Skema KPBU PJU Batang, Libatkan Aparat Penegak Hukum Demi Amankan Aset Daerah

Senin, 29 Desember 2025 Jumadi Dibaca 931 kali Pembangunan Infrastruktur
Skema KPBU PJU Batang, Libatkan Aparat Penegak Hukum Demi Amankan Aset Daerah
Kepala Bapperida Batang Bagus Pambudi meyampaikan, Pemkab Batang terus mematangkan proyek strategis daerah bertajuk “Batang Terang”.
Batang Pemerintah Kabupaten Batang terus mematangkan proyek strategis daerah bertajuk “Batang Terang”. Proyek bernilai ratusan miliar ini dipastikan berjalan di atas jalur hukum yang ketat. Guna menjamin akuntabilitas, Pemkab Batang menggandeng lembaga antirasuah dan pengawas keuangan untuk mengawal setiap tahapan proyek.

Batang Pemerintah Kabupaten Batang terus mematangkan proyek strategis daerah bertajuk “Batang Terang”. Proyek bernilai ratusan miliar ini dipastikan berjalan di atas jalur hukum yang ketat. Guna menjamin akuntabilitas, Pemkab Batang menggandeng lembaga antirasuah dan pengawas keuangan untuk mengawal setiap tahapan proyek.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Batang Bagus Pambudi menegaskan, bahwa skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) untuk Alat Penerangan Jalan (APJ) ini mengedepankan prinsip transparansi.

“Dalam setiap tahap itu kita sudah minta pendampingan baik dari KPK, kemudian Kejaksaan melalui Kejari, kemudian nanti adalah BPKP perwakilan Jawa Tengah. Penekanannya adalah supaya dalam nantinya pelaksanaan KPBU itu Pemda tidak dirugikan,” katanya saat ditemui di kantornya, Senin (29/12/2025).

Keterlibatan aparat penegak hukum dan auditor negara bukan tanpa alasan. BPKP akan berperan dalam penyusunan manajemen risiko, mulai dari potensi gagal lelang hingga pencegahan praktik suap. Sementara itu, Kejari Batang akan mengawal dari sisi legalitas dan potensi tindak pidana di lapangan.

“Ada potensi pidana di situ, misalkan dalam 10 tahun ada pencurian kabel listrik atau perusakan lampu jalan, itu harus didampingi dari kejaksaan,” jelasnya.

Diharapkan hampir 85% atau sekitar 7.000 sekian titik bisa menyala di tahun 2027, tepatnya harapan Pak Bupati di Januari 2027," jelas Bagus.

Proyek ini bukan skala kecil. Nilai total proyek selama masa konsesi 10 tahun diprediksi mendekati Rp300 miliar, dengan rincian:

 * Modal Awal (CAPEX): Rp126 miliar.

 * Biaya Operasional: Hampir Rp200 miliar.

“Pemerintah akan menggelar Market Sounding (penjajakan minat pasar) pada minggu ketiga Januari 2026. Bagus secara terbuka mengundang pengusaha lokal di Batang untuk berpartisipasi dalam lelang ini,” terangnya.

Bagus menyebutkan, hingga Desember 2025, proyek berada dalam tahap penyiapan transaksi. Setelah penyusunan Dokumen Pra-Studi Kelayakan (Pra-FS) dan penerbitan Rasio Kemampuan Membayar Ketersediaan Layanan (RKMKL) oleh Gubernur, proses lelang resmi direncanakan akan dibuka pada akhir Januari tahun depan.

“Langkah berani Pemkab Batang menggandeng KPK hingga BPKP ini menjadi bukti itikad baik dalam mewujudkan good governance sekaligus menerangi seluruh pelosok Batang melalui proyek "Batang Terang",” tegasnya.

Sementara itu, Kasi Intel Dipo Iqbal, membenarkan adanya permohonan pendampingan tersebut. Saat ini, pihaknya tengah meneliti dokumen yang diajukan ke bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun).

“Proyek ini merupakan instruksi langsung dari Bupati Batang M. Faiz Kurniawan, yang menargetkan lonjakan signifikan kualitas infrastruktur jalan. Targetnya, pada Januari 2027, sebanyak 7.000 lebih titik lampu akan menerangi jalan-jalan kabupaten,” ujar dia. (MC Batang, Jateng, Edo/Siska)

Berita Lainnya

Proyek Berkualitas Harga Mati, DPUPR Batang Minta Pengawas Tak Boleh Merangkap Proyek Berkualitas Harga Mati, DPUPR Batang Minta Pengawas Tak Boleh Merangkap
Proyek Berkualitas Harga Mati, DPUPR Batang Minta Pengawas Tak Boleh Merangkap
Batang - Kualitas proyek infrastruktur yang kokoh tidak hanya lahir dari material yang bagus, melainkan juga dari pengawasan yang ketat di lapangan. Demi menjaga komitmen tersebut, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Batang memperketat aturan main bagi para konsultan pengawas.
10 Jul 2026 Jumadi 33
MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot
MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot
Batang -  Tiga pekan libur sekolah, ternyata berdampak pada penurunan harga ayam potong dan telur ayam negeri yang siginifikan. Sebagian besar pedagang menyambut positif karena selama libur sekolah yang disertai liburnya program Makan Bergizi Gratis (MBG), turut diikuti pula dengan turunnya harga kebutuhan pokok seperti ayam dan telur.
10 Jul 2026 Jumadi 83
Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal
Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal
Batang Pemerintah Kabupaten Batang terus memperkuat tata kelola ketenagakerjaan di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) melalui kebijakan yang mendorong penyerapan tenaga kerja lokal sekaligus memastikan proses rekrutmen berlangsung transparan dan akuntabel.
10 Jul 2026 Jumadi 40
SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun
SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun
Batang - Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE26) di Kabupaten Batang menghadirkan kisah menarik. Saat melakukan pendataan di Desa Ketanggan, Kecamatan Gringsing, petugas Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Batang menemukan seorang warga lanjut usia bernama Supiyah yang telah berusia 100 tahun 1 bulan 19 hari dan masih menjalani aktivitas sehari-hari dengan mandiri.
10 Jul 2026 Jumadi 106
Bupati Batang Tetapkan Wisata Prioritas Untuk Program 2027 Bupati Batang Tetapkan Wisata Prioritas Untuk Program 2027
Bupati Batang Tetapkan Wisata Prioritas Untuk Program 2027
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menetapkan pengembangan sektor pariwisata sebagai salah satu prioritas pembangunan pada tahun 2027. Sejumlah destinasi unggulan akan dikembangkan secara bertahap untuk meningkatkan daya tarik wisata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
10 Jul 2026 Jumadi 32
Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi
Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menetapkan sektor pariwisata sebagai salah satu fokus utama dalam penyusunan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah melalui pengembangan destinasi wisata yang berkelanjutan.
10 Jul 2026 Jumadi 38