Kehilangan Poin Dikandang, Persibat Batang Masih Berpeluang Lolos 16 Besar

Kamis, 15 Januari 2026 Jumadi Dibaca 393 kali Pemuda dan Olahraga
Kehilangan Poin Dikandang, Persibat Batang Masih Berpeluang Lolos 16 Besar
Pertandingan Persibat dengan ISP Purworejo dalam Liga 4 Jateng di Stadion Moh. Sarengat Batang, Kabupaten Batang.
Batang Persatuan Sepak Bola Batang (Persibat) Batang harus menelan kekalahan pada laga pertama putaran kedua Liga 4 Jawa Tengah saat menjamu ISP Purworejo di Stadion Moh. Sarengat Batang, Kabupaten Batang, Kamis (15/1/2026).

Batang Persatuan Sepak Bola Batang (Persibat) Batang harus menelan kekalahan pada laga pertama putaran kedua Liga 4 Jawa Tengah saat menjamu ISP Purworejo di Stadion Moh. Sarengat Batang, Kabupaten Batang, Kamis (15/1/2026).

Manajer Persibat Batang Achmad Dahlan mengatakan, Laskar Alas Roban takluk dengan skor tipis 0-1 akibat gol yang tercipta di penghujung babak kedua. Sejak peluit awal dibunyikan, pertandingan berjalan sengit. Kedua tim saling bergantian melancarkan serangan.

“Persibat Batang tampil dominan dan menciptakan sejumlah peluang emas, namun penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat peluang tersebut gagal berbuah gol. Petaka justru datang pada menit-menit akhir pertandingan. Berawal dari tendangan bebas ISP Purworejo, terjadi kemelut di depan gawang Persibat,” jelasnya.

Bola liar kemudian berhasil dimanfaatkan pemain ISP untuk menjebol gawang tuan rumah dan mengubah skor menjadi 0-1 hingga laga berakhir.

Achmad Dahlan menyebutkan, meski kalah di kandang sendiri, Persibat Batang masih bertahan di puncak klasemen sementara Grup dengan koleksi enam poin. Namun, posisi tersebut belum memastikan Persibat lolos ke babak 16 besar Liga 4 Jawa Tengah.

Ia juga mengakui, timnya tampil di bawah performa terbaik. Ia menilai kekalahan ini dipengaruhi faktor mental pemain yang terlalu percaya diri setelah meraih dua kemenangan sebelumnya.

“Anak-anak overconfident. Setelah menang dua kali, termasuk di kandang ISP, mereka terlalu euforia dan menganggap enteng pertandingan di rumah sendiri,” ungkapnya.

Selain faktor mental, Dahlan juga menyoroti kelemahan taktis dan teknis yang muncul di lapangan. Persibat dinilai terlalu fokus menyerang sehingga terlambat turun saat menghadapi serangan balik lawan.

“Banyak bola terbuang, shooting off target, dan passing yang tidak tepat. Itu jadi bahan evaluasi serius kami,” terangnya.

Pelatih dan manajemen, lanjut dia, langsung menggelar evaluasi pada malam hari setelah pertandingan untuk membahas kesalahan-kesalahan yang terjadi serta mempersiapkan laga berikutnya.

Terkait peluang lolos ke babak 16 besar, Dahlan menjelaskan bahwa Persibat masih memiliki kans besar. Jika pertandingan antara Wijaya Kusuma melawan ISP Purworejo berakhir imbang, Persibat dipastikan melaju ke fase selanjutnya.

“Pertandingan terakhir melawan Wijaya Kusuma di Cilacap nanti juga akan menentukan posisi juara grup,” pungkasnya.

