Batang Swasembada Pangan, Produksi Padi 2025 Naik 8,5 Persen

Kamis, 08 Januari 2026 Jumadi Dibaca 1.037 kali Pertanian Perikanan Perkebunan Peternakan
Batang Swasembada Pangan, Produksi Padi 2025 Naik 8,5 Persen
Dua petani memanen padi di area sawah Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang.
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang terus memperkuat upaya menuju swasembada pangan, sejalan dengan program nasional yang dicanangkan Presiden. Pada tahun 2025, produksi padi di Batang ditargetkan mencapai 177.319 ton Gabah Kering Giling (GKG), atau meningkat sekitar 8,5 persen dibandingkan capaian tahun 2024.

Batang - Pemerintah Kabupaten Batang terus memperkuat upaya menuju swasembada pangan, sejalan dengan program nasional yang dicanangkan Presiden. Pada tahun 2025, produksi padi di Batang ditargetkan mencapai 177.319 ton Gabah Kering Giling (GKG), atau meningkat sekitar 8,5 persen dibandingkan capaian tahun 2024.

Kepala Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) Batang Sutadi Ronodipuro mengatakan, target tersebut didorong melalui strategi peningkatan Luas Tambah Tanam (LTT) serta optimalisasi produktivitas lahan pertanian.

“Program Pak Presiden jelas, swasembada pangan, khususnya padi dan jagung. Alhamdulillah progres Kabupaten Batang cukup baik dan sesuai target pemerintah, baik luas tanam maupun produksinya,” katanya saat ditemui di Kantor Dispaperta Batang, Kabupaten Batang, Kamis (8/1/2026).

Meski demikian, upaya peningkatan produksi tidak lepas dari berbagai tantangan. Salah satunya adalah lahan pertanian yang terdampak rob.

Sutadi menyebut, sekitar 406 hektar sawah di Kabupaten Batang terdampak intrusi air laut sehingga menurunkan produktivitas padi.

“Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemkab Batang bekerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional Pertanian (BRNP) Jawa Tengah dan Bogor serta Bank Indonesia, melakukan uji coba varietas padi Bio Salin 1 dan Bio Salin 2 yang lebih tahan terhadap kondisi lahan payau dan asin,” jelasnya.

Sutadi juga menyebutkan, di lahan terdampak rob, produktivitas yang semula bisa 7 ton per hektar turun menjadi sekitar 3,5 ton. Melalui demplot Bio Salin seluas 1 hektar, kami berharap hasil panen bisa meningkat kembali, yang rencananya dipanen Maret nanti.

“Capaian tahun 2026 minimal harus sama dengan tahun sebelumnya agar swasembada pangan di Kabupaten Batang tetap terjaga, bahkan ditingkatkan. Pesan dari Pak Presiden dan Pak Menteri, minimal sama dengan tahun 2025. Kalau itu tercapai, swasembada pangan di Kabupaten Batang bisa dipastikan,” terangnya.

Terkait penggunaan benih, Sutadi memastikan seluruh benih padi dan jagung yang digunakan petani telah melalui proses sertifikasi sesuai ketentuan.

“Semua benih yang diperbantukan atau diperjualbelikan ke masyarakat itu sudah bersertifikat, mulai dari proses produksi hingga distribusinya,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Tanaman Pangan Dispaperta Batang Diana Anggraeni menjelaskan, bahwa fokus utama bidangnya adalah pengembangan komoditas padi dan jagung. Adapun komoditas sayuran dan buah-buahan ditangani oleh bidang hortikultura.

Dalam menghadapi tantangan musim hujan, pemerintah daerah juga terus memperkuat pendampingan kepada petani. Melalui Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tanaman (POPT), petani mendapat pendampingan intensif, terutama terkait serangan hama.

“Kami aktif mendampingi petani, khususnya di musim hujan yang rawan hama. Meski Penyuluh Pertanian Lapangan sekarang berada di bawah kementerian, sinergi dengan pemerintah daerah tetap berjalan dengan baik,” ujar dia.

Dengan berbagai strategi tersebut, Pemkab Batang optimistis target swasembada pangan dapat tercapai sekaligus menjaga ketahanan pangan daerah secara berkelanjutan. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Batang - Sebanyak 24 anak dari Kecamatan Subah dan sekitarnya mengikuti khitan massal gratis yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten  Batang dalam rangka memperingati HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Dinas Kesehatan Kabupaten Batang, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Dinas Sosial, dan Kecamatan Subah.
25 Ags 2026 Jumadi 68
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
Batang - DPRD Kabupaten Batang bersama Pemerintah Kabupaten Batang mulai membahas tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) prioritas dalam rapat paripurna di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 101
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Batang - Geliat investasi dan pesatnya kawasan industri di Kabupaten Batang tak cuma menuntut ekspansi ekonomi, tetapi juga kepastian hukum dan perlindungan alam. Menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Batang resmi menyerahkan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) krusial kepada DPRD dalam Rapat Paripurna di DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 155
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Batang - Sebagai pejabat baru di Kabupaten Batang, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Batang Ratih Andrawina Suminar langsung tancap gas membangun komunikasi antarlembaga. Langkah awal ini ditandai dengan kunjungan silaturahmi ke Gedung DPRD Batang, Kabupaten Batang Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 81
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
Batang - Upaya memperkuat tata kelola Perhutanan Sosial yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Batang terus didorong melalui kolaborasi multipihak. Salah satunya melalui Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Integrated Area Development (IAD) yang mengusung tema Penyusunan Integrated Area Development (IAD) Kabupaten Batang dalam Mewujudkan Tata Kelola Perhutanan Sosial yang Inklusif bagi Pemberdayaan KUPS Perempuan", di Ruang Rapat Pagilaran Bapperida Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 132
Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa
Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa
Batang - Pelajar SMA Negeri 1 Bandar memulai Gelar Karya Projek Kokurikuler untuk kelas 10, setelah beberapa pekan mengikuti kegiatan pembelajaran. Mengusung tema Bhineka Tunggal Ika, gelar karya tersebut, menjadi ajang bagi siswa untuk mengekspresikan diri, melalui pertunjukan tari tradisional, lagu daerah, bazar makanan tradisional daerah, dan pop-up book budaya di halaman SMAN 1 Bandar, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 149