di kandang ISP, mereka terlalu euforia dan menganggap enteng pertandingan di rumah sendiri,” ungkapnya.

Selain faktor mental, Dahlan juga menyoroti kelemahan taktis dan teknis yang muncul di lapangan. Persibat dinilai terlalu fokus menyerang sehingga terlambat turun saat menghadapi serangan balik lawan.

“Banyak bola terbuang, shooting off target, dan passing yang tidak tepat. Itu jadi bahan evaluasi serius kami,” terangnya.

Pelatih dan manajemen, lanjut dia, langsung menggelar evaluasi pada malam hari setelah pertandingan untuk membahas kesalahan-kesalahan yang terjadi serta mempersiapkan laga berikutnya.

Terkait peluang lolos ke babak 16 besar, Dahlan menjelaskan bahwa Persibat masih memiliki kans besar. Jika pertandingan antara Wijaya Kusuma melawan ISP Purworejo berakhir imbang, Persibat dipastikan melaju ke fase selanjutnya.

“Pertandingan terakhir melawan Wijaya Kusuma di Cilacap nanti juga akan menentukan posisi juara grup,” pungkasnya.

Dalam format kompetisi Liga 4 Jawa Tengah, dua tim teratas dari setiap grup, yakni juara dan runner-up, berhak melaju ke babak 16 besar. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Genjot Ekonomi Batang, DPUPR Siapkan Strategi "Lelang Dini" di Akhir Tahun Genjot Ekonomi Batang, DPUPR Siapkan Strategi "Lelang Dini" di Akhir Tahun
Genjot Ekonomi Batang, DPUPR Siapkan Strategi "Lelang Dini" di Akhir Tahun
Batang Pemerintah Kabupaten Batang terus memutar otak untuk mengantisipasi keterlambatan proyek fisik yang kerap menjadi momok pembangunan daerah. Demi memastikan roda pembangunan berjalan tepat waktu, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Batang meluncurkan strategi tak biasa: memajukan jadwal lelang proyek di akhir tahun 2026.
08 Jul 2026 Jumadi 37
BPS Batang Perkuat Pendataan Sensus Ekonomi di Pasar, Utamakan Koordinasi dan Pendekatan Humanis BPS Batang Perkuat Pendataan Sensus Ekonomi di Pasar, Utamakan Koordinasi dan Pendekatan Humanis
BPS Batang Perkuat Pendataan Sensus Ekonomi di Pasar, Utamakan Koordinasi dan Pendekatan Humanis
Batang - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Batang terus mengintensifkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dengan menyasar pusat-pusat aktivitas perdagangan. Salah satunya melalui pendataan pedagang di Pasar Limpung, Kecamatan Limpung, Kbupaten Batang, Rabu (872026).
08 Jul 2026 Jumadi 342
Pemkab Tata Kawasan Depan RSUD Batang, PKL Direlokasi ke Pujasera Secara Bertahap Pemkab Tata Kawasan Depan RSUD Batang, PKL Direlokasi ke Pujasera Secara Bertahap
Pemkab Tata Kawasan Depan RSUD Batang, PKL Direlokasi ke Pujasera Secara Bertahap
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mulai melakukan penataan kawasan di depan RSUD Batang dengan merelokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) yang selama ini berjualan di sepanjang bahu jalan dan area depan rumah sakit menuju lokasi pujasera yang telah disiapkan.
08 Jul 2026 Jumadi 34
Disdukcapil Batang Jemput Bola Layanan Adminduk di Desa Pranten Disdukcapil Batang Jemput Bola Layanan Adminduk di Desa Pranten
Disdukcapil Batang Jemput Bola Layanan Adminduk di Desa Pranten
Batang - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Batang kembali menghadirkan pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk) melalui program jemput bola di Balai Desa Pranten, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Rabu (872026).
08 Jul 2026 Jumadi 29
SMAN 1 Bandar Perkuat Peran Orang Tua dalam Mendukung Kesuksesan MPLS Ramah SMAN 1 Bandar Perkuat Peran Orang Tua dalam Mendukung Kesuksesan MPLS Ramah
SMAN 1 Bandar Perkuat Peran Orang Tua dalam Mendukung Kesuksesan MPLS Ramah
Batang - Sesuai dengan PERMENDIKDASMEN No. 12 tahun 2026, SMA Negeri 1 Bandar menggelar kegiatan parenting untuk mempersiapkan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah Tahun Ajaran 20262027. Kegiatan ini sebagai upaya memperkuat sinergi antara sekolah dan keluarga dalam mendampingi murid memasuki jenjang pendidikan menengah.
08 Jul 2026 Jumadi 10
Wajibkan Pasir Muntilan di Semua Proyek Fisik, DPUPR Batang Incar Usia Bangunan hingga 15 Tahun Wajibkan Pasir Muntilan di Semua Proyek Fisik, DPUPR Batang Incar Usia Bangunan hingga 15 Tahun
Wajibkan Pasir Muntilan di Semua Proyek Fisik, DPUPR Batang Incar Usia Bangunan hingga 15 Tahun
Batang Demi menjaga kualitas bangunan proyek fisik, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Batang mewajibkan seluruh kontraktor menggunakan pasir Muntilan atau pasir beton dalam setiap proyek konstruksi tahun anggaran 2026.
07 Jul 2026 Jumadi 52