Proyek KPBU PJU Batang Capai Tahap Penyiapan Transaksi

Senin, 15 Desember 2025 Jumadi Dibaca 1.218 kali Pembangunan Infrastruktur
Proyek KPBU PJU Batang Capai Tahap Penyiapan Transaksi
Kepala Bapperida Batang Bagus Pambudi Proyek KPBU PJU Batang Capai Tahap Penyiapan Transaksi.
Batang Proyek strategis daerah “Batang Terang” melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) untuk Penerangan Jalan Umum (PJU) di Kabupaten Batang terus menunjukkan progres signifikan. Saat ini, proyek tersebut telah memasuki tahap penyiapan transaksi, dengan target seluruh lampu PJU di jalan kabupaten dapat menyala pada awal tahun 2027.

Batang Proyek strategis daerah “Batang Terang” melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) untuk Penerangan Jalan Umum (PJU) di Kabupaten Batang terus menunjukkan progres signifikan. Saat ini, proyek tersebut telah memasuki tahap penyiapan transaksi, dengan target seluruh lampu PJU di jalan kabupaten dapat menyala pada awal tahun 2027.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Batang Bagus Pambudi menyampaikan, bahwa inisiasi awal proyek ini dilakukan melalui komunikasi dengan PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PII) pada Maret 2025.

Bupati Batang M Faiz Kurniawan kemudian mendorong percepatan KPBU PJU (Alat Penerangan Jalan/APJ) karena program ini merupakan salah satu program strategis, yaitu Batang Terang, yang sudah tercantum dalam RPJMD.

“APJ, terutama di ruas jalan kabupaten, diharapkan hampir 85% atau sekitar 7.000 sekian titik bisa menyala di tahun 2027, tepatnya harapan Pak Bupati di Januari 2027,” katanya, saat ditemui di kantornya, Senin (15/12/2025).

Bagus Pambudi merincikan empat tahap utama dalam proyek KPBU ini: perencanaan, penyiapan transaksi, transaksi (lelang), dan manajemen.

* Tahap Perencanaan: Sudah selesai, ditandai dengan selesainya Forum Konsultasi Publik atas Studi Pendahuluan.

* Tahap Penyiapan Transaksi: Saat ini sedang berlangsung hingga Desember 2025. Kegiatan utamanya meliputi:

* Penyusunan dokumen Pra-Studi Kelayakan (Pra-FS).

* Pengiriman surat permohonan agar proyek dimasukkan dalam Daftar Rencana KPBU Kementerian Bappenas (PPP Book).

* Pengajuan permohonan pertimbangan perhitungan Rasio Kemampuan Membayar Ketersediaan Layanan (RKMKL) kepada Gubernur.

“Apabila Pra-FS sudah disempurnakan dan RKMKL sudah terbit, baru kita menyusun yang namanya Dokumen Pengadaan. Setelah dokumen pengadaan selesai, proyek akan transisi menuju Tahap Transaksi atau Lelang. Targetnya, proses transaksi atau lelang akan dimulai pada akhir Januari tahun depan,” jelasnya.

Namun, sebelum lelang, pada minggu ketiga Januari, akan diagendakan Penjajakan Minat Pasar (Market Sounding). Market sounding ini bertujuan mengundang calon investor dan lender (pemberi pinjaman) untuk memastikan adanya peserta yang tertarik mengikuti proses lelang.

Nilai proyek KPBU APJ Batang terbilang besar, dengan rincian, Modal Awal (Capital Expenditure) Rp126 miliar, Biaya Operasional (selama 10 tahun) Hampir Rp200 miliar, dan Total Proyek Mendekati Rp300 miliar.

Baperida Kabupaten Batang, didampingi PT PII, Kementerian Bappenas, Kemenkeu, Kemendagri, dan LKPP, akan mengadakan market sounding dan berharap banyak investor yang hadir dan tertarik.

“Market sounding ini sifatnya terbuka. Para pelaku usaha di Kabupaten Batang untuk turut serta. Bila memiliki kompetensi, kualifikasi, dan juga bisa membentuk konsorsium untuk pendanaannya, silakan untuk turut serta dalam proses lelang. Malah kita dorong seluas-luasnya,” ujar dia.

Langkah ini diambil karena penyedia KPBU APJ di Indonesia masih belum banyak. Dengan market sounding, yang mungkin dilakukan lebih dari sekali, diharapkan informasi proyek ini tersebar luas dan menarik banyak Badan Usaha Pelaksana yang kompeten untuk berinvestasi di Batang. (MC Batang, Jateng/Edo/Sri Rahayu)

Berita Lainnya

Proyek Berkualitas Harga Mati, DPUPR Batang Minta Pengawas Tak Boleh Merangkap Proyek Berkualitas Harga Mati, DPUPR Batang Minta Pengawas Tak Boleh Merangkap
Proyek Berkualitas Harga Mati, DPUPR Batang Minta Pengawas Tak Boleh Merangkap
Batang - Kualitas proyek infrastruktur yang kokoh tidak hanya lahir dari material yang bagus, melainkan juga dari pengawasan yang ketat di lapangan. Demi menjaga komitmen tersebut, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Batang memperketat aturan main bagi para konsultan pengawas.
10 Jul 2026 Jumadi 33
MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot
MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot
Batang -  Tiga pekan libur sekolah, ternyata berdampak pada penurunan harga ayam potong dan telur ayam negeri yang siginifikan. Sebagian besar pedagang menyambut positif karena selama libur sekolah yang disertai liburnya program Makan Bergizi Gratis (MBG), turut diikuti pula dengan turunnya harga kebutuhan pokok seperti ayam dan telur.
10 Jul 2026 Jumadi 83
Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal
Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal
Batang Pemerintah Kabupaten Batang terus memperkuat tata kelola ketenagakerjaan di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) melalui kebijakan yang mendorong penyerapan tenaga kerja lokal sekaligus memastikan proses rekrutmen berlangsung transparan dan akuntabel.
10 Jul 2026 Jumadi 40
SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun
SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun
Batang - Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE26) di Kabupaten Batang menghadirkan kisah menarik. Saat melakukan pendataan di Desa Ketanggan, Kecamatan Gringsing, petugas Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Batang menemukan seorang warga lanjut usia bernama Supiyah yang telah berusia 100 tahun 1 bulan 19 hari dan masih menjalani aktivitas sehari-hari dengan mandiri.
10 Jul 2026 Jumadi 106
Bupati Batang Tetapkan Wisata Prioritas Untuk Program 2027 Bupati Batang Tetapkan Wisata Prioritas Untuk Program 2027
Bupati Batang Tetapkan Wisata Prioritas Untuk Program 2027
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menetapkan pengembangan sektor pariwisata sebagai salah satu prioritas pembangunan pada tahun 2027. Sejumlah destinasi unggulan akan dikembangkan secara bertahap untuk meningkatkan daya tarik wisata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
10 Jul 2026 Jumadi 32
Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi
Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menetapkan sektor pariwisata sebagai salah satu fokus utama dalam penyusunan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah melalui pengembangan destinasi wisata yang berkelanjutan.
10 Jul 2026 Jumadi 38