Empat Kecamatan di Batang Jadi Pilot Project Kecamatan Berdaya

Kamis, 30 Oktober 2025 Jumadi Dibaca 902 kali Pemerintahan
Empat Kecamatan di Batang Jadi Pilot Project Kecamatan Berdaya
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menggelar Pencanangan Serentak Kecamatan Berdaya Kabupaten Batang secara daring di Ruang Abirawa Batang, Kabupaten Batang.
Batang - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah resmi mencanangkan program Kecamatan Berdaya. Program ini menjadi upaya pemerintah untuk memperkuat pemberdayaan masyarakat di tingkat kecamatan agar pembangunan lebih merata di seluruh wilayah Jawa Tengah.

Batang - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah resmi mencanangkan program Kecamatan Berdaya. Program ini menjadi upaya pemerintah untuk memperkuat pemberdayaan masyarakat di tingkat kecamatan agar pembangunan lebih merata di seluruh wilayah Jawa Tengah.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) Batang Akhmad Handy Hakim menyampaikan, bahwa Batang menjadi salah satu daerah yang masuk dalam pilot project Kecamatan Berdaya. Ada empat kecamatan yang ditetapkan, yakni Subah, Tersono, Banyuputih, dan Bandar.

“Program ini difokuskan untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat secara adil dan merata. Semua warga memiliki hak yang sama yang wajib dilindungi oleh negara,” katanya saat ditemui di Ruang Abirawa Batang, Kabupaten Batang, Kamis (30/10/2025).

Dalam sambutannya, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan, bahwa semangat utama dari Kecamatan Berdaya adalah menjadikan kecamatan sebagai simpul pemberdayaan di wilayah masing-masing.

“Napasnya Kecamatan Berdaya ini adalah potensi wilayah kabupaten dan kota, bukan untuk provinsi. Karena masyarakat di semua daerah punya hak yang sama untuk dilindungi,” jelasnya.

Dijelaskannya, Jawa Tengah dengan jumlah penduduk hampir 38 juta jiwa, memiliki 8.573 desa dan 573 kecamatan. Dengan rentang kendali yang luas, kecamatan dinilai strategis untuk menjadi perpanjangan tangan pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota dalam pemerataan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.

“Program Kecamatan Berdaya juga menargetkan kelompok strategis, diantaranya pemuda, penyandang disabilitas, dan Perempuan,” ungkapnya.

Luthfi menyoroti pentingnya menyiapkan generasi milenial dan zilenial agar memiliki keterampilan dan daya saing ekonomi. 56 persen penduduk Jawa Tengah adalah kalangan muda yang harus didukung dengan program yang relevan.

“Anak muda harus punya sense of belonging terhadap pertanian dan potensi lokal. Kita dorong lahirnya petani milenial agar Jawa Tengah tetap menjadi lumbung pangan nasional. Selain itu, kelompok disabilitas dan perempuan berdaya juga menjadi perhatian utama. Pemerintah meminta agar Dinas Sosial, Dinas Ketenagakerjaan, dan BUMD membuka ruang kerja inklusif bagi penyandang disabilitas, serta memberikan pendampingan hukum dan perizinan bagi perempuan pelaku usaha.

“Semua ini bertujuan untuk mereduksi angka kemiskinan di tingkat provinsi, kabupaten/kota, hingga desa,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Tim Kecamatan Berdaya Provinsi Jawa Tengah Sumarno melaporkan, bahwa sejak diluncurkan pada April lalu di Surakarta, program ini telah mengalami perkembangan signifikan.

“Hingga kini, 150 kecamatan di 30 kabupaten/kota telah ditetapkan sebagai pilot project Kecamatan Berdaya. Namun, masih ada tiga kabupaten yang belum menetapkan Surat Keputusan (SK) Kecamatan Berdaya, yakni Kudus, Magelang, dan Rembang,” terangnya.

Selain itu, 25 kabupaten/kota telah menetapkan SK Tim Pembina Kecamatan Berdaya, sementara sembilan daerah lainnya belum, termasuk Brebes, Jepara, Kota Pekalongan, Kota Surakarta, Kudus, Magelang, Rembang, Sukoharjo, dan Wonosobo.

“Sebagai puncak kegiatan, pencanangan Kecamatan Berdaya digelar di Desa Sidodadi, Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen, dan diikuti secara daring oleh Bupati dan Walikota dari 28 kabupaten/kota di luar eks-Karesidenan Surakarta,” ujar dia.

