Kentang dan Ubi Jalar Jadi Potensi Andalan Ekspor Pangan di Kabupaten Batang

Kamis, 08 Januari 2026 Jumadi Dibaca 679 kali Pertanian Perikanan Perkebunan Peternakan
Kentang dan Ubi Jalar Jadi Potensi Andalan Ekspor Pangan di Kabupaten Batang
Kepala Disapaperta Batang Sutadi Ronodipuro menyampaikan, Kentang dan Ubi Jalar Jadi Potensi Andalan Ekspor Pangan di Kabupaten Batang.
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mulai memetakan komoditas pangan unggulan yang berpotensi menembus pasar ekspor. Dua komoditas yang saat ini diproyeksikan menjadi andalan adalah kentang dan ubi jalar, seiring upaya meningkatkan daya saing dan kesejahteraan petani lokal.

Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mulai memetakan komoditas pangan unggulan yang berpotensi menembus pasar ekspor. Dua komoditas yang saat ini diproyeksikan menjadi andalan adalah kentang dan ubi jalar, seiring upaya meningkatkan daya saing dan kesejahteraan petani lokal.

Kepala Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) Batang Sutadi Ronodipuro menyampaikan, pihaknya terus mendorong petani agar mampu masuk ke rantai pasar ekspor, baik melalui kerja sama dengan eksportir maupun secara mandiri.

“Kami berupaya meningkatkan daya saing petani Kabupaten Batang dengan menawarkan dan mensounding-kan komoditas ke para eksportir. Saat ini memang masih bergabung dengan eksportir tingkat Jawa Tengah, tapi harapannya akhir 2026 petani Batang sudah bisa ekspor secara mandiri,” katanya saat ditemui di Kantor Dispaperta Batang, Kabupaten Batang, Kamis (8/1/2026).

Menurut Sutadi, kentang dan ubi jalar dinilai memiliki potensi besar untuk pasar luar negeri, baik dari sisi kualitas maupun peluang permintaan. Selain itu, peningkatan produksi pangan di Batang juga membuka peluang pengembangan jaringan pasar, termasuk ekspor.

“Produksi kita naik sekitar 8,5 persen. Ini tentu bisa kita dorong ke depan untuk membangun jaringan pasar, tidak hanya di dalam negeri, tetapi juga ke luar negeri. Potensi ekspor pangan Batang juga telah dibahas bersama kalangan akademisi, salah satunya Universitas Diponegoro (Undip), serta pihak offtaker yang berperan menyerap dan menyalurkan hasil pertanian,” jelasnya.

Sutadi menyebutkan, sudah berdiskusi dengan Undip sebagai akademisi. Secara potensi, komoditas pangan Batang cukup memungkinkan untuk dibawa ke ranah ekspor, tentu dengan dukungan offtaker dan pihak terkait lainnya.

Dalam menghadapi tantangan cuaca ekstrem, Dispaperta Batang juga menekankan pentingnya pemilihan komoditas yang sesuai dengan kondisi alam, terutama curah hujan yang belakangan meningkat.

“Pemilihan komoditas yang bisa menyesuaikan dengan kondisi curah hujan menjadi upaya penting. Itu kami sampaikan ke petugas di lapangan, disertai pendampingan, pemanfaatan teknologi, serta pengendalian hama dan penyakit,” terangnya.

Sutadi menilai Kabupaten Batang memiliki keunggulan dari sisi keragaman komoditas pertanian. Meski secara wilayah relatif kecil dibanding daerah lain, Batang dinilai lengkap dari sektor tanaman pangan, hortikultura, hingga perkebunan.

“Kabupaten Batang itu sangat beragam. Tanaman pangan ada, hortikultura ada, perkebunan juga lengkap. Ini menjadi nilai tambah. Apa pun yang dibutuhkan pasar bisa kita siapkan, tentu dengan peningkatan kualitas dan volume melalui teknologi,” ujar dia.

Ke depan, Dispaperta Batang juga membuka peluang pengembangan pertanian modern, seperti hortikultura berbasis greenhouse dan peternakan sistem close house, untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil pertanian serta peternakan.

“Dengan langkah tersebut, Pemkab Batang berharap komoditas pangan lokal tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri, tetapi juga berkontribusi di pasar global melalui ekspor yang berkelanjutan,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Roza/Sri Rahayu)

Berita Lainnya

Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Batang - Sebanyak 24 anak dari Kecamatan Subah dan sekitarnya mengikuti khitan massal gratis yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten  Batang dalam rangka memperingati HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Dinas Kesehatan Kabupaten Batang, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Dinas Sosial, dan Kecamatan Subah.
25 Ags 2026 Jumadi 68
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
Batang - DPRD Kabupaten Batang bersama Pemerintah Kabupaten Batang mulai membahas tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) prioritas dalam rapat paripurna di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 101
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Batang - Geliat investasi dan pesatnya kawasan industri di Kabupaten Batang tak cuma menuntut ekspansi ekonomi, tetapi juga kepastian hukum dan perlindungan alam. Menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Batang resmi menyerahkan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) krusial kepada DPRD dalam Rapat Paripurna di DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 155
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Batang - Sebagai pejabat baru di Kabupaten Batang, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Batang Ratih Andrawina Suminar langsung tancap gas membangun komunikasi antarlembaga. Langkah awal ini ditandai dengan kunjungan silaturahmi ke Gedung DPRD Batang, Kabupaten Batang Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 81
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
Batang - Upaya memperkuat tata kelola Perhutanan Sosial yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Batang terus didorong melalui kolaborasi multipihak. Salah satunya melalui Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Integrated Area Development (IAD) yang mengusung tema Penyusunan Integrated Area Development (IAD) Kabupaten Batang dalam Mewujudkan Tata Kelola Perhutanan Sosial yang Inklusif bagi Pemberdayaan KUPS Perempuan", di Ruang Rapat Pagilaran Bapperida Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 132
Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa
Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa
Batang - Pelajar SMA Negeri 1 Bandar memulai Gelar Karya Projek Kokurikuler untuk kelas 10, setelah beberapa pekan mengikuti kegiatan pembelajaran. Mengusung tema Bhineka Tunggal Ika, gelar karya tersebut, menjadi ajang bagi siswa untuk mengekspresikan diri, melalui pertunjukan tari tradisional, lagu daerah, bazar makanan tradisional daerah, dan pop-up book budaya di halaman SMAN 1 Bandar, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 149