Teken PPTI Senilai Rp1,5 Triliun, KEK Industropolis Batang Gaet Investor Baterai LBM

Kamis, 11 September 2025 Jumadi Dibaca 1.816 kali Pembangunan Infrastruktur
Teken PPTI Senilai Rp1,5 Triliun, KEK Industropolis Batang Gaet Investor Baterai LBM
KEK Industropolis Batang menandatangani Perjanjian Pemanfaatan Tanah Industri (PPTI) antara PT Lithium Battery Material (LBM) Energi Baru Indonesia Batang di Ballroom KEK Industropolis Batang.
Batang - Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang kembali menegaskan reputasinya sebagai magnet investasi global. KEK Industropolis Batang menandatangani Perjanjian Pemanfaatan Tanah Industri (PPTI) antara PT Lithium Battery Material (LBM) Energi Baru Indonesia Batang di Ballroom KEK Industropolis Batang, Kabupaten Batang, Kamis (11/9/2025).

Batang - Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang kembali menegaskan reputasinya sebagai magnet investasi global. KEK Industropolis Batang menandatangani Perjanjian Pemanfaatan Tanah Industri (PPTI) antara PT Lithium Battery Material (LBM) Energi Baru Indonesia Batang di Ballroom KEK Industropolis Batang, Kabupaten Batang, Kamis (11/9/2025).

Sebagai tenant industri baterai pertama di KEK Industropolis Batang, kehadiran LBM menandai langkah awal masuknya investasi besar di sektor baterai lithium industri yang digadang sebagai salah satu tulang punggung energi masa depan dunia.

Investasi tahap awal LBM mencapai Rp1,5 triliun. Proyek ini akan berdiri di atas lahan seluas 31,72 hektare yang dikembangkan dalam tiga fase. Fasilitas tersebut diproyeksikan menyerap hingga 1.000 tenaga kerja lokal dengan target mulai beroperasi pada Juni 2026.

Direktur Utama KEK Industropolis Batang Ngurah Wirawan mengatakan, Kabupaten Batang kini menjadi bagian penting dari rantai pasok energi baru dunia, sekaligus membuka peluang besar bagi pertumbuhan ekonomi lokal dan nasional.

“Fasilitas produksi LBM akan berorientasi ekspor dengan kapasitas 150.000 ton Lithium Ferro Phosphate (LFP) dan 150.000 ton FP (Iron Phosphate) per tahun. Tak hanya pabrikasi, kawasan ini juga akan menjadi pusat riset dan pengembangan (R&D) LFP terbesar di Indonesia,” jelasnya.

Lebih dari sekadar investasi, LBM disebut bakal menjadi episentrum inovasi baterai hijau di Indonesia. Produk LFP yang dihasilkan akan menopang ekosistem kendaraan listrik, kapal listrik, motor listrik, hingga sistem penyimpanan energi masa depan.

“Ini bukan hanya investasi, tetapi juga peluang besar untuk menjadikan Batang sebagai pusat pertumbuhan industri hijau nasional,” ungkapnya.

CEO LBM Energi Baru Indonesia Batang, Washington Feng menjelaskan, alasan memilih Batang sebagai basis investasi.

“KEK Industropolis Batang memberikan kemudahan berupa kawasan bebas pajak serta fasilitas lengkap, termasuk pasokan listrik yang memadai. Hal ini membuat biaya produksi lebih efisien,” terangnya.

Ia menambahkan, tenaga kerja lokal akan menjalani pelatihan intensif agar memiliki kompetensi sesuai standar industri baterai. Karena ini industri baru di Indonesia, pekerja akan dibekali pelatihan. Sistemnya nanti, tenaga kerja berpengalaman akan menurunkan ilmunya ke generasi berikutnya.

LBM juga akan memanfaatkan pengalaman pekerja dari pabrik pertamanya di Kendal untuk mempercepat proses transfer pengetahuan di Batang.

Sementara itu, Pj Sekda Batang Sri Purwaningsih menyampaikan, bahwa hadirnya LBM adalah bukti nyata peran KEK dalam menarik investor global.

“KEK adalah jawaban atas tantangan investasi. Dengan berbagai kemudahan dan insentif, kawasan ini diharapkan menjadi magnet bagi investor, baik domestik maupun luar negeri,” tuturnya.

Ia menegaskan, keberadaan industri baterai lithium di Batang akan memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global.

“Kabupaten Batang kini menjadi bagian dari industri vital masa depan energi global. Kami berharap perusahaan merekrut tenaga kerja lokal, meningkatkan kompetensi SDM, dan membangun ekosistem industri yang inklusif,” imbuhnyanya.