Ia berharap, program ini dapat terus berkembang dan berkelanjutan. “Dengan dukungan semua pihak, Kecamatan Berdaya akan menjadi motor penggerak pemberdayaan masyarakat hingga ke tingkat desa. (MC Batang, Jateng/Roza/Siska)

Berita Lainnya

Batang Night Carnival, Suguhkan Budaya Lokal Berbalut Gemerlap Cahaya Batang Night Carnival, Suguhkan Budaya Lokal Berbalut Gemerlap Cahaya
Batang Night Carnival, Suguhkan Budaya Lokal Berbalut Gemerlap Cahaya
Batang - Puncak peringatan Hari Ulang Tahun Ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Batang menyuguhkan tampilan spektakuler yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya karena bertabur cahaya. Untuk pertama kalinya Batang Night Carnival bertajuk "Shining Together" digelar, menciptakan suasana malam akhir pekan yang terasa lebih hidup dengan tampilan gemerlap cahaya dari 25 kontingen lewat keunikan masing-masing di sepanjang Jalan Veteran Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (2282026) malam.
22 Ags 2026 Jumadi 61
Serikat Pekerja Yih Quan Gelar Festival Pertama, Tebar Hadiah Motor Hingga Libatkan UMKM Serikat Pekerja Yih Quan Gelar Festival Pertama, Tebar Hadiah Motor Hingga Libatkan UMKM
Serikat Pekerja Yih Quan Gelar Festival Pertama, Tebar Hadiah Motor Hingga Libatkan UMKM
Batang - Suasana peringatan HUT Ke-81 RI di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) mendadak riuh dan penuh warna. Ratusan buruh tampak antusias memadati area acara, melepaskan penat rutinitas pabrik demi merayakan hari kemerdekaan bersama sesama rekan kerja.
22 Ags 2026 Jumadi 74
Dandim  Batang Pimpin Bulan Dana PMI 2026, Targetkan Lampaui Capaian Tahun Lalu Dandim  Batang Pimpin Bulan Dana PMI 2026, Targetkan Lampaui Capaian Tahun Lalu
Dandim  Batang Pimpin Bulan Dana PMI 2026, Targetkan Lampaui Capaian Tahun Lalu
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang resmi membuka Gerakan Pengumpulan Sumbangan Bulan Dana Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Batang Tahun 2026 pada Jumat 21 Agustus 2026. Penggalangan dana publik yang berlangsung hingga 21 November 2026 ini dipimpin langsung oleh Komandan Kodim 0736Batang, Letkol Inf. Didik Sudarmawan, selaku Ketua Umum Panitia.
22 Ags 2026 Jumadi 60
Ketika Budaya, Galangan Kapal, dan Generasi Muda Menyatu di Batang Night Carnival 2026 Ketika Budaya, Galangan Kapal, dan Generasi Muda Menyatu di Batang Night Carnival 2026
Ketika Budaya, Galangan Kapal, dan Generasi Muda Menyatu di Batang Night Carnival 2026
Batang - Gelap malam di Jalan Veteran, Kabupaten Batang, mendadak sirna berganti kerlip cahaya dan riuk parade. Gemerlap lampu, gaun-gaun karnaval megah, serta derap langkah 20 kontingen sukses mengubah jalanan kota menjadi panggung pertunjukan terbuka yang menyedot perhatian ribuan pasang mata.
22 Ags 2026 Jumadi 61
Ribuan Warga Saksikan Batang Night Carnival, Jadi Momentum Kemerdekaan Berbeda Ribuan Warga Saksikan Batang Night Carnival, Jadi Momentum Kemerdekaan Berbeda
Ribuan Warga Saksikan Batang Night Carnival, Jadi Momentum Kemerdekaan Berbeda
Batang - Ribuan warga memadati sepanjang Jalan Veteran Batang, Kabupaten Batang untuk menyaksikan Batang Night Carnival dalam rangka Memperingati HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Antusiasme masyarakat terlihat sejak sebelum acara dimulai. Warga memenuhi sepanjang jalur yang menjadi lokasi pelaksanaan karnaval untuk melihat beragam atraksi dari para peserta.
22 Ags 2026 Jumadi 78
Kembangkan Branding Desa Kecepak Peduli Sampah melalui Media Sosial Kembangkan Branding Desa Kecepak Peduli Sampah melalui Media Sosial
Kembangkan Branding Desa Kecepak Peduli Sampah melalui Media Sosial
Batang Pemanfaatan media sosial sebagai sarana penyebaran informasi menjadi salah satu upaya yang dilakukan Mahasiswa KKN Universitas Diponegoro Semarang Prodi Informasi dan Humas Rosita Mevia Putri untuk mendukung komunikasi dan publikasi di Desa Kecepak. Melalui program kerja multidisiplin, mahasiswa mengembangkan branding Desa Kecepak Peduli Sampah dengan mengoptimalkan media sosial Instagram dan media informasi sebagai sarana edukasi mengenai kepedulian terhadap sampah.
21 Ags 2026 Jumadi 98