Dalam format kompetisi Liga 4 Jawa Tengah, dua tim teratas dari setiap grup, yakni juara dan runner-up, berhak melaju ke babak 16 besar. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

BPI Kenalkan Teknologi PLTU dan Pelestarian Lingkungan ke Pelajar SMPN 4 Batang BPI Kenalkan Teknologi PLTU dan Pelestarian Lingkungan ke Pelajar SMPN 4 Batang
BPI Kenalkan Teknologi PLTU dan Pelestarian Lingkungan ke Pelajar SMPN 4 Batang
Batang - PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) memberikan edukasi mengenai energi dan pelestarian lingkungan dalam kegiatan Gelar Budaya IV di halaman SMP Negeri 4 Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (2352026).
23 Mei 2026 Jumadi 82
SMPN 4 Batang Gelar Budaya IV, Lestarikan Seni Tradisional Lewat Pagelaran Ketoprak SMPN 4 Batang Gelar Budaya IV, Lestarikan Seni Tradisional Lewat Pagelaran Ketoprak
SMPN 4 Batang Gelar Budaya IV, Lestarikan Seni Tradisional Lewat Pagelaran Ketoprak
Batang - SMP Negeri 4 Batang menggelar Gelar Budaya IV. Kegiatan tersebut menjadi panggung apresiasi seni sekaligus ujian akhir mata pelajaran seni budaya bagi siswa yang menampilkan pertunjukan ketoprak lengkap dengan iringan gamelan.
23 Mei 2026 Jumadi 253
Tampilkan Seni Ketoprak, SMP 4 Batang Bersiap Menuju Sekolah Budaya Tampilkan Seni Ketoprak, SMP 4 Batang Bersiap Menuju Sekolah Budaya
Tampilkan Seni Ketoprak, SMP 4 Batang Bersiap Menuju Sekolah Budaya
Batang - Ratusan pelajar SMP Negeri 4 Batang khususnya kelas 9, mengasah kemampuannya dalam berkesenian lewat even Gelar Budaya IV. Mengusung tema "Jejak Sejarah dan Legenda, Mewarisi Budaya Menguatkan Jati Diri Bangsa", para siswa menampilkan ketoprak lewat ragam cerita rakyat, sebagai upaya mewujudkan Sekolah Budaya.
23 Mei 2026 Jumadi 102
Waspada Hantavirus, Warga Binaan Lapas Batang Jalani Cek Kesehatan Gratis Waspada Hantavirus, Warga Binaan Lapas Batang Jalani Cek Kesehatan Gratis
Waspada Hantavirus, Warga Binaan Lapas Batang Jalani Cek Kesehatan Gratis
Batang - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Batang terus berkomitmen menjaga kondisi kesehatan warga binaan melalui langkah preventif dan deteksi dini. Lapas Batang memastikannya dengan menggelar kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) serta Penyuluhan Penyakit Hantavirus dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
22 Mei 2026 Jumadi 133
Bangun Jejaring Nasional, KUPS Perempuan Batang ikuti Seminar Internasional Bangun Jejaring Nasional, KUPS Perempuan Batang ikuti Seminar Internasional
Bangun Jejaring Nasional, KUPS Perempuan Batang ikuti Seminar Internasional
Batang - IPB University menjadi ruang pertemuan penting bagi pelaku perhutanan sosial, akademisi, dan komunitas masyarakat dalam kegiatan International Conference and Writing Workshop: Autonomous Social Sciences and Alternative Development yang berlangsung pada 2123 Mei 2026. Dalam kegiatan tersebut, KUPS Perempuan Kabupaten Batang turut ambil bagian melalui pameran produk wanatani dan hasil bumi unggulan daerah.
22 Mei 2026 Jumadi 64
Bupati Batang Tegaskan Persibat Harus Naik Liga 3 Bupati Batang Tegaskan Persibat Harus Naik Liga 3
Bupati Batang Tegaskan Persibat Harus Naik Liga 3
Batang - Bagi masyarakat Kabupaten Batang, Persatuan Sepak Bola Batang (Persibat) bukan sekadar klub sepak bola yang bertanding di lapangan hijau. Lebih dari itu, tim berjuluk Laskar Alas Roban ini adalah sebuah identitas kultural yang memuat kebanggaan dan harga diri daerah yang harus terus dijaga eksistensinya.
22 Mei 2026 Jumadi 143