Kehadiran LBM dipandang akan membawa dampak berlapis, mulai dari penyerapan tenaga kerja, peningkatan daya saing SDM lokal, hingga tumbuhnya sektor pendukung seperti logistik dan jasa.

“Dengan penandatanganan PPTI ini, KEK Industropolis Batang semakin memantapkan diri sebagai kawasan industri strategis yang mendukung visi Indonesia menjadi pemain utama dalam industri energi baru dan terbarukan,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Roza/Sri Rahayu)

Berita Lainnya

PEXI Batang Membidik Emas Porprov hingga Asia PEXI Batang Membidik Emas Porprov hingga Asia
PEXI Batang Membidik Emas Porprov hingga Asia
Batang Musyawarah Kabupaten (Muskab) Persatuan Xiangqi Indonesia (PEXI) Kabupaten Batang sukses menelurkan nakhoda baru. Afif Rahman terpilih secara resmi untuk menduduki kursi ketua umum, menggantikan pejabat lama, Ali Sadikin.
23 Mei 2026 Jumadi 37
SMPN 4 Batang Gelar Budaya IV, Lestarikan Seni Tradisional Lewat Pagelaran Ketoprak SMPN 4 Batang Gelar Budaya IV, Lestarikan Seni Tradisional Lewat Pagelaran Ketoprak
SMPN 4 Batang Gelar Budaya IV, Lestarikan Seni Tradisional Lewat Pagelaran Ketoprak
Batang - SMP Negeri 4 Batang menggelar Gelar Budaya IV. Kegiatan tersebut menjadi panggung apresiasi seni sekaligus ujian akhir mata pelajaran seni budaya bagi siswa yang menampilkan pertunjukan ketoprak lengkap dengan iringan gamelan.
23 Mei 2026 Jumadi 292
Tampilkan Seni Ketoprak, SMP 4 Batang Bersiap Menuju Sekolah Budaya Tampilkan Seni Ketoprak, SMP 4 Batang Bersiap Menuju Sekolah Budaya
Tampilkan Seni Ketoprak, SMP 4 Batang Bersiap Menuju Sekolah Budaya
Batang - Ratusan pelajar SMP Negeri 4 Batang khususnya kelas 9, mengasah kemampuannya dalam berkesenian lewat even Gelar Budaya IV. Mengusung tema "Jejak Sejarah dan Legenda, Mewarisi Budaya Menguatkan Jati Diri Bangsa", para siswa menampilkan ketoprak lewat ragam cerita rakyat, sebagai upaya mewujudkan Sekolah Budaya.
23 Mei 2026 Jumadi 120
Potensi Sapi Perah Reban, Tingkatkan Ekonomi Lokal Potensi Sapi Perah Reban, Tingkatkan Ekonomi Lokal
Potensi Sapi Perah Reban, Tingkatkan Ekonomi Lokal
Batang - Pengembangan peternakan sapi perah di Kecamatan Reban, Kabupaten Batang, terus menunjukkan perkembangan positif. Desa Semampir menjadi salah satu wilayah yang aktif mengembangkan usaha sapi perah karena memiliki kondisi alam yang mendukung serta berpotensi meningkatkan perekonomian masyarakat desa.
23 Mei 2026 Jumadi 40
BPI Kenalkan Teknologi PLTU dan Pelestarian Lingkungan ke Pelajar SMPN 4 Batang BPI Kenalkan Teknologi PLTU dan Pelestarian Lingkungan ke Pelajar SMPN 4 Batang
BPI Kenalkan Teknologi PLTU dan Pelestarian Lingkungan ke Pelajar SMPN 4 Batang
Batang - PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) memberikan edukasi mengenai energi dan pelestarian lingkungan dalam kegiatan Gelar Budaya IV di halaman SMP Negeri 4 Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (2352026).
23 Mei 2026 Jumadi 111
Sale Pisang Bang Zae Wakili Produk Batang di Pameran IPB University Sale Pisang Bang Zae Wakili Produk Batang di Pameran IPB University
Sale Pisang Bang Zae Wakili Produk Batang di Pameran IPB University
Batang - Produk olahan khas Kabupaten Batang, Sale Pisang Bang Zae, mendapat kesempatan tampil dalam kegiatan Program Pengabdian kepada Masyarakat melalui Diseminasi dan Pameran Inovasi yang digelar Sekolah Vokasi IPB University di Paseban Sri Baduga, Balai Kota Bogor, Rabu (2052026).
22 Mei 2026 Jumadi 78