PUPUK Surabaya Upayakan Pengembangan Perhutanan Sosial Terpadu

Selasa, 16 Desember 2025 Jumadi Dibaca 631 kali Pertanian Perikanan Perkebunan Peternakan
PUPUK Surabaya Upayakan Pengembangan Perhutanan Sosial Terpadu
PUPUK Surabaya menggelar Sosialisasi Pengembangan Perhutanan Sosial Terpadu di Ruang Abirawa Kantor Bupati Batang, Kabupaten Batang.
Batang - Perhutanan sosial di wilayah Kabupaten Batang yang sangat luas, mendapat perhatian dari NGO Perkumpulan Untuk Peningkatan Usaha Kecil (PUPUK) Surabaya, untuk dijadikan Integrated Area Development (IAD). Maka perlu dioptimalkan dengan dukungan dari Pemkab setempat, agar wilayah perhutanan sosial dapat dikembangkan secara terpadu.

Batang - Perhutanan sosial di wilayah Kabupaten Batang yang sangat luas, mendapat perhatian dari NGO Perkumpulan Untuk Peningkatan Usaha Kecil (PUPUK) Surabaya, untuk dijadikan Integrated Area Development (IAD). Maka perlu dioptimalkan dengan dukungan dari Pemkab setempat, agar wilayah perhutanan sosial dapat dikembangkan secara terpadu.

Direktur NGO PUPUK Surabaya Sendri Lentari menerangkan, untuk mewujudkan perhutanan sosial hingga berkembang secara terpadu, maka perlu dukungan Pemda setempat lewat peran Organisasi Perangkat Daerah terkait.

“Untuk mendukung kebermanfaatan perhutanan sosial di Batang, tidak hanya dari Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup saja, tapi perlu kontribusi dari instansi maupun swasta,” katanya, saat ditemui di Ruang Abirawa Kantor Bupati Batang, Kabupaten Batang, Selasa (16/12/2025).

Aksi nyata dari NGO PUPUK Surabaya, di Batang selam ini telah memberikan pendampingan pada Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) yang lebih condong pada pemberdayaan perempuan.

“Khusus di perhutanan sosial Batang kami lebih melihat potensi kopi yang perlu dikembangkan, agar ada peningkatan kualitas hingga pemasaran hingga tingkat nasional,” jelasnya.

Kasubdit Kehutanan Ditjen Bina pembangunan Daerah Kemendagri Dyah Sih Irawati mengapresiasi peran NGO PUPUK Surabaya yang mendukung program Kemendagri dalam optimalisasi perhutanan sosial di Kabupaten Batang dan Kabupaten Muara Enim Sumatera Selatan.

“Salah satu upaya percepatan optimalisasi perhutanan sosial, lewat Integrated Area Development, yang mengharuskan bersinergi dengan lintas kementerian,” tegasnya.

Sementara itu, Pengendali Ekosistem Hutan Direktorat Kewirausahaan Usaha Perhutanan Sosial, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Nur Dwiyati menerangkan, keberadaan KUPS yang dibentuk NGO PUPUK Surabaya ini selaras dengan program pemerintah pusat dalam pengentasan kemiskinan.

“Untuk menjaga kelestarian hutan, maka kami menerapkan pola agroforestri, yakni mengintegrasikan tanaman hutan dengan tanaman pangan, agar tercipta kombinasi yang dinamis,” terangnya.

Menanggapi hal tersebut, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Batang Darsono mengapresiasi tujuan yang ingin dicapai NGO PUPUK Surabaya dengan bersinergi bersama lintas kementerian.

“Ini sangat bagus, apalagi akan disertai pemaparan materi yang semoga bisa dipahami dan mencapai target yang diinginkan, yakni kebermanfaatan perhutanan sosial, dengan tetap menjaga kelestarian alam,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Batang - Sebanyak 24 anak dari Kecamatan Subah dan sekitarnya mengikuti khitan massal gratis yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten  Batang dalam rangka memperingati HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Dinas Kesehatan Kabupaten Batang, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Dinas Sosial, dan Kecamatan Subah.
25 Ags 2026 Jumadi 68
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
Batang - DPRD Kabupaten Batang bersama Pemerintah Kabupaten Batang mulai membahas tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) prioritas dalam rapat paripurna di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 101
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Batang - Geliat investasi dan pesatnya kawasan industri di Kabupaten Batang tak cuma menuntut ekspansi ekonomi, tetapi juga kepastian hukum dan perlindungan alam. Menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Batang resmi menyerahkan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) krusial kepada DPRD dalam Rapat Paripurna di DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 155
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Batang - Sebagai pejabat baru di Kabupaten Batang, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Batang Ratih Andrawina Suminar langsung tancap gas membangun komunikasi antarlembaga. Langkah awal ini ditandai dengan kunjungan silaturahmi ke Gedung DPRD Batang, Kabupaten Batang Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 81
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
Batang - Upaya memperkuat tata kelola Perhutanan Sosial yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Batang terus didorong melalui kolaborasi multipihak. Salah satunya melalui Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Integrated Area Development (IAD) yang mengusung tema Penyusunan Integrated Area Development (IAD) Kabupaten Batang dalam Mewujudkan Tata Kelola Perhutanan Sosial yang Inklusif bagi Pemberdayaan KUPS Perempuan", di Ruang Rapat Pagilaran Bapperida Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 132
Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa
Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa
Batang - Pelajar SMA Negeri 1 Bandar memulai Gelar Karya Projek Kokurikuler untuk kelas 10, setelah beberapa pekan mengikuti kegiatan pembelajaran. Mengusung tema Bhineka Tunggal Ika, gelar karya tersebut, menjadi ajang bagi siswa untuk mengekspresikan diri, melalui pertunjukan tari tradisional, lagu daerah, bazar makanan tradisional daerah, dan pop-up book budaya di halaman SMAN 1 Bandar, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 149